10 TIPS AGAR BISNIS BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI

Tulisan ini dibuat tidak hanya untuk bisnis di industri kopi, tetapi mencakup semua ranah bisnis yang sedang berjuang untuk bertahan di tengah pandemi.

SEBELUMNYA saya sudah menulis tentang Menyelamatkan Bisnis Kopi di Tengah Pandemi, maka kali ini adalah lanjutannya. Kita semua tahu bahwa bisnis di berbagai sektor telah mengalami kegoyahan dikarenakan Covid-19. Begitu banyak bisnis yang pelan-pelan menyerah namun tak sedikit pula yang memilih bertahan dengan mengubah strategi bisnisnya di tengah goncangan ini. Dan berikut ini adalah cara-cara yang bisa diambil agar bisnismu bisa bertahan. Tak hanya bisnisnya, tetapi juga mempertahankan dan aset lain yang tentunya sangat berharga dipertahankan ketika wabah ini usai.

credit: unsplash.com

Sebelumnya, tulisan ini disadur dari percakapan dari salah satu narasumber seorang enterpreneur yang bergerak di bisnis kopi. 

1.Bernegosiasi Perihal Sewa Tempat

Untuk kamu yang masih menyewa tempat untuk bisnismu, maka tak ada salahnya untuk mencoba bernegosiasi dengan pemilik bangunan. Dengan kondisi yang seperti ini mungkin kamu bisa minta diringankan. Contohnya potongan harga, kalau memungkinkan meminta gratis beberapa bulan atau bisa juga menunggakan sampai kurun waktu tertentu. Dengan demikian kamu bisa menyimpan budget biaya sewa untuk hal lain. Setidaknya sampai wabah ini mereda.

2. Rencana Ketika Omset Menurun

Kamu harus menghitung banyak hal salah satunya memberikan beberapa opsi tentang bagaimana jika penjualan menurun hingga 50%, 25%, 10% bahkan 0%. Kamu dan timmu harus memiliki rencana panjang tentang apa yang harus dilakukan jika penjualan sama sekali tidak ada. Rencana ini menentukan nasibmu beberapa waktu ke depan.

3. Pangkas Habis Pengeluaran Tidak Penting

Pangkas habis biaya yang tidak penting. Kencangkan ikat pinggang dan usahakan jangan ada pengeluaran yang tidak mendesak. Uang yang ada pada kamu sekarang sangat penting untuk menjaga kestabilan bisnis. Hitung dengan jelas berapa pengeluaran bulanan yang pasti. Sisa uang harus bisa disimpan setidaknya untuk jaga-jaga sampai badai ini berakhir.

Credit : pexels.com

4. Beralih ke Penjualan Online & Delivery

Semua orang sedang fokus berada di rumah. Ada yang bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan sama sekali mengurangi aktivitas di luar rumah. Ini kesempatan kamu untuk fokus penjualan melalui online. Penjualan online dan delivery service adalah satu-satunya harapan kamu untuk mendatangkan pendapatan. Gencarlah menjual produkmu di lini ini!

5. Ikuti Keinginan Pasar & Tambah Produk yang Sedang Digemari 

Sekarang ini orang-orang lebih tertarik dan fokus membeli kebutuhan sehari-hari, vitamin, masker, hand sanitizer dan semua hal yang berhubungan dengan kesehatan. Sedangkan bisnis yang kamu jalankan mungkin tidak berhubungan dengan itu. Kenapa tidak mencoba mengambil strategi dengan mengikuti arus ini. Untuk kedai kopi mungkin bisa mengeluarkan produk minuman sehat seperti jamu dan jus yang bisa meningkatkan imun tubuh. Kafe dan restoran bisa mulai menjual makanan sehat dan juga siap saji. Konveksi bisa beralih membuat masker dan menjualnya. Apapun itu, kamu harus bisa mengikuti apa yang sedang laris di pasaran agar bisnismu bertahan.

6. Jangan Jual Covid-19 Secara Berlebihan di Bisnismu

Hindari cara promosi dengan menjual nama Covid-19 secara berlebihan karena disinyalir bisa membuat pelanggannmu illfeel. Alih-alih menjual ‘virus beserta kisah sedihnya’ kenapa tidak fokus untuk campaign tentang kebersihan, hidup sehat dan produkmu yang steril sehingga customer tidak merasa khawatir ketika membeli produk kita. Siarkan sisi positif lebih banyak ketimbang negatifnya.

Credit : floridiansocial.com

7. Kurangi Budget Untuk Branding

Sementara ini kurangi marketing cost dan fokuslah pada Return of Investmen yang tinggi. Jangan buang banyak biaya pada advertising dan branding. Karena yang paling penting sekarang adalah penjualan yang tinggi. Lakukan promosi tanpa budget yang tinggi. Dan jangan segan untuk meminta semua karyawanmu, teman, relasi dan keluarga untuk ikut serta mempromosikan bisnis kamu di media sosial. Sedikit banyak ini akan membantu sekali!

8. Jangan Stres & Tetap Fokus

Jangan pernah stres dan merasa terpuruk saat melihat laporan keuangan yang isinya kurang baik. Semua orang juga sedang di masa terpuruk. Jika kamu stres kamu tidak akan bisa berpikir jernih dan kreatif menemukan jalan keluar. Yang paling penting sekarang iyalah bertahan setidaknya 3 – 4 bulan ke depan.

9. Jaga Kesehatan Mental Karyawanmu

Jaga kesehatan mentalmu dan semua orang yang bekerja denganmu. Kamu bisa menjelaskan tentang krisis yang terjadi sekarang ini dan beri tahu kepada mereka bahwa perusahaan masih akan sanggup berjalan. Dengan keadaan seperti ini kita tahu bahwa karyawan pasti khawatir dan sebagai pebisnis kita harus menjaga mental mereka dan minta dukungan penuh. Dengan begitu kerja di rumah pun bisa efektif dilakukan dengan pengertian dan dukungan karyawan.

10. Saling Dukung

Yang harus diputuskan adalah rantai penyebaran Covid-19, bukan rantai perekonimian dan bisnis kita. Mari sama-sama dukung produk lokal dan jangan pernah menyerah. Karena kita sama-sama yakin krisis ini sifatnya sementara.

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.