10 TREN YANG BERKEMBANG DI INDUSTRI COFFEE SHOP

Jika mengunjungi beberapa coffee shop lokal di daerah kamu, pastinya kamu akan mendapati perbedaan di antara coffee shop satu dan coffee shop lainnya. Bahkan perbedaan ini tanpa sadar menjadi khas dan keunikan tersendiri dari sebuah coffee shop hingga tak jarang menjadi tren yang berkembang.

BEBERAPA hal yang tanpa sadar berawal dari kebiasaan di industri kopi kini menjadi tren yang hampir di beberapa daerah juga ditemui. Walaupun demikian tidak semua kebiasaan di daerah tertentu juga ditemui di daerah lainnya. Misalkan saja, kebiasaan beberapa orang di Indonesia yang memesan iced coffee melalui smartphone aplikasi pesanan online ternyata tidak sama dengan kebiasaan di negara lainnya. Tapi, sedikitnya ada beberapa tren yang berkembang, berikut daftarnya.

1. BARISTA LAYAKNYA ILMUAN

Di era third wave kopi ini, barista layaknya pion terdepan untuk melayani para pelanggan yang haus akan informasi. Bahkan, barista tidak lagi hanya mengerti tentang bagaimana proses yang sedang berlangsung ketika kopi masih menjadi tanaman. Lebih dari itu, kini barista layaknya ilmuwan yang bekerja di balik meja bar. Untuk menyajikan sajian yang akurat dan tetap konsisten, beberapa barista ada yang menggunakan alat – alat yang sering digunakan oleh peneliti, seperti TDS. Speciality coffee seperti membentuk para barista menjadi ilmuan dengan perhitungan mereka masing-masing. Apakah itu menggunakan air spesial yang dapat mengoptimalkan rasa dari kopi, atau menggunakan timbangan yang akurat untuk menghitung rasio yang tepat untuk menyajikan kopi. Perlahan, barista layaknya seorang ilmuan dengan penuh teori dan penjelasan.

2. PERALATAN SEDUH KOPI BERBASIS HI-TECH

Dari masa ke masa, penyeduhan manual untuk secangkir kopi mengalami perkembangan yang begitu besar. Mungkin yang awalnya yang kita rasa penemuan Chemex begitu istimewa mungkin kini tidak lagi begitu istimewa, walaupun demikian alat kopi tradisional tetap memiliki cintanya di hati penikmat kopi. Seakan berlomba-lomba produsen alat kopi menciptakan temuan-temuan yang tidak hanya high technology tapi juga membantu barista menyajikan secangkir kopi dengan konsisten. Sebabnya secara tidak langsung, banyak sekali peralatan seduh kopi berbasis high technology, seperti GINA Coffee Maker dari Goat Story dan timbangan kopi dari ACAIA.

credit: kickstarter

3. SOCIAL MEDIA

Platform social media seakan seperti orang kedua penghubung antara coffee shop dan juga pelanggan, banyak sekali coffee shop memanfaatkan social media untuk menentukan keputusan seperti resep kopi yang seperti apa yang disukai pelanggan sebelum dipatenkan di menu, dan banyak lagi. Perlahan social media yang awalnya hanya untuk jejaring media komunikasi sosial, kini menjadi alat yang sangat erat dengan produksi, marketing, dan juga public relation. Secara mudah coffee shop mengetahui apa yang diinginkan pelanggan untuk perkembangan coffee shop, dan juga sebaliknya secara cepat pelanggan mengetahui ada event apa yang berlangsung di coffee shop tersebut.

4. TEMPAT KERJA

Perkembangan teknologi seakan membuat coffee shop semakin lebih dewasa dari tahun ke tahun, kini tempat kerja tidak hanya dilakukan di ruang-ruang kantor, orang – orang sekarang membawa tempat kerjanya ke mana mereka pergi. Dan coffee shop menjadi tempat singgah ternyaman untuk melakukan aktifitas kerja mereka dari laptop, smartphone, atau device online lainnya untuk melakukan pekerjaan. Fitur wifi pada coffee shop memang menjadi daya tarik tersendiri untuk melakukan kerja-kerja melalui jejaring internet, namun kemudahan dan terjangkaunya harga internet sebenarnya wifi tidak menjadi fitur yang harus disediakan oleh cofffee shop. Sediakan kopi yang nikmat dan tempat kerja yang nyaman, maka mereka akan datang untuk bekerja.

5. KEMASAN

Di coffee shop lokal mungkin kemasan tidak menjadi soalan yang serius sebab mereka menggunakan cangkir keramik dengan penuh warna-warni yang unik, namun pada coffee shop yang kebanyakan menggunakan kemasaan cup take away, beberapa tahun seperti menjadi sorotan. Kemana akhir dari kemasan cup sekali pakai itu, apakah cup tersebut bisa di daur ulang, atau malahan menambah pencemaran lingkungan. Dari isu tersebut mulai bermunculan kemasan cup yang bisa digunakan lagi dan lagi, seperti Keep Cup, Upper Cup dan Stojo untuk menjawab kemasan sekali pakai yang menyisakan pro dan kontra tersebut.

credit: gourmandandgourmet

6. GAYA HIDUP DAN SOLUSI SEHAT

Banyak orang yang pergi ke kedai-kedai kopi favorit mereka sebagai bentuk kebutuhan akan secangkir kopi. Apakah itu ingin mencari kafein untuk mendukung aktifitas harian mereka atau menyeimbangkan kebutuhan untuk program diet mereka. Sehingga yang tercipta coffee shop bukan hanya menjadi tempat kopi tapi lebih dari itu, sudah menjadi gaya hidup yang tumbuh dan berkembang.

7. ALTERNATIF CAFE

Coffee shop yang juga menyajikan hidangan makanan kini menjadi alternatif orang – orang yang ingin pergi ke cafe untuk makan, walaupun mereka sebenarnya bisa dibilang tidak bisa menikmati kopi. Sajian seperti iced coffee dan hidangan makanan menjadi solusi untuk mereka yang ingin pergi untuk makan.

credit: baristainstitute

8. MIX MATCH COFFEE

Beberapa tahun terakhir ini, di beberapa coffee shop menciptakan sajian seasonal minuman kopi mereka dengan menggabungkan minuman-minuman lainnya. Yang paling umum mix match coffee ini, menyajikan kopi dengan menggabungkan minuman bersoda, minuman exotonic, minuman buah-buahan dan minuman lainnya yang disajikan dingin.

9. ROASTING

Barista ataupun business owner perlahan menginginkan jenis kopi yang mereka produksi sendiri, maka tak heran jika beberapa coffee shop memiliki mesin roasting di kedai kopi mereka. Jika awalnya coffee shop membeli coffee bean yang telah diroasting untuk memenuhi kebutuhan kedai mereka, kini coffee shop hanya membeli green bean dari petani yang nantinya diroasting sendiri untuk menghasilkan karakter rasa yang mereka inginkan.

Credit: professionalframeworkgaryduncan

10. PILIHAN BISNIS DENGAN RESIKO KECIL

Jangan heran kini banyak coffee shop lokal yang hadir di kota kamu dengan berbeda-beda konsep kedai, dan kita pun bingung ingin pergi ke coffee shop mana, sebab semuanya memiliki daya tarik tersendiri. Ini sebabnya, dibandingkan model bisnis lainnya, bisnis kedai kopi bisa dibilang bisnis yang memiliki resiko kegagalan yang minim. Maka dari itu, banyak kedai kopi yang kini menjalar di kota-kota bukan karena ikut-ikutan, tapi karena bisnis kedai kopi merupakan peluang bisnis yang menarik untuk sekarang ini.

Demikianlah sekilas tentang tren yang tanpa sadar tumbuh dan berkembang di industri coffee shop, jika ada beberapa hal yang ternyata tidak sesuai mungkin karena perbedaan budaya di daerah tersebut yang membentuk atmosfir berbeda di kedai kopi yang berdiri di lingkungan daerah itu.

src: cafeculturemagz img: coffeedesk

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.