3 KESALAHAN MENYEDUH DENGAN FRENCH PRESS

French Press adalah metode seduh manual paling sederhana. Sayangnya, kesederhanaan ini justru sering membuat penikmatnya salah kaprah.

FRENCH press adalah salah satu metode manual brew yang paling banyak digunakan di dunia. Cara penggunaannya yang mudah diaplikasikan, serta cita rasa nikmat yang dihasilkannya membuat french press tak lekang ditelan zaman meski alat-alat seduh modern lainnya muncul satu per satu. Meski begitu, tidak semua orang paham benar cara menggunakan french press agar mendapatkan hasil yang diinginkan. Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi sehingga kopi yang diseduh menggunakan alat seduh ini tidak memuaskan. Berikut tiga kesalahannya.

Credit by philliesbridgecoffee.com
Credit by philliesbridgecoffee.com

Berat Kopi dan Rasio Air yang Digunakan Tidak Seimbang

Sama seperti menyeduh dengan menggunakan alat manual brew lainnya, dalam french press rasio air dan kuantitas kopi yang digunakan juga harus seimbang. Memang, setiap orang memiliki selera masing-masing dalam kopi yang diseduhnya. Tetapi sebaiknya keseimbangan kopi dan rasio air juga harus dipikirkan benar. Idealnya perbandingan kopi dan air pada metode ini adalah 1: 10 atau paling tidak 1:12. Jika kopinya terlalu banyak maka hasilnya akan terlalu strong. Dan sebaliknya jika airnya terlalu banyak maka hasilnya akan hambar.

Credit by asweetpeachef.com
Credit by asweetpeachef.com

Level Gilingan yang Tidak Tepat

Saat menyeduh dengan french press, level gilingan paling ideal adalah medium to coarse. Ada baiknya kamu menggunakan grinder terbaik agar tiap potongan biji kopinya presisi dan konsisten. Hal ini akan memengaruhi rasa kopi di akhir. Juga pastingan gilingan berada di level yang tepat karena jika terlalu halus maka rasa kopi akan terlalu pahit sedangkan jika terlalu kasar maka rasa kopi akan tidak strong atau bisa juga menjadi asam. Cara paling baik untuk mengetahui apakah level gilingan yang kamu gunakan itu terlalu halus atau terlalu kasar adalah dengan cara pada saat menekan plunger-nya. Jika gilingan kopi yang kamu gunakan terlalu halus maka akan sulit menekan plunger french press. Sedankan jika terlalu kasar, maka akan sangat mudah menekan karena tak ada tekanannya.

Credit by pixstatic.com
Credit by pixstatic.com

Tidak Menghabiskan Kopi Langsung Setelah Selesai Diseduh

Banyak yang mengeluh jika kopi pada cangkir kedua pada french press rasanya berbeda dengan cangkir kopi pertama. Hal itu terjadi dikarenakan kopi yang tersisa pada french press terus berekstraksi sehingga menimbulkan rasa yang pahit dan berbeda pada hasil cangkir pertama. Ini adalah kesalahan sederhana dan seringnya fatal. Sebaiknya kamu memindahkan hasil kopi ke cangkir lain jika tidak ingin menghabiskan langsung. Karena jika dibiarkan terus pada french press, air yang tersentuk kopi akan terus “bekerja” dan memberi cita rasa berbeda. Dan ya, jauh dari nikmat.

 Foto utama dari chucksroast.com

 

french-press

2,506 total views, 64 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

7 Comments
  1. Kak, bole nanya cara hitung ratio gimana ya? Kalau misalnya bubuk kopinya 27 gram dan airnya 410 ml, hitungnya gimana tuh? Tlg di koleksi kalo saya salah, berarti 410/27 jadi perbandingan rasionya 1:15? mohon pencerahannya. Thanks

    1. Misal kalo mau rasio 1:10 dan pake 27 gram kopi berarti air seduhan beratnya juga harus 10x berat kopi (270 gram) .

      Jika ada salah tolong di koreksi~

  2. halo kak.. ada tips ngk ya agar hasil kopi seduhan french press bisa lebih “clean” ? saat ini saya menggunakan grind size coarse dan temperatur air 85 derajat dengan rasio 1:12 ~

Leave a Reply

Your email address will not be published.