3 TIPS AGAR KERJA DI COFFEE SHOP JAUH LEBIH ASIK

Kedai kopi itu tak hanya tempat untuk menikmati secangkir atau dua cangkir kopi. Atau sekedar tempat berkencan dengan kekasih. Kedai kopi bagi sebagian orang adalah ‘kantor’ pribadi tempat segala kesibukan diselesaikan satu per satu.

SAYA sendiri sungguh sangat senang bekerja di kedai kopi. Memilih meja paling pojok ditemani secangkir kopi dan tentu saja colokan. Sayangnya tidak semua kedai kopi nyaman di jadikan ‘kantor’. Saya sendiri cukup pemilih untuk bekerja di coffee shop karena bisa jadi jika salah pilih kerjaan tak bisa selsai yang ada malahan bete seharian. Nah, untuk kalian yang juga gemar bekerja di coffee shop, saya akan berbagi lima tips sederhana agak kerja di kedai kopi terasa lebih asik dan maksimal. Di antara kalian mungkin juga sudah pernah melakukannya tapi tak ada salahnya berbagi karena seperti esensi lahirnya kopi, pengalaman juga layak dibagi. Selamat membaca.

Credit : wixstatic.com
Credit : wixstatic.com

Datangi Kedai Kopi yang Tak (Terlalu) Berisik

Namanya juga kedai kopi, pastilah berisik oleh segala suara yang ada di sekitarnya. Mulai dari suara manusia yang berbicara di seberang meja, suara mesin kopi yang gaduh hingga playlist yang kadang menyenangkan, kadang menyebalkan. Ambience kedai kopi dengan segala ‘riuh’ yang berkecukupan mampu membangun tingkat konsentrasi saya dalam bekerja. Tapi, ada jenis berisik yang benar-benar mengganggu dan memecah isi kepala. Saya biasanya datang ke kedai kopi tidak pada akhir pekan. Memilih kedai kopi yang tidak terlalu happening sehingga tak terlampau ramai. Jangan datangi kedai kopi berkonsep games cafe, sudah pasti kedai kopi jenis ini berisik oleh suara manusia yang bersenang-senang dengan segala games yang disediakan. Intinya, pilih kedai ternyaman agar kerjaanmu aman!

Credit : wixstatic.com
Credit : wixstatic.com

Siapkan ‘Alat Tempur’

Untuk bekerja di coffee shop yang saya butuhkan sebenarnya sederhana saja: secangkir kopi, headset, wifi, colokan dan tentunya konsentrasi. Bagi kamu yang memerlukan hal-hal lain di luar itu sebaiknya persiapkan dengan pasti. Alat-alat esensial ini mampu memberikan kesinambungan yang baik dalam menyelesaikan pekerjaan saya. Jika playlist kedai kopi tersebut asik, saya tidak butuh musik saya sendiri. Tapi jika tidak, headset membantu saya ‘keluar’ dari dunia yang tidak menyenangkan dan sibuk sendiri tenggelam dalam pikiran. WiFi yang baik adalah nilai ‘plus’, tapi jika di tempat tersebut jaringan internetnya buruk saya sudah mempersiapkan internet sendiri. Yes dude, saya semandiri itu. Kopi, kopi dan kopi. Setidaknya 2-3 cangkir kopi harus siap menemani agar lancar segala pekerjaan. Demikianlah.

Credit : intel.co.uk
Credit : intel.co.uk

Abaikan Sekitar

Kerja di kedai kopi bukan berarti dengan mudah gampang terdistraksi dengan hal-hal yang ada di sana. Jauhkan smartphonemu, alihkan pandangan terhadap manusia lain yang dapat mengganggu konsenstrasi serta yang terpenting jangan mencari-cari hal yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan di internet. Duduklah di meja terbaik, siapkan kopi untuk amunisi tempurmu, biarkan suasana lebur sempurna sembari jari-jarimu ‘bercinta’ dengan keyboard laptop. Tak perlu perhatikan apa-apa yang tak perlu. Biarkan kedai kopi itu jadi ruang kerja yang demikian asiknya.

Foto utama dari wecandothisnow.com

PAKET CAFE

 

 

 

527 total views, 9 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.