News Tips

4 BENDA YANG BISA MEMENGARUHI AROMA DAN RASA BIJI KOPI

flickrdotcom


Kopi memiliki sifat menyerap bau. Namun bau-bau apa saja yang bisa memengaruhi kualitas kopi?

MENIKMATI kopi sambil merokok, bagi beberapa orang, punya kenikmatan tersendiri. Kombinasi rasa kopi yang kaya lalu dicampur aroma tembakau yang melekat di dalam mulut, punya sensasi memikat bagi para penikmatnya.

Namun taukah kalian jika asap atau aroma menyengat yang terhampar di udara dapat memengaruhi karakter asli biji kopi? Kopi memang dikenal bersifat menyerap aroma. Tidak heran jika beberapa orang menggunakan kopi untuk menghilangkan bau tidak sedap.

Salah satu yang bisa ‘merusak’ kualitas biji kopi, terutama yang telah disangrai, adalah rokok. Namun rokok hanyalah satu dari empat benda yang dianggap bisa merusak biji kopi. Selebihnya adalah sebagai berikut.

1. Vapor

‘Rokok premium’ bertenaga elektrik ini baru marak beberapa tahun terakhir. Selain disebut-sebut lebih sehat daripada tembakau, rasa dan aromanya yang lebih custom membuat sebagian perokok beralih ke vapor.

Saya beberapa kali mendengar keluhan dari pemilik kedai soal vaporian—sebutan untuk perokok vapor—yang yang mengebulkan asap banyak-banyak. Menurut mereka, biji kopi mereka rentan rusak karena berinteraksi dengan asap vapor. Rokok rasa-rasa ini memang dikenal punya asap yang sangat banyak, tergantung besar tegangan listrik dan banyaknya liquid yang dibakar.

2. Rokok

Barang sedotan ini termasuk tua. Sudah ada dari zaman baheula. Pencinta kopi jenis apapun, spesialti atau bukan, pernah menikmati kopi ditemani rokok. Tapi barang satu ini tidak sebegitu ‘dimusuhi’ oleh pemilik kedai kopi, layaknya mereka ‘memusuhi’ vapor. Alasan mereka, rokok tidak merusak biji kopi mereka.

Kendati begitu, rokok kretek atau filter dapat memberi sumbangsih ‘buruk’ pada kualitas dan keaslian biji kopi. Asapnya bisa memberi tambahan aroma tembakau pada kopi. Jangan lupa jika kopi punya sifat menyerap aroma dan rasa. Jika kita menanam pohon kopi di dekat ladang kebun kakao, maka kemungkinan besar kopi itu akan punya cita rasa dan aroma kakao.

Selain itu, rasa kopi yang kaya bisa menjadi kabur jika mulut sudah dilekati aroma tembakau lebih dulu. Pengecapan rasa dan penciuman aroma jadi tidak optimal.

Sumber flickrdotcom

Rokok merupakan salah satu yang bisa mengganggu kualitas biji kopi.

3. Makanan Bau Menyengat

Kalau kalian suka menyimpan bahan makanan seperti jengkol, pete, durian, atau semacamnya, coba pertimbangkan letak penyimpanan benda-benda menyengat ini. Jika tempatnya berada dekat dengan penyimpanan kopi, maka benda-benda dengan bau menyengat seperti ini jelas bisa memengaruhi aroma kopi.

Sebaiknya pisahkan agak jauh ruang menyimpan benda-benda berbau menyengat dengan tempat menyimpan kopi. Lebih baik lagi, kopi yang telah disangrai juga disimpan dalam wadah yang tertutup rapat, tapi tetap bisa beroksidasi melalui lubang valve, atau bisa juga toples kedap udara.

4. Pewangi Ruangan

Jangan tambahkan pewangi apapun di dalam ruangan untuk menyimpan kopi. Meski wangi, menambahkan pewangi ruangan berupa spray, kapur barus, atau dupa berpotensi ‘mengubur’ rasa dan aroma asli dari biji kopi.

Saya pernah ngopi di salah satu kafe di Jakarta Selatan. Dari awal masuk ruangan, aroma rokok dan dupa campur jadi satu. Meski kopinya disimpan dalam kemasan berlubang oksidasi dan toples kedap udara, toh nyatanya kopi Benteng Alla yang saya pesan akhirnya terkontaminasi aroma dupa yang sangat kuat. Saya jadi tidak bisa merasakan keaslian kopi itu.

Untuk menyimpulkannya, kopi itu sendiri sebenarnya sudah punya aromaterapi. Mestinya kita bisa bisa memanfaatkannya. Mengapa perlu ditambahkan dengan bau-bauan lain?


 

Penulis: Arya Adikristya, mahasiswa magang di Otten Magazine. Bisa minum kopi, bisa juga tidak minum kopi. Sapa ia melalui akun Twitter/Instagram @adikristya dan Facebook fb.me/AadikristyaN
Editor: Yulin Masdakaty
Foto-foto diambil dari Flickr, kredit milik engvnnet, Ipasarin.

botol-canister

5,240 total views, 3 views today

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply