4 HAL SEDERHANA YANG TAK KAMU KETAHUI TERJADI DI KEBUN KOPI

Di kebun kopi tak hanya soal tanam-menanam kopi tetapi banyak hal-hal sederhana lain yang mungkin perlu kamu ketahui.

SAYA sendiri sempat takjub karena banyak hal yang selama ini tak diketahui di kebun kopi. Kebun kopi adalah kehidupan yang di dalamnya tak melulu soal tanam kopi tetapi juga detail kegiatan lain yang baru saya tahu setelah main ke sana. Apa saja empat hal sederhana yang setidaknya terjadi di perkebunan? Berikut jawabannya.

Kopi Itu Umumnya Dipetik Sendiri oleh Petani

Kenapa saya selalu sedih jika ada kopi yang tidak dihabiskan di kedai kopi? Itu kurang lebih karena saya paham benar perjalanan panjang secangkir kopi sebelum tiba di cangkirmu. Kopi yang tidak kamu habiskan itu berasal dari tangan petani yang memetik ceri kopi satu per satu dengan tangannya sendiri. Ceri-ceri kopi ini tumbuh di pohon kopi. Setelah dipetik harus diproses lagi dengan beragam proses ada yang semi-washed, washed, natural bahkan honey. Dalam satu cangkir kopi MUNGKIN menghabiskan ceri sebanyak dua genggam kepalan tangan orang dewasa. Bayangkan ada berapa banyak kerja keras yang kamu buang sia-sia?

Credit : pixlr.com

Perkebunan Kopi Umumnya Memiliki Koperasi

Jadi bagi kamu yang berpikir bahwa para petani kopi langsung menjual kopinya sendiri ke pasaran, maka harus tahu satu hal: umumnya setiap perkebunan memiliki koperasi yang membawahi para petani. Contohnya adalah Kabupaten Solok yang perkebunan kopinya itu memiliki kelompok tani dan kelompok taninya dibawahi oleh koperasi. Koperasi bertugas membantu petani memproses kopi, menjual dan hal-hal lain yang berurusan dalam pemasaran hasil kopi. Jadi perjalanan kopi itu panjang sekali. Koperasi kopi di suatu perkebunan seringnya menjadi gerbang penting dalam perjalanan kopi setelah siap diproses.

Setiap Perkebunan Kopi Memiliki Medan yang Berbeda-Beda

Meski kebun kopi selalu berada di dataran tinggi, tapi medan sebuah perkebunan kopi itu berbeda-beda. Ada yang berada di medan yang gampang dilalui karena berada di kemiringan standar, namun tak jarang juga perkebunan kopi itu berada di lokasi yang amat sulit ditaklukkan. Kebun kopi terkadang berada di balik gunung, di atas bukit bahkan di ketinggian curam dan hanya bisa dilalui jalan setapak dan mendaki pula. Jadi bisa dibayangkan ya susahnya para petani yang jika musim panen harus berjalan kaki ke kebun dan membawa pulang kopi mereka dengan jarak yang sama? Jadi jangan sia-siakan kopi yang kamu seduh ya.

Credit : pixlr.com

Kopi Juga Memiliki Limbah Tapi Bisa Daur Ulang

Awalnya saya tak paham dari mana limbah kopi berasal? Setelah terjun ke industri ini limbah kopi itu bisa berasal dari buah ceri kopi dan juga kulit lapisan dalamnya. Untungnya sekarang di perkebunan limbah ini bisa dikelola menjadi macam-macam kebutuhan. Mulai dari dijadikan cascara dan selosoda, sampai dijadikan bahan bakar. Ada juga yang dengan kreatif mengolah limbahnya menjadi barang pecah belah dan juga benda-benda bermanfaat lainnya. Di perkebunan kopi kamu takkan hanya melihat pohon kopi saja, tetapi sebuah kehidupan lain yang membuat kamu mungkin akan lebih menghargai kopi.

3,810 total views, 326 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.