4 LANGKAH MENIKMATI KOPI HITAM UNTUK PEMULA

Kopi hitam adalah kopi yang sederhana. Sayangnya tak semua orang mampu menikmati si sederhana yang istimewa ini.

Sebelum industri kopi merambah ke Third Wave Era, penikmat kopi menyerahkan diri mereka kepada kenikmatan kopi hitam yang diseduh sederhana. Dari masa ke masa, kopi hitam telah menjadi minuman turun temurun yang melekat erat di budaya kita. Kini dengan merambahnya dunia manual brew, kopi hitam tak lagi diseduh sederhana menuangkan air panas mendidih ke dalam bubuk kopi di dalam cangkir. Kopi hitam kini menjadi ritual yang istimewa. Tak hanya dalam rasa, tapi juga proses menyeduhnya.

Meski begitu, masih banyak dari kita yang tak mampu menikmati kopi hitam tanpa embel-embel gula, susu dan krim. Padahal diketahui bahwa kopi hitam adalah kopi paling sehat, alami, klasik dan sederhana. Kopi hitam adalah kopi para purist. Padahanya kenikmatan asli dan original menjadi kekuatan penuh yang dicintai lidah. Artikel ini dipersembahkan untuk mereka yang masih takut atau belum pernah menikmati kopi hitam. Karena pada dasarnya kopi hitam tak melulu harus hitam pekat dan pahit luar biasa. Kopi hitam berarti kopi tanpa ‘dicemari’ zat lain dalam satu tegukan.

Untuk kamu yang ingin mencoba menikmati kopi hitam, berikut empat cara sederhana untuk memulai menikmati “si hitam” yang nikmat ini.

Cobalah Light to Medium Roast Beans

Jika kamu pernah meneguk kopi hitam dan langsung trauma dengan rasanya, mungkin kamu perlu mencoba kopi yang disangrai light to medium. Rasa kopi yang terlalu pahit dan warnanya terlalu hitam disebabkan oleh biji kopi dari kopi tersebut disangrai terlalu dark hingga menyebabkan rasanya sungguh pahit keterlaluan.

Tak ada karakteristik rasa kopi yang mampu kamu nikmati jika biji yang disangrai too dark tersebut sudah terlanjur dirusak. Cobalah nikmati kopi yang biji kopinya disangrai light to medium. Di coffee shop specialty kamu bisa menemukan aneka biji dengan tingkat roasting yang berbeda. Tanya pada baristanya biji kopi apa yang mereka rekomendasikan. Single origin yang di-roasting baik akan memberikan aneka flavor yang mengagumkan. Kamu bisa saja menemukan sweetness, fruity, flower, acidity dan ragam macam lain dalam kopi yang kamu teguk. Justru bisa saja dalam kopi hitam itu kamu tak menemukan rasa pahit sama sekali.

Jangan Minum Kopi Terlalu Panas

Kopi memberikan cita rasa lebih baik dinikmati saat suhunya turun. Jika kamu menikmati kopi saat suhunya masih terlalu tinggi (panas), maka rasa yang didapatkan tidak akan sesuai dengan harapan. Sebaiknya kamu menunggu 3 – 4 menit setelah kopi diseduh atau disajikan lalu dinikmat dengan perlahan. Suhu terbaik dalam menikmati kopi menurut para kopi profesional adalah 60 derajat celcius. Selain itu, kopi hitam sebaiknya tidak diseduh dengan air yang suhunya lebih dari 88 derajat celcius. Karena semakin panas air yang digunakan maka rasanya akan semakin pahit karena kafein lebur lebih cepat melalui suhu yang tinggi.

Minumlah dalam Dosis Kecil

Jika selama ini kamu menikmati kopi dengan gula atau kopi dengan susu dengan cangkir ukuran besar, maka kamu tidak bisa melakukan hal yang sama dalam menikmati kopi hitam. Kopi hitam untuk pemula sebaiknya dinikmati dengan cangkir kecil karena kamu belum terbiasa dengan rasanya. Lagi pula, kopi hitam bukan bertujuan untuk melepas dahaga. Jadi kamu tak perlu cangkir ukuran jumbo dalam menikmatinya, bukan?

Coba Sebanyak-Banyaknya Kopi dari Berbagai Varietas

Kamu tidak akan tahu kopi seperti apa yang kamu suka jika kamu tak mencoba aneka varietas kopi yang ada. Cobalah berbagai biji kopi berbeda dengan cara seduh yang berbeda pula. Kopi hitam akan sangat kaya rasa jika kamu mampu menikmatinya dari berbagai jenis varietas biji dan beragam roaster yang ada. Satu biji kopi bisa saja berbeda after taste dan karakteristiknya. Coba sebanyak-banyaknya dan temukan kopi apa yang menjadi favoritmu.

Terima kasih telah membaca empat langkah menikmati kopi hitam untuk pemula. Kalau kalian bagaimana awalnya sampai bisa menikmati kopi hitam sampai sekarang? Share di kolom komentar ya.

 

 

thecoffeecompass.com

GreenBean

 

 

 

6,165 total views, 18 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

9 Comments
  1. Pengalaman saya ketika itu, seduh kopi merek exelsio pakai french press setiap hari berturut turut, di hari kelima saya mulai merasakan ternyata memang kopi sudah ada rasanya tanpa harus pakai gula, dan ternyata enak. Hehe

    Makin kesini makin banyak coba dari merek lain, favorit saya sekarang Arabica Wamena Papua dari merek JJ Royal coffee. Rencana setelah stok coffee saya habis saya mau coba Wamena Papua dari Otten Punya.

    Oia, beberapa hari lalu saya memesan handpresso dari Otten Coffee. Semakin kesini saya semakin teracuni dengan gaya minum kopi ini seperti nya, Hehe. Maklum, buat ukuran saya, kopi grade 1 dengan harga rata rata 100ribuan per 200gr masih terbilang lumayan di kantong. Sebulan bisa 400-600 gr kopi saya habiskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.