4 RAHASIA MENGETAHUI BIJI KOPI YANG SEGAR

Biji kopi segar, fresh roasted, merupakan salah satu faktor utama untuk menyajikan secangkir kopi yang katanya… enak.

SEGALA sesuatu yang disukai para penggemar kopi dari minuman ini, mulai dari rasa hingga aromanya, bisa dikatakan berasal dari proses roasting. Memang, ketika biji kopi dipetik ia sudah memiliki rasa bawaan. Tapi proses roasting-lah yang “paling berjasa” mengeluarkan karakter-karakter spesial dari biji kopi. Istilahnya, proses roasting adalah bagian penting yang menghasilkan rasa-rasa unik semacam karamel, bunga, atau buah-buahan pada kopi.

Namun, seperti halnya produk-produk dari organisme hidup lainnya, biji kopi pun juga rentan terhadap ‘penuaan’. Semakin lama kopi yang di-roasting terpapar udara, maka semakin menurun juga kualitasnya dan bahkan rasanya pun ikut menyusut. Itulah sebabnya, banyak ahli kopi menyarankan agar sebaiknya kita menyeduh kopi yang segar. Dalam pengertian, kopi itu bukan jenis yang telah disimpan selama berbulan-bulan apalagi bertahun-tahun.

Masalahnya, bagaimana caranya agar bisa mengenali biji kopi segar tersebut? Bukankah hampir semua biji kopi memiliki bentuk yang nyaris sama? Berikut kami coba memberikan beberapa ulasannya.

 

1. Tampilannya mengkilap

Biji kopi fresh roasted

Bubuk kopi pada dasarnya memiliki kadar ‘minyak’, acidity, dan komponen-komponen kimia alami lainnya. Ketika diseduh, kandungan ini biasanya lebur lalu melahirkan karakteristik-karakteristik yang kemudian kita kenal dengan flavor, notes dan after-taste. Ketika biji kopi di-roasting, paparan panas dari roaster akan menguapkan kelembaban dari inti biji, lalu secara simultan mengeluarkan zat-zat yang bentuknya mirip minyak dan kemudian ‘melapisi’ bagian luar biji kopi. Nah semakin lama biji kopi terekspos dengan udara, maka akan semakin terlihat ‘kurang berminyak’ atau mengkilap juga biji kopi itu.

 

2. Periksa residunya

residu biji kopi

Jika kamu menggenggam sekepalan biji kopi, coba lihat di telapak tangan atau di bagian dasar paper bag pembungkus biji kopi itu. Jika kamu menemukan serbuk, atau semacam ‘remahan-remahan’ biji kopi, maka bisa dipastikan bahwa biji kopi itu segar dan baru di-roasting. Namun, perlu diingat juga bahwa ‘kadar minyak’ pada biji kopi yang light roasted tidak sama dengan yang dark roasted lho ya. Kopi yang light roasted tidak semengkilau yang dark.

 

3. Cek katup udara pada sealed bag

one-way air valve

Ketika biji kopi di-roasting pada suhu panas tinggi lalu didinginkan, biji kopi akan mengeluarkan sejumlah karbon dioksida (CO2).  Proses pengeluaran gas CO2 ini bisa berlangsung selama beberapa hari sampai beberapa minggu setelah roasting. Dalam dunia kopi, proses ini juga dikenal dengan istilah periode degassing, atau masa-masa pelepasan gas.

Dalam beberapa hari pertama, biji kopi akan mengeluarkan CO2 dengan begitu cepat. Nah, ketika biji kopi yang sedang aktif-aktifnya mengeluarkan gas ini dibungkus dalam paper bag tersegel, gas CO2 yang dilepaskan itu tentu akan mencari celah untuk keluar. Karena itulah banyak bag pembungkus kopi juga menyertakan one-way air valve, atau katup udara satu arah, di dalamnya agar bisa membantu CO2 terlepas dengan bebas.

Jika kamu menemukan sealed bag kopi tidak memiliki katup udara, maka kemungkinannya ada dua: kamu diminta untuk segera memindahkan isi biji/bubuk kopi ke dalam canister sesaat setelah membeli, atau biji kopi itu sudah tidak segar akibat COyang dilepaskan pasca roasting terperangkap di dalam bag. Untuk kemungkinan yang terakhir, coba cek tanggal roasting-nya. Jangan sampai sudah berbulan-bulan lalu.

 

4. Jika membeli dalam jumlah besar, coba cek melalui kantong resealable bag

coffee outgasing

Barangkali kamu langsung menemui petani kopi dan membeli biji kopi dalam jumlah besar dan belum dibungkus. Untuk menandai apakah biji kopi itu masih segar atau tidak, coba masukkan sedikit bagian dari biji kopi ke dalam kantong plastik yang resealable. Setelah dimasukkan, press kantongnya sampai benar-benar kempes dan tidak berisi udara, lalu segel dan biarkan semalaman. Jika di keesokan harinya kamu menemukan kantongnya mengembang, maka biji kopi itu biasanya masih segar dan waktu roasting-nya masih berkisar dalam rentang 14 hari. Tapi jika kantongnya tetap kempes seperti sedia kala, so sorry to say, biji kopi itu sudah tidak begitu segar lagi.

 

Demikianlah beberapa petunjuk tentang kopi yang segar, selamat minum kopi! 🙂

Disadur dari businessinsider.com

 

3,244 total views, 8 views today

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.