4 TIPS SEDERHANA MENGOPIKAN DIRI SENDIRI

Misi istimewa Otten Coffee adalah #MengopikanIndonesia. Tapi misi pecinta kopi pemula tak perlu muluk-muluk sejauh itu. Mulailah dari #MengopikanDiriSendiri dulu.

SAYA ingat benar awal mula ‘belajar’ minum kopi yang benar. Setelah bertahun-tahun dicekoki dengan kopi instan dan kopi hitam nan pahit luar biasa dari pasar mengubah mindset untuk memulai hidup dengan minum kopi yang sebenarnya adalah gampang-gampang susah. Seorang teman yang memang sudah lama bergelut di dunia kopi pernah berkata “negeri kita ini kaya kopi, tapi peminumnya belum begitu tahu bagaimana menikmati kopi yang benar. Saya dulu begitu. Kamu sekarang begitu”. Sejak itu saya mulai belajar tentang kopi dan pelan-pelan jatuh cinta. Ya namanya cinta, saya tentu mau berubah demi apa yang saya cintai demi kebaikan bersama. #Ciye

Langkah paling sederhana adalah dengan #MengopikanDiriSendiri untuk ritual ngopi yang lebih baik.  Dan di sini, saya akan berbagi 5 tips sederhana dalam mengopikan diri sendiri. Semoga terinspirasi.

Credit : hellogiggles.com
Credit : hellogiggles.com

Tahu Apa Itu Kopi Nikmat 

Kopi nikmat definisinya berbeda bagi setiap orang. Yang menyamakannya adalah dia datang dari satu hal yang sama: kopi dan air saja. Saat menentukan kopi apa yang nikmat berarti mencari-cari kopi apa yang paling sesuai dengan selera tanpa mengesampingkan ‘kaidah’ seduh yang telah ada. Waktu itu saya kebingungan dengan kopi yang diseduh manual. Rasanya begitu janggal di lidah. Tapi semakin ke sini saya semakin paham dan lidah pun mulai menerima. Yang nikmat buat saya adalah kopi yang disangrai light roast dengan cupping notes fruity, sweetness, dan lain-lain. Untuk beberapa orang ‘nikmat’ pastilah berbeda versinya. Intinya untuk bisa mengopikan diri sendiri kita harus tahu dulu apa yang nikmat, setidaknya untuk kita. Karena kawan, kopi tak pernah salah.

Credit : pinimg.com
Credit : pinimg.com

Menyeduh untuk Diri Sendiri

Salah satu cara #MengopikanDiriSendiri adalah mau belajar menyeduh untuk diri sendiri. Saya awalnya pun merasa berdebar dan tidak percaya diri menyeduh untuk dinikmati sendiri. Tapi jika tidak belajar bagaimana saya paham lebih dalam tentang kopi, ya kan? Jadilah Saya mulai mengumpulkan satu per satu alat seduh manual. Diawali dengan french press, vietnam drip hingga V60. Awalnya kesulitan karena rasa kopinya tidak sama seperti yang dihasilkan para ahli. Tapi lama kelamaan bisa juga memuaskan diri sendiri.

Credit : lexland.co.uk
Credit : lexland.co.uk

Berteman dengan Sesama Penikmat Kopi

Berteman dengan sesama penikmat kopi adalah salah satu faktor yang mendukungnya ‘program’ mengopikan diri sendiri. Dengan memiliki circle orang-orang kopi, sedikit banyak kamu menambah pengetahuan tentang kopi. Bersama teman-teman sesama penikmat, kamu bisa berdiskusi banyak hal, mengetahui apa-apa yang tak tahu dan tentunya banyak mendapat informasi perihal kedai-kedai kopi terbaru. Dengan begini mengopikan diri sendiri terasa lebih asik, bukan?

Tak Pernah Berhenti Belajar

Kopi itu pengetahuan dan seperti layaknya pengetahuan, kamu takkan pernah bisa berhenti untuk memelajari dan mengeksplorasinya. Mengopikan diri sendiri berarti terus menggali dan menggali soal kopi. Tak pernah merasa cukup, tak pernah merasa puas dan tentunya tetap rendah hati. Karena apalah artinya mengopikan diri sendiri tetapi mendadak angkuh karena merasa serba tahu. Tetaplah berlajar dari manusia lain, dari buku, dari situs, dari media sosial dan tentunya sekitar. Dengan ini mengopikan diri sendiri akan terasa lebih menyenangkan.

 

 Foto utama dari blog.glamy.in

 

cari-kopi

 

 

 

 

 

 

258 total views, 4 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

2 Comments
  1. gatel pengen komen, biasanya jadi silent reader aja 😀
    suka sama tulisan yg ini karna mirip banget dengan gw setaun terakhir. mulai dari membiasakan lidah yg baru kenal rasa kopi yg ‘benar’, kemudian pelan-pelan ngumpulin perlengkapan manual brew, belajar menyeduh sendiri, hunting berbagai varietas bijih kopi dari berbagai daerah, berteman dengan barista2 lokal, hingga sekarang ritual menyeduh kopi di pagi hari hampir tak pernah saya lewatkan. Thx.. 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published.