5 FAKTA YANG MENGUBAH SESEORANG MENILAI RASA KOPINYA

Jika diartikan pendekatan kata mungkin akan mendapatkan makna yang sama, ‘flavor‘ bermakna ‘rasa’ begitu juga ‘taste‘ memiliki makna tentang ‘rasa’ pula, namun ternyata pada secangkir kopi flavor dan taste akan memiliki makna yang berbeda, bagaimana demikian?

TEMUAN baru ini tentang persepsi akan rasa ternyata memiliki makna yang berbeda, bukan hanya perihal ketika minum kopi untuk merasakan makanan dan minuman ada hal unik yang terjadi pada diri manusia. Berangkat dari hal unik inilah Fabiana Carvalho melakukan serangkaian investigasi dari mulai pendekatan teoritis hingga melakukan beragam penelitian tentang kerja otak seseorang ketika menikmati makanan dan minuman.

Kaitannya dengan menikmati kopi, otak seseorang akan mengolah bagaimana rasa yang diterima oleh indera orang tersebut ketika akan/menikmati minum kopi. Sederhananya, persepsi secara umum yang kita ketahui otak manusia hanya mengartikan sinyal yang dikirim oleh lidah dan selanjutnya otak akan merespon bagaimana rasa makanan atau minuman yang sedang dirasa oleh lidah. Namun, berdasarkan penelitian ini, mungkin sekilas kita akan ragu akan persepsi umum tentang rasa.

credit: cbc.cc

Perihal rasa yang pertama menjelaskan proses otak manusia mengartikan rasa yang diterima oleh lidah, apakah itu rasa pahit, asin, asam manis, gurih, dan rasa lainnya. Hal ini adalah konsep dasar dari rasa yang hampir semua orang ketahui, yang merupakan hasil informasi yang dihadirkan oleh otak kita.

Perihal rasa yang kedua berdasarkan temuan, memiliki makna yang lebih mendalam dan sangat kompleks. Rasa di sini menggambarkan bagaimana proses otak manusia menerima kombinasi informasi dari indera selain lidah, seperti sentuhan, aroma, penglihatan dan pada tahap akhir kemudian otak kita menentukan bagaimana rasa yang diterima.

Multysensory experience merupakan temuan Fabiana Carvalho seorang pasca-doktoral kewarganegaraan Brazil ketika meneliti The Coffee Sensorium. Penelitian yang dilakukan oleh Fabiana mengacu pada bagaimana kopi disajikan, seperti apa cangkir yang digunakan, dan seberapa besar efeknya terhadap improvisasi rasa. Dan penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yang mungkin dapat digunakan pada pemilik kedai kopi untuk menambahkan kenikmatan sajian kopi mereka. Siapa yang mengira, bahwa dari bentuk cangkir kopi, warna cangkir kopi dan juga besarnya cangkir kopi dapat mengelabui otak kita ketika menerjemahkan rasa dari secangkir kopi.

credit: sprudge.com

Beberapa informasi menarik dari hasil penelitian Multisensory Experience – The Coffee Sensorium.

AROMA BERKONTRIBUSI BESAR DALAM HAL RASA
Temuan ini diteliti Fabiana dengan meminta seseorang mengecap permen dengan menutup hidungnya dengan jari dan kemudian setelahnya mengecap permen yang sama dengan tanpa menutup hidung. Dan ternyata hasilnya berbeda, permen yang dikecap tanpa menutup hidup lebih memiliki rasa yang menarik daripada permen sebelumnya yang dikecap dengan menutup hidung. Maka disimpulkannya, sekitar 75% – 95% aroma membentuk rasa melalui retronasal olfaction-sebuah impuls yang dikirim ke pusat saraf. Mereka yang bermasalah pada impuls ini akan mengartikan rasa sebatas rasa basic, seperti manis dan pahit tidak bisa mengartikan manis yang seperti apa ataupun pahit yang bagaimana.

PENGLIHATAN MEMPENGARUHI PERSEPSI AKAN RASA
Sajian makanan atau minuman seperti apa yang dilihat ternyata dapat memberi kesan akan rasa seperti apa makanan dan minuman tersebut. Visual sebuah sajian ternyata sangat penting untuk membangkitkan selera, sebuah penelitian yang dilakukan pada sajian makanan ketika sedang disantap dan kemudian pencahayaan berubah dan warna makanan pun menjadi redup dan cenderung berubah, beberapa orang merasa mual karena perubahan visual warna ini. Dari kejadian ini, apa yang dilihat seseorang ternyata dapat mengimprovisasi saraf ketika mengartikan rasa.

WARNA KEMASAN KOPI MEMPENGARUHI ANGGAPAN PELANGGAN TENTANG KOPI
Fabiana pada temuannya meneliti kemasan kopi yang berbeda dari warna kemasan untuk seubah single origin. Warna coklat dan merah pada kemasan kopi akan dikaitkan dengan rasa kopi yang kompleks dan rasa yang kuat, sementara warna biru kemasan kopi akan menggambarkan karakter rasa kopi yang ringan.

credit: sprudge.com

ROUNDER CUP BERDAMPAK PADA PERSEPSI RASA
Bentuk dari cangkir yang digunakan memiliki anggapan dapat meningkatkan aroma kopi, rasa manis dan juga rasa asam pada kopi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cangkir berbeda bentuk dengan kopi yang sama, tidak hanya itu eksperimen ini bekerja sama dengan Coffee Professional asal Norwegia dan dikembangkannya 3 bentuk cangkir pada eksperimen ini. Dan hasilnya, bentuk tulip meningkatkan aroma, dan bentuk cangkir split lebih meningkatkan karakter rasa dibandingkan ketiganya, bentuk cangkir kedua pada posisi netral akan aroma dan rasa.

WARNA PINK DAPAT MENINGKATKAN SENSASI RASA MANIS KOPI
Pada temuan ini, Fabiana bereksperimen langsung pada pelanggan yang menikmati kopi di kedai kopi. Ketika seseorang pelanggan kedai kopi memesan espresso, pada minuman selanjutnya Fabiana menyajikan espresso dengan cangkir berwarna pink, dan siapa yang mengira bahwa pelanggan kedai kopi tersebut lebih menyukai sajian kedua dari sajian espresso dengan cangkir berwarna pink.

Minuman kopi sememangnya penuh magis, dengan segala rahasia yang mungkin masih banyak lagi hal yang belum terungkap tentang kopi.

src: sprudge.com img: notey

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.