5 KOPI TERMAHAL DI DUNIA

Meskipun hanya untuk sekedar diteguk demi melecutkan energi, nyatanya para penggemar kopi harus merogoh kocek lebih dalam untuk 5 macam kopi ini.

SEJAK ditemukan pertama kali di Ethiopia berabad-abad silam, kopi memang telah malang melintang di berbagai generasi dan menjadi minuman penting yang turut “memegang peranan” dalam kebudayaan dunia. Kelima jenis kopi berikut ini pun seolah semakin membuktikan kalau kopi benar-benar tidak boleh dipandang sebelah mata meski hanya sekadar “untuk diminum”. Dari sekian banyaknya kopi-kopi di dunia yang dibandrol dengan harga wow, berikut dipilihkan Top 5 diantaranya yang –menurut saya– lumayanlah bikin geleng-geleng kepala dulu sebelum meneguknya. Lol. Here we go.

1. Black Ivory – 50USD / cangkir

black ivory
Black Ivory yang sudah dibersihkan.

Pernah dengar tentang kopi gajah? Jika pernah, nah inilah dia nama lainnya. Kopi Black Ivory diproduksi dari biji Arabika Thailand yang dipetik dari ketinggian sekitar 1,524 mdpl dan kemudian diberikan kepada gajah untuk dimakan sebelum “dikeluarkan” lagi. Ya, mirip seperti proses luwaklah. Yang membuat mahal—selain rasanya yang katanya menakjubkan—adalah karena produksinya yang sedikit. Konon dari sekitar 32 kg biji kopi Thai Arabika, hanya ada sekitar 2 ons Black Ivory saja yang bisa dihasilkan.

2. Saint Helena – 79 USD per pound

Green bean St. Helena siap didistribusikan.
Green bean St. Helena siap didistribusikan.

Kopi Saint Helena diproduksi di sebuah pulau kecil di daerah Samudra Pasifik Selatan yang konon menjadi tempat istirahat favoritnya Napoleon Bonaparte. Kopi merupakan khas dari daerah itu sehingga pulau ini juga disebut dengan Pulau Saint Helena ‘Green Tipped’ Bourbon. Bahkan ada satu quote cukup terkenal yang dikatakan Napoleon tentang pulau ini:“The only good thing about St Helena is the coffee.” Btw, butuh 4 bulan untuk mengeringkan dan menjemur biji kopi ini. Dan selain itu, kopi Saint Helena memiliki rasa yang menakjubkan dengan floral-fruity hints ala citrus dan caramel. Varietal ini juga pernah menjadi Coffee of The Year tahun 2013 versi SpillingTheBeans.

3. Kopi Luwak– 300 USD per pound

kopi-luwak

Tanpa mengurasi nasionalisme, kita orang Indonesia harus berbesar hati menerima kalau kopi Luwak bukan lagi menjadi yang paling mahal di dunia. Peringkat kopi luwak kini cukup menurun meski harganya tetap saja mahal. Prosesnya hampir sama dengan kopi gajah. Cherry kopi yang merupakan pilihan dikonsumsi oleh luwak sebelum “dikeluarkan” kembali untuk diproses. Yang bikin kopi ini mahal, selain produksinya yang juga sedikit, cherry kopi yang dipilih untuk dikonsumsi oleh luwak dianggap cherry kopi terbaik.

4. Geisha, Hacienda La Esmeralda – 350 USD per pound

geisha Hacienda La Esmeralda
Varietas geisha dari perkebunan Hacienda La Esmeralda ini telah beberapa kali memenangkan kompetisi kopi internasional.

Kopi geisha yang diproduksi oleh perkebunan Hacienda La Esmeralda ini ditanam di lereng Gunung Baru, di Panama. Selama sekitar 40-60 hari penyimpanan, kopi geisha ini akan menjadi matang namun belum akan dikirimkan. Yang membuat kopi geisha semakin istimewa dan harganya melonjak mahal adalah karena kopi geisha dari Panama ini telah memenangkan banyak penghargaaan dalam bidang kualitas kopi, termasuk Roster’s Choice di SCAA tahun 2007.

5. La Cima, Finca El Injerto – 500USD per pound

Finca El Injerto
Kopi Finca El Injerto, flavors-nya monggo dibaca sendiri. Ehehe.

Kopi La Cima dari Finca El Injerto ditanam di wilayah Huehuetenango, bagian barat Guatemala yang memiliki ketinggian 1,650 mdpl. Setengah dari wilayah pertanian kopi ini merupakan hutan yang telah berumur ribuan tahun sehingga bukan hanya berfungsi “melindungi” pohon-pohon kopi yang ditanam saja tapi juga berpengaruh dalam menciptakan iklim mikro yang dibutuhkan untuk menghasilkan karakter luar biasa pada kopi. Yang membuatnya istimewa, kopi dari Finca EL Injerto ini merupakan sepenuhnya varietal Bourbon dengan karakter yang uniknya bervariasi.

Well, kalau sekiranya dikasih kesempatan untuk menikmati kelimat kopi di atas ini, kira-kira kalian tertarik pengin mencoba yang mana? :p

 

Note. Data diambil dari berbagai referensi per April 2016.

single-origin kopi

Foto diambil dari situs pencari dan Flickr – credit kepada John Orford dan Bart Hosmer.

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menggemari komik, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

3 Comments
  1. Kalo menurut saya black ivory kopi unik yg terlalu dipaksakan, sebab biji kopi “dipaksa” diberikan kepada gajah. Kalo luwak mmg alamiah. Si luwaknya sendiri yang memilih biji kopi. Sepengetahuan saya sejarah kopi luwak ini sudah lama. Saya nggak tau apakah kopi gajah ini baru ditemukan atau sudah lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.