5 PESOHOR YANG MERANGKAP PENGUSAHA KOPI

Fakta bahwa kopi adalah milik siapa saja, termasuk para selebriti.

CUKUP beralasan sebenarnya jika seorang selebriti memiliki usaha kedai kopi sendiri. Di luar kebiasaan mereka yang barangkali memang telah menyukai kopi sejak belum menjadi orang terkenal, ada hal-hal lain yang umumnya memicu keinginan mereka semakin kuat untuk memiliki usaha dalam industri kopi. Joey Kramer, drummer Aerosmith, membentuk Rockin’ & Roastin’ Coffee karena ia telah sangat jengah akan kopi-kopi—yang menurutnya jelek—yang didapatkannya selama menjalani tur.

Martha Steward mendirikan café yang banyak menyediakan kopi karena ia menganggap komoditi ini sangat menarik untuk benar-benar dieksplorasi. Dan banyak para pesohor lain yang akhirnya ikut menceburkan diri industri kopi yang sedang menggeliat dengan begitu bergairahnya ini. Berikut adalah lima diantaranya.

1. Hugh Jackman

Jackman adalah orang Australia yang notabene memiliki budaya minum kopi yang sudah sangat kuat, jadi sepertinya wajar jika ia pun memiliki usaha dalam industri kopi. Pernyataannya tentang kopi —“To me, the smell of fresh-made coffee is one of the greatest inventions,” —bahkan telah banyak dikutip dimana-mana.

laughing man Hugh Jackman

Kedai kopi milik Hugh Jackman di NY.
Kedai kopi milik Hugh Jackman di NY.

Hugh Jackman adalah pendiri Laughing Man Foundation yaitu yayasan yang berkonsentrasi untuk membantu pengembangan program berbagai komunitas sosial di seluruh dunia, terutama para petani kopi. Yayasan ini juga memiliki fokus terhadap para petani kopi golongan bawah di Ethiopia.

“Masuknya para imigran Italia setelah Perang Dunia II memastikan kami, orang Australia, 20 tahun lebih duluan mengenal kata cappuccino daripada orang Amerika. Budaya kopi benar-benar sudah menjadi hal penting untuk orang Australia. Kami suka bekerja keras, tapi kami juga menikmati waktu luang kami dengan serius,” terang Jackman dalam sebuah artikel.

Selain Yayasan, ia juga mendirikan kedai kopi Laughing Man Coffee yang berada di New York. Jika sedang tidak syuting, ia kerap menghabiskan waktu di kedai kopi miliknya ini. Cek saja Instagram-nya.

 

2. Green Day

Desember tahun 2015 lalu, dua anggota Green Day yaitu Billie Joe Armstrong dan Mike Dirnt meresmikan perusahaan kopi (dan roasting) mereka yang bernama Oakland Coffee Works. Perusahaan ini fokus kepada isu keberlanjutan sekaligus perusahaan kopi pertama di dunia yang menawarkan 100% produk organik yang dikemas dalam pak yang compostable dan ramah lingkungan.

geen-day

Punk rockers yang sudah tua seperti kami ini harus melakukan sebuah aksi (untuk dikenang). Saya sudah minum kopi selama bertahun-tahun dan melihat betapa selama ini pembungkus kopi berakhir menjadi sampah. Dan itu mengejutkan. Saya harap banyak perusahaan besar di luar sana mengikuti jejak kami (menggunakan kemasan compostable) juga,” kata Mike Dirnt tentang usaha kopinya.

Biji-biji kopi Oakland Coffee milik anggota Green Day ini diambil dari pertanian kopi di wilayah pegunungan Andes di Peru, Bolivia dan Honduras dimana semua kopi-kopi itu adalah organik dan melewati proses fair trade.

 

3. Shannon Leto

Kakak Jared Leto dan drummer Thirty Seconds to Mars ini mendirikan Black Fuel, perusahaan dagang yang khusus menjual biji-biji kopi roasted, pada tahun 2015 lalu. Untuk satu kemasan sekitar 250 gram, harga kopinya dibandrol sekitar IDR 235.000. Cukup mahal karena keuntungan dari setiap biji-biji kopi dan kemasan yang dibeli di Black Fuel sebagian besar diberikan untuk amal. Plus semua proses kopi itu juga telah melewati proses fair trade.

Shannon Leto jadi barista.
Shannon Leto jadi barista.

shannonleto

Bukan cuma membuka perusahaan kopi, Shannon Leto kadang juga merangkap barista yang mengoperasikan mesin espresso La Marzocco bagi para penggemar Thirty Seconds to Mars di acara khusus tahunan mereka, Camp Mars.

 

4. Grace Hightower (dan Robert deNiro)

Ibu Grace Hightower yang adalah istri Robert deNiro ini tertarik membuka usaha kopi setelah mengunjungi Rwanda pada 2011 silam. Ketika itu ia sangat terkesan dengan tumbuhan kopi di Rwanda bersama dengan karakter rasanya. “Saya sangat terkejut setelah menyecap betapa luar biasanya kopi Rwanda ini. Saya belum pernah tahu kalau kopi akan terasa begini menarik,” katanya di sebuah wawancara. Usaha kopi yang didirikan Ibu Grace kemudian dinamakan Grace Hightower Coffees of Rwanda yang (seperti biasa) sebagian besar keuntungan dari usaha ini diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup para petani dan penduduk Rwanda.

 

Robert deNiro dan istrinya Grace Hightower.
Robert deNiro dan istrinya Grace Hightower.

Sekiranya kalian tertarik melihat-lihat kopi usaha Grace dan Robert deNiro ini, silakan saja main-main ke coffeeofgrace.com . Untuk satu kemasan berukuran 340 gram, harga kopinya dibandrol sekitar IDR 164 ribu.

 

5. Rio Dewanto

rdd

Rasanya belum lengkap kalau belum menyebutkan nama satu ini. Bermain di film Filosofi Kopi yang cukup sukses, Rio kini mengusahakan kedai kopi bernama sama yang beberapa waktu lalu pernah diulas di majalah online ini. Kedai Filosofi Kopi ini bukan hanya menawarkan menu-menu berbasis espresso tapi juga kopi manual brew yang menurut saya istimewa. Menurut seorang barista yang kepadanya saya pernah mengobrol, Rio Dewanto ternyata suka berburu biji kopi untuk diseduh di kedai ini.

 

Foto diambil dari situs pencari dan akun Instagram masing-masing selebritas.

barista-tools

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.