6 PROFESI PENTING DALAM DUNIA KOPI

Selama ini kita hanya tahu nikmatnya secangkir kopi tanpa tahu siapa saja yang terlibat di belakangnya.

Banyak yang bertanya-tanya tentang siapa saja yang sebenarnya terlibat dalam dunia kopi. Atas rasa penasaran itulah artikel ini dibuat dan tentunya akan menambah pengetahuan para penikmat kopi tentang dari mana dan bagaimana kopi yang mereka nikmati berawal. Coffee shop adalah muara terakhir sebelum secangkir kopi mendarat ke atas mejamu. Sebelumnya, kopi telah melewati banyak tangan yang memprosesnya satu per satu dengan passion dan antusiasme yang menjadikannya begitu istimewa.

Petani Kopi

Apa jadinya jika tak ada petani kopi? Petani kopi adalah titik awal dari rantai ‘perkopian’. Tak seperti petani lainnya, petani kopi awalnya harus memilih jenis kopi seperti apa yang akan mereka tanam: robustakah atau arabika. Selain itu petani kopi tak bisa menanam kopi di mana saja karena hanya lahan-lahan di ketinggian tertentu saja yang bisa ditanami kopi. Proses penanaman kopi juga tak semudah panennya. Ada ketelitian dan cara tertentu agar kopi bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan biji-biji terbaik juga.

shutterstock_155008961

Green Buyer

Profesi ini tak hanya sekedar membeli biji kopi mentan (green bean) dari petani kopi, mereka memiliki tugas yang lebih complicated dari pada itu. Green buyer biasanya akan melakukan perjalanan dari satu perkebunan kopi ke perkebunan lainnya untuk melihat kualitas green bean dari para petani. Mereka memilih biji kopi mentah terbaik, melakukan banyak sekali proses cupping untuk mendapatkan kopi yang terbaik juga. Green buyer juga akan pergi ke pelelangan kopi untuk menemukan kopi-kopi berkarater yang akan diminati atau telah dipesan oleh pembelinya. Sebelum sampai ke coffee roaster, kopi akan melalui green buyer.

Coffee Roaster

Profesi yang satu ini adalah kunci bagi kenikmatan sebuah biji kopi. Tugas coffee roaster tak mudah, dia harus benar-benar paham tentang ‘menghidupkan’ biji hijau yang mentah menjadi nikmat saat berada di atas cangkir. Coffee roaster tak hanya bertugas menyangrai green bean menjadi kecokelatan. Ada proses kimia senyawa kopi yang harus dia benar-benar pahami. Karena setiap biji kopi memiliki karakteristik unik yang harus dia ketahui. Tidak semua biji kopi lezat jika disangrai sampai ke titik medium. Tugas coffee roaster-lah untuk mengetahui kenikmatan dan ‘rasa’ seperti apa yang terkandung dalam biji-biji kopi. Coffee roaster juga harus melakukan berbagai eksperimen demi mendapatkan hasil roasting yang paling nikmat. Dia tak sekedar ‘memasak’ kopi mentah menjadi matang. Coffee roaster adalah ‘koki’ dalam dunia kopi. Dialah titik awal sebuah kenikmatan yang dihasilkan dalam kecermatan, ketelitian dan latihan yang dilakukan secara berulang-ulang.

shutterstock_187114559

Professional Cupper

Profesi ini diciptakan untuk menilai rasa kopi dengan cara objektif. Tak hanya pengetahuan kopi enak dan tidak enak seperti yang kita nilai selama ini di coffee shop, mereka menilai kopi lebih dalam lagi. Para professional cupper, taster dan judges ini kelak akan menentukan apakah kopi ini baik atau buruk. Mereka juga menganalisi kecacatan pada kopi, cup clarity, body dan karakteristik yang ada pada kopi lainnya lalu membuat penilaian secara numerik tentang kualitas kopi tersebut. Mereka menilai kopi yang kelak menentukan nasib kopi tersebut: apakah dijual atau bisa dilelang. Profesi ini adalah titik penting yang menjembatani antara petani dan pembeli yang menginginkan karakteristik kopi tertentu.

Barista

Profesi ini mungkin adalah yang paling familiar dari empat profesi di atas. Barista tak sekedar pembuat kopi yang berdiri di balik mesin espresso dan memakai apron. Barista adalah penentu apakah kopi yang diracik bisa memberi kepuasan kepada pelanggan atau tidak. Membuat kopi tidak semudah menuangkan air ke bubuk kopi. Ada ketelitian dan pemahaman serta pengalaman yang tak didapat dalam semalam. Barista haruslah paham tentang komposisi, rasa dan hal-hal yang menunjang nikmatnya sebuah minuman kopi. Tentu barista juga harus komunikatif dan mengenal lebih jauh karakteristik para pelanggan yang datang.

shutterstock_172218056

Sales

Dengan perkembangnya industri dan geliatnya yang semakin semarak, menjalani bisnis kopi dengan menjadi penjual segala hal yang berhubungan dengan kopi adalah sebuah peluang yang menggiurkan. Tapi untuk menjadi penjual yang berhasil, kamu harus benar-benar paham apa keinginan pasar. Penjual alat-alat kopi tahu benar perkembangan industri kopi saat ini. Otten Coffee sebagai salah satu penjual alat-alat kopi terbesar di Indonesia adalah salah satu contoh perusahaan yang bergelut di bidang ini. Penjual tak hanya sekedar menjual alat-alat secara acak. Mereka juga harus memelajari apa yang sedang tren, apa yang sedang diminati pasar dan bagaimana memasarkan produk yang dijualnya.

 

Disunting dari drinks.seriouseats.com

 

beli-kopi

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.