7 FAKTA COLD BREW YANG HARUS KAMU TAHU!

Cold  brew atau kopi seduh dingin adalah salah satu metode seduh kopi paling unik yang memberikan pengalaman ngopi yang tak kalah asyik!

KOPI ternyata tak hanya nikmat diseduh panas, namun sedap pula saat disajikan dingin. Cold Brew Coffee adalah salah satu sajian kopi seduh dingin yang berbeda dari es kopi seperti Iced Americano, Iced Long Black atau Iced Japanese Iced Coffee meskipun sama-sama menggunakan kopi, air dan disajikan dingin dan segar. Lalu apa saja yang membedakannya? Apa yang membuat cold brew ini begitu unik dan istimewa? Berikut 7 fakta dari Cold Brew yang mungkin belum kamu ketahui!

credit: healthline.com

Diseduh Tanpa Air Panas

Namanya juga seduh dingin, tentu tak melibatkan campur tangan air panas sama sekali. Untuk membuat cold brew kamu harus menggunakan air dengan suhu ruang. Air suhu ruang dan kopi akan diektraksi lebih dari 8 jam tergantung jenis kopi, pilihan cold brew maker dan selera masing-masing.

Direndam Lama

Cold Brew Coffee mungkin adalah salah satu cara seduh dengan durasi perendaman terlama. Kopi dan air umumnya direndam bersama-sama selama 8 hingga 12 jam. Biasanya selama direndam, wadah yang berisi cold brew diletakkan di lemari pendingin. Proses ini akan menghasilkan cita rasa yang unik, manis dan tingkat keasaman yang rendah.

credit: capecoffeebeans

Rasanya Lebih Manis 

Meskipun tanpa gula atau pemanis lainnya, Cold Brew Coffee rasanya lebih manis dan lembut. Hal ini terjadi karena proses perendaman lama dan air yang digunakan pula. Tapi tiap kopi akan menghasilkan cita rasa yang berbeda ya. Umumnya kopi-kopi yang diproses natural dan honey akan begitu ‘kaya’ citarasanya jika dijadikan seduh.

Keasaman Lebih Rendah

Cold Brew Coffee memiliki keasaman lebih rendah karena proses perendaman 8 jam yang terjadi dalam prosesnya. Hal ini tentu sangat baik bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan yang berkaitan dengan keasaman. Mereka yang menderita asam lambung juga tak perlu ragu dalam  menikmati cold brew.

Berbeda dengan Cold Drip

Meski sama-sama diseduh dengan air suhu ruang, cold drip dan cold brew memiliki perbedaan mendasar. Seperti namanya, kopi dari cold drip diseduh dengan meneteskan air perlahan pada kopi. Cold drip umumnya menggunakan cold dripper atau alat seduh tetes yang berbeda dari cold brew. 

Kafeinnya Lebih Tinggi

Meski diseduh dingin, jumlah kafeinnya juga lebih tinggi. Salah satu penyebabkan adalah banyaknya kopi yang digunakan dalam menyeduh. Cold brew biasanya memiliki perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Dengan kata lain jika kamu menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan adalah 300 ml untuk hasil terbaik. Hal ini menyebabkan cold brew baik dikonsumsi sebelum berolah raga agar hasilnya maksimal.

Bisa Dinikmati Bersama Susu!
Kamu bisa menyimpan Cold Brew Coffee dan kemudian mencampurkannya ke berbagai produk seperti susu untuk kopi susu, perasan lemon untuk Iced Coffee Lemonade, matcha untuk Coffee Matcha dan banyak lagi!

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.