7 FAKTA MENARIK TENTANG KOPI PANAMA GEISHA

Kopi seksi yang kini menjadi primadona.

APA yang muncul di benak kamu pertama kali ketika mendengar kata ‘geisha’? Perempuan Jepang dengan bedak putih super tebal yang menyapu seluruh wajah dan dipulas sejumput gincu merah mencolok? Sama. Saya juga, pertama kali sebelum berkenalan dengan jenis-jenis kopi seluruh dunia.

Tapi, istilah Geisha nyatanya bukan hanya milik sang perempuan Jepang. Kali ini ia harus berbagi nama dengan kopi.Beberapa tahun terakhir, kopi jenis Geisha ini memang semakin mendapat panggung di pentas kopi-kopi kelas atas. Seperti Geisha sebenarnya, kopi ini ibarat primadona yang selalu dicari tapi tak selalu mudah ditemukan. Citarasanya anggun, keunikannya kaya sehingga kemahalannya pun seakan bisa dimaklumi. Lalu, apalagi cerita Panama Geisha ini? Nah, mari berkenalan saja.

1. Aslinya Gesha, bukan Geisha

panama map

Banyak coffee experts yang meyakini bahwa kopi ini sebenarnya berasal dari Gesha, sebuah distrik kota di bagian barat Ethiophia. Oleh para imigran dan saudagar, biji kopi Gesha lalu dibawa ke Kosta Rika. Dari sini, “perjalanan” kopi Gesha kemudian berlanjut lagi. Para pemukim Eropa pertama yang mendiami wilayah Panama membawa tanaman kopi Gesha masuk dari Kosta Rika di awal abad ke-19. Karena mungkin istilah Geisha jauh lebih popular ketimbang Gesha, banyak yang lalu salah sebut dan, meski menjadi perdebatan sampai sekarang, nama kopi Geisha adalah yang paling umum digunakan.

2. Hacienda La Esmeralda

Hacienda La Esmeralda bukan judul telenovela terbaru, tapi sebuah perkebunan yang bisa dibilang mendominasi seluruh pembibitan sampai pendistribusian kopi Geisha di Panama. Jika ingin membeli kopi Geisha di Panama maka belilah dari perkebunan Hacienda karena “Panama Geisha adalah Hacienda La Esmeralda,” begitu kira-kira istilahnya.

Hacienda La Esmeralda sendiri dimiliki oleh keluarga Peterson. Perkebunan ini dibeli oleh Rudolph A. Peterson, yang waktu itu seorang Presiden Bank of America, di tahun 1967 karena ia berniat menghabiskan masa tua di sini. Namun sekarang perkebunan ini sudah diusahakan oleh keluarga dan anak-anak Mr. Rudolph.

3. Wilayah tumbuh

Meskipun secara umum “dikuasai” oleh klan Peterson, tapi tanaman kopi Geisha juga tumbuh dan dikembangkan di beberapa dataran tinggi utama Panama lainnya seperti:

▪ Boquete, yaitu daerah pegunungan yang memiliki ketinggian 400-1,900 meter. Boquete adalah area yang paling terkenal di Panama sebagai produsen kopi. Kondisi topografinya yang bergunung-gunung disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang memengaruhi keistimewaan rasa kopi Geisha Panama.

▪ Volcan-Candela, yang memiliki ketinggian 1,200 – 1,600 meter. Wilayah ini memproduksi sebagian besar bahan makanan Panama dan termasuk juga kopi-kopinya yang berkualitas.

▪ Renacimiento, yaitu sebuah distrik di perbatasan dekat Kosta Rika. Area ini memiliki ketinggian 1,100 – 1,500 meter.

4. Karakternya kaya!

Buah kopi Panama Geisha

Tanaman biji kopi Geisha dikenal dengan ciri buahnya yang panjang, bodi ringan dan memiliki rasa bawaan madu plus jeruk yang kompleks. Ketika disajikan, Panama Geisha menguarkan aroma bunga (yang sedikit mirip jasmine) dengan tingkat keasaman yang lembut, kadang-kadang ada notes blueberry, mangga, papaya atau bahkan jeruk mandarin juga yang terasa. Sementara  after taste-nya menyisakan rasa seperti jeruk bergamot. Kombinasi menarik inilah yang kemudian membuat profil Panama Geisha menjadi luar biasa.

 5. Juara berkali-kali

Ketika Panama mengalami masa-masa sulit akan penjualan kopi, sebuah asosiasi Pemerintah bernama Specialty Coffee Association of Panama membuat kompetisi yang bertema The Best of Panama. Kompetisi ini mengumpulkan berbagai macam biji-biji kopi terbaik dari semua perkebunan di seluruh Panama untuk kemudian dinilai dan dilelang secara online. Ketika itu, satu-satunya perkebunan yang datang menawarkan kopi jenis Geisha adalah Hacienda La Esmeralda, dimana varietas ini kemudian memenangkan kompetisi. Sejak itu, Panama Geisha memenangkan kompetisi serupa berturut-turut selama 4 tahun dari 2004 sampai 2007, dan tahun 2009-2010. Beberapa tahun terakhir, kopi jenis ini sering memenangkan berbagai penghargaan di ajang coffee tasting, membuatnya semakin diminati dan dicari.

6. Langganan pemenang lelang… dengan bid tertinggi

Biji kopi Panama

Ketika memenangkan kompetisi di tahun 2004, kopi Panama Geisha keluar sebagai pemenang lelang dengan harga bid 21$ per pound (sekitar 453 gram). Rekor ini dipecahkan lagi di tahun 2006-2007 dengan bid $130 per pound. Oke, ini saatnya bilang wow.

7. Kopi termahal di dunia

cupping-Panama-Geisha

Kopi terbaik (biasanya) memang selalu mahal. Tidak heran, selain kopi Luwak, kopi Panama Geisha ini pun masuk ke dalam daftar kopi-kopi termahal di planet bumi. Harga rata-rata kopi Panama Geisha dibandrol sekitar 1.5 juta Rupiah per 340 gram.

Harganya yang mahal itu bukan hanya disebabkan karena permintaannya yang sedang naik daun, tapi juga karena harga tanah (yang menjadi tempat penanaman kopi) di Panama yang memang tinggi. Perkebunan-perkebunan yang dulunya memproduksi kopi varietas ini banyak yang telah dijual menjadi rumah-rumah para ex-pats dari Amerika Utara. Selain itu, upah para buruh yang menanam dan memetik buah kopi Geisha cukup tinggi sehingga sebagian dari biaya itu dibebankan kepada para konsumen.

 

The best deserves the best, nilai yang sama sepertinya berlaku juga untuk kopi Panama Geisha. Gimana menurut kamu, layakkah Panama Geisha dihargai sebegitu mahal? Atau ada yang sudah mencoba kopi ini barangkali? Let’s share!

Photo source: Flickr. All pictures credit go to respective artist/photographers.

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menggemari komik, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

4 Comments
  1. saya pernah coba kopi geisha, dan hasil nya memang tidak mengecewakan . kaya rasa dan memang benar Panama Geisha menguarkan aroma bunga (yang sedikit mirip jasmine) dengan tingkat keasaman yang lembut, kadang-kadang ada notes blueberry, mangga, papaya atau bahkan jeruk mandarin juga yang terasa. 🙂

  2. di beberapa toko online kopi menawarkan kopi panama gesha dengan harga di bawah 200 ribu per 100 gram dan memang disebutkan dari farm di boquette atau tempat lain selain hacienda la esmeralda. Mohon info, apakah ini berarti kopi varietas gesha ini sudah semakin banyak dibudidayakan sehingga harganya juga sudah banyak bersaing atau memang berbeda kualitas atau hanya karena beda “merk dagang” yang bikin beda harga?

Leave a Reply to tasyaajaib Cancel reply

Your email address will not be published.