ADAKAH PENGARUH SUHU AIR TERHADAP KARAKTER RASA KOPI?

Ternyata untuk menyajikan kopi nikmat bukan hanya sekadar menuang air panas dari kettle ke bubuk kopi dan berakhir pada secangkir kopi kamu hari ini. Lebih dari itu, ini perihal kombinasi yang berimbang.

UNTUK menikmati hari-hari kamu dengan seduhan kopi, metode seduh apa yang menjadi favorit kamu di rumah? Atau jangan-jangan kamu punya banyak alat kopi di rumah sehingga bingung menentukan metode seduh mana yang favorit. Kalau saya sih masih jatuh cinta dengan metode seduh dripper, sensasi saat menuangkan air panas perlahan sedikit demi sedikit, sebuah kebahagiaan tersendiri bagi saya.

Namun apapun metode seduhnya, apakah itu dripper, immersion atau untuk sajian espresso sekali pun, kombinasi ini tidak banyak berubah. Yang menjadi perhitungan untuk sajian kopi yang nikmat selain karakter biji kopi, seorang barista sebelum mencatat menu kopi mereka, pasti akan mempertimbangkan rasio kopi berbanding air, waktu ekstraksi, dan suhu air panas, bahkan di era third wave kini beberapa barista ada yang mempertimbangkan karakter air yang digunakan. Kombinasi perhitungan ini mungkin bisa dibilang idealis seorang barista atau juga intuisi teori sehingga menghasilkan menu kopi yang nikmat.

credit: grosche.ca

Awalnya ini hanya sebuah tebak-tebakan, bahwa suhu air juga dapat mempengaruhi rasa espresso dan juga mempengaruhi ekstraksi, tapi tebakan ini bukan sebuah isu setelah dilakukan uji coba yang objektif yang dilakukan oleh beberapa barista di Five Sense Barista Academy. Mencari perbedaan karakter rasa kopi yang dihasilkan dari perbedaan suhu air ketika membuatnya, dan jelas berbeda walaupun dalam skala kecil, TDS juga menunjukkan perbedaan karakter si kopi.

Brew Temperature

Menyeduhnya dengan air suhu yang lebih panas secara teori akan mempercepat ekstrasi kopi dan ini mengacu pada karakter rasa yang dihasilkan tidak optimal, karakter rasa hilang dengan seduhan air yang panas. Sebaliknya, dengan air suhu yang lebih dingin ekstraksi kopi akan lambat dan memiliki banyak waktu untuk mengeluarkan semua karakter rasa si kopi, termasuk jugalah karakter asam yang tak nyaman yang ada pada kopi.

credit: laman pencari

Suhu yang panas saat menyeduh akan meningkatkan body dan rasa manis yang dimiliki si kopi, dengan titik suhu yang tepat akan menciptakan karakter bitterness. Dan sebaliknya suhu yang dingin saat menyeduh akan mengurangi body, rasa manis juga, dan akan memiliki karakter asam. Uji ini pada skala perhitungan lainnya disamakan, dan solusinya saat kalibrasi suhu untuk jenis biji kopi tertentu, menurunkan suhu air akan meningkatkan karakter asam si kopi dan menaikkan suhu air akan menurunkan karakter asam si kopi, cobalah sampai menemukan rasa kopi yang nyaman dan nikmat.

src: fivesenses.com.au img: flickr

6,154 total views, 4 views today

1 Comment
  1. Terimakasih infonya min..
    Tapi saya mau tanya, gmana sih sebaiknya penyimpanan yang baik bagi kopi yang telah menjadi bubuk..?
    Trus penyajiannya, sebaiknya dengan suhu air berapa derajat Celcius, agar tetap nyaman menikmati kopi tersebut, terimakasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published.