AEROPRESS GO: BENARKAH LEBIH PRAKTIS?

Kita sudah lama terpesona dengan kemudahan, kepraktisan dan daya tahan Aeropress yang luar biasa. Akankah kehadiran Aeropress Go membuat kita jatuh hati sekali lagi?

SAAT Aeropress Go dirilis, sambutan para pencinta Aeropress generasi pertama cukup meriah. Apalagi Aeropress Go ini digadang-gadang sebagai alat kopi praktis yang dilengkapi banyak ‘fitur’ baru. Tak seperti ‘kakaknya’ Aeropress biasa yang sederhana dalam tote bag yang dilengkapi paper filter, sendok takar dan adukan, si Aeropress Go memiliki cangkir bertutup yang di dalamnya terdapat beragam kebutuhan seperti paper filter dan ‘dompetnya’, pengaduk dan juga sendok. Juga secara berani muncul dalam ukuran yang lebih kecil!

Ukurannya yang dikurangi ini yang menjadi perdebatan di kalangan perkopian. James Hoffman dalam ulasannya di YouTube mengatakan bahwa ukuran Aeropress Go yang menjadi lebih kecil akan menimbulkan masalah baru. Karena dia menilai bahwa Aeropress seri lama saja sudah kecil ukurannya dan tidak bisa menyeduh dalam kapasitas besar dalam sekali seduh. Namun untuk saya dan beberapa rekan seperkopian, ukuran kecil Aeropress Go ini menjadi berkah tersendiri karena mudah dibawa kemana-mana dan tidak memakan banyak tempat dalam tas! Kalau ingin seduh lebih banyak bisa membuat kopinya dengan rasio yang lebih kental lalu dicampur dengan air panas. Masalah bisa ditangani sejauh ini!

Lalu seperti judul di atas, apakah Aeropress Go ini benar-benar lebih praktis? Untuk saya iya. Karena sejujurnya melakukan perjalanan terutama di luar ruangan, saya cukup malas membawa cangkir tambahan untuk hasil seduhan. Aeropress Go menyediakan cangkir itu dalam wujud tumbler dengan penutup yang sekaligus menjadi sarung Aeropress dan pernak-perniknya.

Kepraktisan lain hadir pada pengaduk yang bisa dilipat menjadi sangat kecil. Ini layak diapresiasi. Selain kehadiran wadah paper filter juga cukup saya apresiasi mengingat selama ini saat membawa paper filter untuk Aeropress biasanya bentuk paper filter saya akan berubah-ubah. Ada yang terlipat, kotor atau yang paling parah berceceran dan terkontaminas hal lain. Maklum di perjalanan biasanya ada-ada saja yang terjadi. ‘Dompet’ paper filter ini cukup tipis dan memuat berlembar-lembar paper filter. Sangat praktis.

Lalu mana yang lebih baik Aeropress atau Aeropress Go? Menurut kami yang lebih praktis untuk dibawa kemana-mana tentulah Aeropress Go karena sudah dalam bentuk bundle yang compact. Semua yang dibutuhkan ada dalam satu genggaman berupa tumbler. Juga lebih ringan sedikit dengan berat 323 gram​ sedangkan Aeropress beratnya 390 gram. Aeropress biasa lebih panjang dan tidak dilengkapi tumbler meski bisa dibawa juga dengan kelengkapan tote bag-nya. Oleh karena itu, Aeropress seri lama lebih cocok untuk penggunaan harian.

Untuk hasil seduhan? Keduanya hampir sama hanya berbeda rasio hasil saja mengingat ukurannya yang berbeda. Jika disuruh harus memilih saya akan memilih Aeropress Go karena tingkat kepraktisannya yang lebih asyik. Namun apapun itu, Aeropress tetaplah Aeropress yang pesonanya akan tertinggal lama di setiap hati kita.

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.