PENTING GUNAKAN ALAT DISTRIBUSI UNTUK BUAT ESPRESSO

Dari balik meja bar, pernahkah mengintip barista yang sedang membuat espresso untuk disajikan pada pelanggan mereka, adakah yang membuatmu bertanya-tanya salah satu peralatan unik yang digunakan mereka?

DISTRIBUSI bubuk kopi yang dilakukan untuk membuat espresso merupakan perlakuan khusus untuk bubuk kopi sebelum portafilter ditamping kemudian dipasang ke grouphead dan dishot untuk mengaliri air secara cepat. Teknik yang dilakukan barista untuk melakukan distribusi bubuk kopi beragam, dan hal ini mampu meningkatkan ekstraksi kopi yang menyeluruh ketika air yang dishot mengaliri secara cepat menutu portafilter.

Secara sederhana konsep distribusi bubuk kopi dilakukan untuk memastikan bahwa bubuk kopi yang dimasukkan ke portafilter sudah dalam keadaan sama rata di tiap sisi filter basket. Karena tamping saja tidak cukup untuk memastikan bagian dalam bubuk kopi dalam skala yang sama. Tanpa distribusi bubuk kopi jika hanya sekedar tamping memang terlihat permukaan bubuk kopi merata, tapi bagian dalam belum tentu rata pada skala yang sama, dan hal ini mengganggu ekstraksi yang optimal.

Umumnya barista yang mempersiapkan sajian espresso melakukan banyak teknik distribusi bubuk kopi sesuai mana yang nyaman menurut mereka. Ada yang menggunakan teknik finger swipe, ada yang langsung tamping, dan paling banyak menggunakan alat distribusi bubuk kopi. Dengan alat distribusi bubuk kopi memudahkan barista mencapai ekstraksi yang baik ketika dishot, dan bahkan tidak perlu keahlian khusus untuk menggunakannya. Tentunya sangat berbeda jika menggunakan teknik finger swipe yang harus memiliki keahlian khusus, untuk memastikan bubuk kopi merata keseluruhan menggunakan jari tangan. Berikut alat distribusi bubuk kopi yang paling banyak digunakan barista untuk memastikan ruang filter basket terisi menyeluruh oleh bubuk kopi.

Pullman – Chisel Re-Distribution

Pada prosesnya, alat distribusi ini fokus pada distribusi penekanan, meratakan bubuk kopi dari bagian atas permukaan bubuk kopi. Kedalaman untuk meratakan bubuk kopi pada filter basket bisa diatur sesuai keinginan, jarak pinggiran hingga menyentuh bubuk kopi bisa disesuaikan mulai 7-14 mm. Diameter dari alat distribusi ini adalah 58.4 sehingga sesuai untuk filter basket komersil yang sering digunakan. Terbuat dari stainless steel pada bagian base dan collarnya.

Untuk yang mengedepankan kecepatan persiapan, alat distribusi seperti ini terbilang sangat nyaman untuk digunakan. Sehingga kualitas sajian kopi optimal dan konsisten ketika didistribusikan ke filter basket kemudian selanjutnya membantu hasil tamping yang sempurna.

ONA Coffee Distributor (OCD)

Hampir mirip Chisel Re-Distribution dari Pullman, OCD juga mengedepankan pendistribusian dari permukaan atas bubuk kopi, menekannya dan memutarnya untuk meratakan bubuk kopi agar menyebar ke tiap sisi filter basket. Alat ini didesain untuk membantu pekerjaan barista menemukan persiapa yang maksimal untuk menyajikan espresso. Dengan memperhatikan konsep dasar distribusi, maka OCD mengedepankan hasil distribusi yang konsisten dan dapat menciptakan espresso berkualitas. Diameternya 58,5 sangat ideal untuk filter basket yang sering digunakan untuk komersil.

Sesuaikan terlebih dahulu kedalaman untuk menekan bubuk kopi dan mendistribusikannya, setelah bubuk kopi dimasukan ke portafilter maka selanjutnya memasangkan OCD ke portafilter. Memutarnya 3 kali dengan jeda untuk memberi kesempatan bubuk kopi lega dan kemudian memutarnya lagi. Selanjutnya tamping untuk memastikan kepadatan bubuk kopi sudah sesuai untuk menghasilkan espresso yang nikmat.

TWISTER
Untuk yang mencintai ritual espresso alat distribusi bubuk kopi ini sangat sesuai, bagi mereka para home barista pasti memilih twister sebagai alat distribusi bubuk kopi mereka. Karena butuh waktu yang lama dibandingkan dengan alat distribusi kopi lainnya, bukan berarti tidak sesuai dengan penggunaan komersil hanya saja akan memakan waktu untuk mempersiapkan bubuk kopi pada protafilter. Tapi hasilnya sangat optimal meratakan bubuk kopi dari bagian dasar filter basket.

Penggunaannya, twister dipasangkan pada portafilter kemudian masukkan bubuk kopi maka selanjutnya setelah bubuk kopi tertahan pada twister, putar bagian atas twister untuk menjatuhkan bubuk kopi sedikit demi sedikit. Bubuk kopi yang terdistribusi ke setiap sisi filter basket menjadi rata, dan kemudian lepas alat twister selanjutnya melakukan tamping untuk sentuhan akhirnya. Berbeda dengan konsep penggunaan OCD-ONA atau pun Pullman Chisel yang mendistribusikan bubuk kopi dari bagian atas permukaan bubuk kopi.

img: gsdglobaltrading.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.