ANALISA TDS AIR SEDUHAN UNTUK SEDUH KOPI DAN PENGARUHNYA

Untuk menyajikan secangkir kopi yang penuh nikmat, tidak hanya membutuhkan biji kopi yang bagus, tapi juga harus memperhatikan air seduhan yang digunakan untuk mengekstraksi si kopi.

KUALITAS biji kopi memang sangat diperlukan untuk menyajikan kopi yang nikmat, namun kualitas air juga perlu diperhatikan. Yang paling familiar untuk menguji kualitas dari air adalah TDS (Total Dissolved Solids). Dengan TDS, kita dapat mengetahui jumlah kandungan zat larut yang ada pada air, seperti mineral, garam, dan lainnya. Jika menganalisa air dari berbagai daerah mengapa bisa memiliki perbedaan rasa, karena hal tersebut menjelaskan perbedaan daerah maka berbeda juga kandungan zat larut yang terdapat pada masing-masing air.

Kopi secara garis besar 96% merupakan air, maka sudah menjadi hal penting sebelum menyeduh kopi harus mengenal air yang digunakan untuk menyeduh kopi. Mengukur kandungan zat larut pada air menggunakan TDS, akan menampilkan satuan “ppm” singkatan dari parts per million.

credit: ecooe.com

TDS air bukan hanya sekadar mengukur konsentrasi zat yang larut dalam air tersebut, melainkan menjadi acuan bahwa air dengan ukuran TDS tertentu dapat mempengaruhi rasa dari kopi. Dengan mengetahui kadar TDS air seduhan, kita juga dapat mengetahui bagaimana proses ekstraksi dari si kopi. Secara umum, TDS yang tinggi memiliki kandungan mineral yang tinggi, sehingga ketika digunakan untuk mengekstraksi kopi cenderung lebih sedikit untuk dapat menyerap bubuk kopi. Menurut Specialty Coffee Association of America (SCAA) kisaran TDS yang ideal untuk air seduhan yang digunakan untuk menyeduh kopi adalah 75-250 ppm. Namun, paling optimal untuk menemukan keseimbangan rasa adalah pada titik ukur 100 – 150 ppm, dengan catatan diekstraksi dengan baik maka karakter rasa akan seimbang.

Sebuah analisa air seduhan yang dilakukan oleh Raleigh Coffee Company menjelaskan bahwa dengan biji kopi yang sama namun berbeda kadar TDS air maka memiliki perbedaan ketika mengekstraksi rasa. Saya kutip, 5 jenis air dari evaluasi 10 jenis air yang berbeda di ambil dari wilayah yang berbeda menjelaskan sebagai berikut.

TDS Sample Aroma Break Taste
TDS 320 sour/salty orange cream salty/sulfur
TDS 141 flat clean/flat flat
TDS 24 grain/milk chocolate orange/chocolate orange/sweet milk chocolate
TDS 117 citrus clean/grain grain
TDS 125 clean citrus clean

 

Analisa yang dilakukan adalah mengukur air menggunakan TDS dengan biji kopi yang sama single origin Costa Rica, dan kemudian melakukan cupping score untuk masing-masing jenis air. Menganalisa bagaimana aroma ketika bubuk kopi pada tahap blooming, bagaimana aroma ketika kopi diaduk, dan bagaimana karakter rasa yang terbentuk. Kamu juga bisa kok melakukan eksperimen kecil di rumahmu, mengukur TDS air seduhan yang akan kamu gunakan untuk seduh kopi sendiri.

src: raleighcoffeecompany.com img: google image

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.