APA KABAR ALAT KOPIMU YANG BIASA DIPAKAI DI PERJALANAN?

Pandemi membuat banyak orang lebih banyak tinggal di rumah dan tidak melakukan perjalanan. Lalu apa kabar alat-alat kopi kita yang biasa kita pakai di perjalanan?

ARTIKEL ini ditulis karena beberapa hari lalu saya melihat alat seduh yang sudah lama tidak digunakan. Alat seduh bernama Munieq Tetra Drip ini biasa saya bawa jika berpergian. Entah untuk perjalanan yang berkaitan dengan pekerjaan maupun jalan-jalan bernuansa liburan. Alat ini adalah penetes kopi yang bisa dibongkar pasang sehingga sangat praktis dibawa kemana-mana.

Karena tidak kemana-mana dalam dua bulan ini, tentu si alat kopi ini tersimpan rapi di tempatnya. Tidak rapi-rapi amat dan sebenarnya agak berdebu. Jadi saya tiba-tiba berpikir apa kabar teman-teman lain yang punya alat kopi khusus perjalanan ya? Semacam Nanopresso, Minipresso, Cafflano Klassic, Handpresso dan masih banyak lagi. Akankah alat-alat kopinya menanggur hingga waktu yang tak ditentukan?

credit: munieq.jp

Yuk Pakai Alat Seduhnya Yuk!
Jika alat kopimu tidak dipakai otomatis fungsinya menjadi tiada. Maka saya pun memutuskan untuk memakai Munieq Tetra Drip ini untuk menyeduh di rumah. Perasaannya agak berbeda memang karena biasanya alat ini dipakai seduh di sebuah tempat baru. Entah kamar hotel, teras villa, halaman belakang rumah saudara atau di pinggiran sungai sambil piknik.

Namun meski seduhnya di rumah, kenangan akan perjalanan yang pernah dilewati dengan alat kopi ini menguar begitu saja. Aneh ya betapa alat kopi dan proses seduhnya bisa membuat saya begitu sentimental.

Oh iya, jika kamu punya espresso maker portable sebaiknya dipakai saja. Selain biar beda saja suasana seduhnya, dengan memakai alat ini berarti sekaligus mencek kembali fungsi alatnya. Seperti mobil yang sudah lama tak terpakai dan kemungkinan jadi macet, maka beberapa alat kopi juga bisa mengalami kejadian yang sama. Jadi kenapa tak coba seduh dengan alat kopi portable meskipun kitanya di rumah saja, kan?

Bagaimana dengan Menyewakan Alat Kopinya?

Punya beberapa alat kopi yang biasa dibawa di perjalanan tapi tidak terpakai? Bagaimana jika disewakan? Mungkin bisa menambah uang jajan dan tentu bisa membantu sesama teman seperkopian untuk ngopi hemat dan enak di rumah. Ya, tapi musti ada perjanjian biar tak ada yang dirugikan juga. Mumpung alat kopinya tak terpakai karena lebaran kali ini tak ada yang mudik, bukan?

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.