APAKAH BISNIS KOKOA BISA SESUKSES KOPI?

Kokoa dan kopi memiliki kesamaan yaitu sama-sama merupakan biji yang kemudian diolah menjadi minuman nikmat. Namun apakah bisnis kokoa ini bisa sesukses kopi?

Sebelum masuk ke pembahasan mari ketahui terlebih dahulu bahwa kakao adalah buah cikal bakal cokelat. Dengan kata lain kakao adalah buah cokelat yang bukan menjadi cokelat yang biasa kita nikmat. Sedangkan cokelat yang biasa kita kenal adalah kokoa, yang merupakan biji dari kakao itu sendiri. Kokoa adalah biji yang kemudian diolah menjadi bubuk dan dijadikan macam-macam. Mulai jadi minuman, makanan atau turunan lainnya.

 

Lalu benarkah bisnis kokoa ini sama cerahnya dengan kopi? Mengingat keduanya sama-sama berasal dari biji dan dinikmati sebagian besar sebagai minuman? Bisnis kokoa tentu sudah memiliki masa depan yang cerah karena menghasilkan banyak sekali camilan dan makanan lainnya. Kafe atau kedai kopi mana yang tak ada cokelatnya? Namun untuk menjadi makanan.

Kalau bicara soal minuman lain cerita. Minuman cokelat memiliki penggemar namun hanya sebatas minuman begitu saja. Belum ada fanatisme yang terjadi diminuman cokelat ini, ya setidaknya untuk konsumen nusantara sejauh pengamatan kami. Meski begitu menurut saya pribadi, kokoa memiliki sedikit titik cerah. Terbukti dari beberapa kedai kopi yang sudah menyuguhkan aneka single origin cokelat.

Ya teman, kami tidak salah dengar. Saya sendiri pun cukup takjub. Setidaknya satu setengah tahun belakangan saya sudah bisa memesan cokelat di beberapa kedai kopi spesialti dengan pilihan yang banyak. Minuman cokelat tak hanya hadir dalam satu pilihan, tetapi banyak. Ada single origin cokelat dari Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung bahkan di pulau-pulau seperti Sulawesi dan Kalimantan.

Credit : 1zoom.net

Seperti single origin kopi, cokelat pun memiliki notes yang secara mengejutkan begitu beragam. Saya pikir dulu cokelat hanya satu rasa. Atau paling tidak ada yang pekat, pahit, sedikit manis dan lain sebagainya. Sungguh dungunya saya.

Menurut beberapa pemilik kedai kopi yang menyediakan single origin cokelat ini, bisnis cokelat mulai melihat pasar specialty. Pasar yang sudah cerdas dan tahu apa yang mereka mau. Dan meskipun harganya sedikit lebih mahal dari cokelat panas biasa, namun cokelat ini memberi nilai dan rasa yang memuaskan. Setidaknya untuk saya.

Lalu kembali ke pertanyaan awal. Apakah bisnis kokoa bisa sesukses kopi? Mungkin peluangnya ada hanya saja masyarakat harus diedukasi. Pelan tapi selalu ada harapan. Dan semoga saja masyarakat bisa mengapresiasi cokelat spesialti yang menambah khasanah dan keseruan kita dalam menikmati kopi. Dan para petani cokelat di hulu harus ikut serta diedukasi agar menghasilkan kakao yang mutunya baik. Bukan begitu?

 

Foto utama dari cbc.cc

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.