APAKAH KOPI DAN SATWA LIAR BISA HIDUP BERDAMPINGAN?

Banyak yang beranggapan bahwa lahan pertanian yang dibuka di suatu tempat bisa merusak keragaman hayati yang sudah berhabitat dengan baik di sana. Hal ini tidak terjadi jika kamu menanam kopi.

KOPI adalah tanaman yang mampu hidup di antara pohon lain dan bahkan berbentuk semak. Jadi kopi jika kamu ingin menanam kopi kamu tidak perlu menebang atau membuka lahan dengan merusak ekosistem yang sudah ada di sana. Tanaman kopi seperti disunting dari NewYork Times mengatakan bahwa kopi dan satwa liar mampu hidup berdampingan tanpa saling terganggu satu sama lain. Bahkan para peneliti dari California Amerika Serikat mengatakan bahwa kopi justru melindungi satwa liar khususnya hewan-hewan kecil.

Baru-baru ini dilakukan penelitian oleh Dr. Karanth seorang pemilik dari Wild Kaapi asal India dan beberapa rekan penelitinya terhadap spesies burung yang hidup di perkebunan kopi yang ada di Ghats India. Ditemukan kurang-lebih 204 spesies burung termasuk parkit, bulbul dan beberapa jenis lainnya. Mereka meneliti tentang akankan perubahan pertanian kopi dari robusta ke arabika mengalami perubahan juga pada ekosistem burung-burung yang hidup di sana. Ternyata jawabannya tidak sama sekali.

credit: newyork times

Peralihan tanaman kopi dari robusta dan arabika ini terjadi sangat alamiah dan halus sekali. Tidak terjadi perubahan yang signifikan terhadap kawanan burung yang hidup dengan baik di sana. Hal ini sangat berbeda saat seseorang membuka lahan untuk tanaman karet atau lainnya. Tanaman karet mengharuskan siapapun menebang pohon-pohon dalam jumlah yang besar dan tentunya sangat berpengaruh pada ekosistem burung-burung dan satwa liar lainnya.

Sungguh ajaib tanaman kopi yang tak hanya memiliki rasa nikmat, khasiat hebat bahkan kini diketahui bahwa kehadirannya pun tidak menganggu makhluk apapun di semesta raya ini. Kopi menampingi apapun yang hidup di sekitarnya. Sebuah tanaman yang filosofis karena seperti hidup yang tak bisa sendirian, kopi menjalin kemesraan dengan apapun yang hadir di sekelilingnya. Semoga para pelaku industri kopi tak pernah merusak apapun yang dihadirkan di bumi pertiwi.

Artikel disunting dari NewYork Times.

Foto utama dari situs pencarian lainnya.

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.