% ARABICA SHANGHAI ROASTERY

Menemukan kedai-kedai kopi favorit di Shanghai ternyata tak semudah kelihatannya. Apalagi ketika tempat ini tidak memperbolehkan menggunakan Google Maps. Ha-ha-ha.

HARI ketiga di Shanghai tentulah kami siap untuk menjelajah kedai-kedai kopi lain. Kali ini kami ingin menyambangi sebuah kedai kopi asal Kyoto, Jepang bernama % Arabica yang sekarang sudah ada cabangnya di Shanghai. Kami memang selalu menyempatkan diri mampir di % Arabica di mana pun kota dan negaranya. Ada semacam keharusan yang tak bernama.

Namanya di negeri asing, pastilah mencari tempat ngopinya harus dibantu oleh Google Maps. Dan apa daya karena seperti diketahui Republik Rakyat China menutup semua akses asing, maka Google Maps pun ikutan diblokir. Cara satu-satunya adalah dengan mengunduh Baidu Maps yang memang digunakan di negeri ini. Dan setelah drama tersesat di sana-sini akhirnya kami sampai juga!

% Arabica Shanghai Roastery ini ternyata berada di kawasan yang disebut Rockbund. Berdiri gagah di salah satu gedung berdesain awal abad 20-an. Gedungnya anggun dengan pencahayaan matahari yang cukup. Membuat siapa saja yang mampir dapat merasakan cahaya masuk yang memberi efek menyenangkan. Di depannya berjejer beberapa meja dan kursi untuk mereka yang ingin ngopi di luar.

Saat kami masuk sebuah mesin sangrai Probat UG 22 besar sedang menyangrai kopi. Aromanya menyerbak dengan begitu harum. Kami senang sekali dengan tempat ini karena di dalamnya ternyata didesain minimalis sehingga terasa sangat lega dan luas. Jika ingin ke sini sebaiknya kalian jangan datang dengan keadaan lapar karena tak ada menu makanan. Bahkan camilan atau pastry pun sama sekali tak ada.

Untunglah kami sudah kenyang dan ke sini memang mau ngopi saja. Kami memesan caffe latte yang diracik dari mesin espresso Slayer yang dimodifikasi dengan sentuhan kayu yang berciri khas % Arabica sekali. Kami melihat ada dua mesin espresso Slayer di sana yang bisa menunjang kinerja dengan cepat saat kedai sedang ramai-ramainya. Kami juga melihat mesin penggiling Mazzer Robur yang tangguh.

Caffe latte yang kami pesan disajikan di dalam paper cup dan ternyata rasanya enak juga dengan bitter sweet yang pahit di awal namun creamy dan manis di akhir-akhir. Mungkin memang begini ciri dari caffe latte % Arabica. Karena di Jepang yang kami coba juga mirip seperti ini rasanya. Selain itu kami memesan filter coffee dan karena sedang beruntung kali ini mereka menyediakannya. Karena kalau kedai sedang ramai biasanya mereka tak punya waktu untuk seduh manual. Kali ini mereka menyeduh dengan Chemex tapi kami lupa apa single origin-nya. Rasanya boleh juga untuk ukuran % Arabica.

Intinya seperti namanya, % Arabica Shanghai Roastery ini adalah roastery besar yang merangkap kedai kopi. Suasana menyenangkan dan rasa kopi yang nikmat membuat tempat ini wajib kalian datangi jika bertandang ke Shanghai!

% Arabica Shanghai Roastery

Associate Mission Building, No.169,

Yuanmingyuan Road, Shanghai, China

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.