BAGAIMANA JADINYA JIKA KOPI DICAMPUR DENGAN CABAI

Sebuah sajian espresso yang ditambahkan dengan bubuk cabai, buat penasaran untuk mencobanya.

SEPERTI apa kopi favorit kamu, hanya kamulah yang mengetahuinya karena kopi bisa dibilang merupakan hasrat penikmatnya. Jika ingin mengawali hari dan bergelut dengan segala aktifitas sebaiknya kamu memilih sajian espresso, atau ingin bersahabat dengan waktu luang bisa dengan sajian manual brew dan sedikit cemilan mungkin akan menciptakan kesan. Namun, jika belum puas dengan sajian kopi hari ini, kamu boleh saja berimprovisasi untuk menyiasati profil rasa di secangkir kopi kamu.

Ada hal yang mengasyikan, mungkin bisa menjadi referensi kamu untuk mencoba menikmati kopi yang sedikit berbeda dari hari biasanya. Jika kamu mencintai karakter rasa pedas, dan terbiasa mengkonsumsi makanan yang agak spicy, pastinya kamu akan terkejut bahwa kopi memiliki karakter rasa yang spicy juga. Faktanya karakter rasa spicy terdapat pada beberapa jenis kopi walaupun karakter rasa tersebut tidak terlalu jelas, hal ini bisa dipengaruhi pada masa penanaman atau juga di tahap sangrai.

Lalu, bagaimana menurut kamu jika karakter rasa spicy ini sengaja ditambahkan ke sajian kopi, tentu akan menggugah rasa penasaran untuk mencobanya. Sebenarnya menambahkan kesan pedas pada sajian kopi bukan hal baru, banyak referensi menu sajian kopi sengaja memberikan profil rasa spicy seperti Morrocan Spice Coffee, Pumpkin Spice Latte dan ada juga Mexican Spice Coffee.

credit: engrano.nl

Sebuah artikel yang saya temukan, membagikan pengalaman membuat espresso dengan menambahkan bubuk cabai kering khas Meksiko. Cabai kering khas Meksiko adalah cabai guajillo merupakan cabai kering yang sering digunakan sebagai bumbu khas pada masakan di Meksiko. Dipilih untuk dicampur ke sajian espresso karena menurut pemilik artikel di engrano.nl, cabai guajillo memiliki sedikit karakter rasa acidity, smokey dan fruity.

Cabai guajillo tadi dipotong kecil kemudian ditumbuk dengan mortar hingga menjadi bubuk, dan selanjutnya dimasukkan ke portafilter bersamaan dengan bubuk kopi dan ditamping. Untuk disajikan dengan manual brew, mungkin bisa dimasukkan bersamaan bubuk kopi pada dripper, french press, dan manual brew lainnya. Seberapa banyak cabai guajillo yang dimasukkan, lebih baik tidak terlalu banyak cukuplah sesuai kebutuhan untuk memberi kesan spicy pada espresso.

Karakter rasa yang tercipta pada sajian espresso dengan cabai guajillo sangat menarik. Awalnya, kesan yang muncul seperti sajian espresso pada umumnya, namun setelah kopi mulai diteguk ada perasaan menggelitik di lidah sebuah aftertaste paduan dominan kopi dan sedikit kesan dari cabai. Pedas yang timbul berbeda dengan ketika makan makanan pedas, tapi pedas yang nyaman di mulut. Sebabnya, cukuplah sedikit saja untuk menambahkan cabai kering guajillo ke sajian espresso agar karakter rasa lebih menarik.

Apa pun bahan lain yang ditambahkan untuk dipadukan dengan sajian kopi, baiknya tidak terlalu banyak agar tidak mengganggu rasa dari kopi dan menjadi tidak menarik lagi. Pernahkah kamu melakukan eksperimen, menambahkan sajian kopi dengan bahan lainnya?

src: engrano.nl img: getty images matt gibson

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.