BAGAIMANA MENEMUKAN KOPI ENAK VERSIMU?

Kopi itu luar biasa subjektifnya. Maka untuk menyimpulkan secangkir kopi enak pastilah beda-beda versinya pada setiap orang.

APA kopi yang enak itu? Pertanyaan yang kerap datang dengan jawaban yang itu-itu saja. Kopi yang enak adalah kopi yang bisa dinikmati lidahmu tak perlu orang lain bilang apa. Maka jika ingin menemukan kopi yang enak dan bisa kamu nikmati, sebaiknya baca dulu poin-poin berikut ini. Mana tahu kelak bertemu jodoh kopi yang bisa nyangkut di hati. Selamat menemukan kopi enak versimu ya!

1. Pahit atau Asam?

Jika enaknya kopi menurut lidahmu merujuk pada kata ‘pahit’ maka temukanlah kopi-kopi yang membawa bitterness, chocolaty, earthy dan teman-temannya pada catatan rasanya. Lidahmu ternyata menyukai sesuatu yang ‘berat’ dan ‘intens’. Untuk itu single origin yang memiliki cupping notes yang disebut di atas adalah yang paling cocok untukmu. Selain memilih single origin dengan cupping notes demikian, kamu juga memperhatikan roasting level, cara seduh, temperatur suhu dan alat seduh yang digunakan. Semua ini memengaruhi rasa dan keluarnya cupping notes yang diinginkan. Dan kemudian menghasilkan secangkir kopi yang bisa menjadi ‘enak’ versi lidahmu.

Sedangkan jika enak untukmu merujuk pada kata ‘asam’ (asam yang dimaksud adalah asam buah yang nyaman bukan asam cuka yang tak aman), maka pastikan memilih single origin dengan catatan rasa fruity, rasa bebuahan yang ditampilkan pada kemasan serta sweetness after taste. Enaknya kopi versimu biasanya merujuk pada rasa yang tidak pahit. Roasting level juga tidak mungkin lebih dari light roast dan tentu semua ini juga dipengaruhi oleh cara seduh dan alat seduhnya juga.

2. Espresso atau Filter Coffee?

Di mata beberapa orang, ‘enak’ adalah kental dan pahit. Maka jika sudah begini espresso dan turunannya sudah pasti menjadi definisi enak bagi lidah mereka. Seperti diketahui banyak orang yang menganggap kopi encer ala filter coffee dengan warna nyaris sama seperti warna teh bukanlah kopi. Untuk menemukan kopi enak versi lidahmu maka kamu harus tahu dulu seleramu merujuk ke mana. Jika benar enak bagimu adalah pahit, kental dan intense, maka espresso adalah jawaban. Tapi jika sebaliknya, maka filter coffee dengan notes yang beragam bisa jadi pelabuhan terakhir lidahmu.

3. Susu atau Tanpa Susu?

Kopi dengan susu adalah ‘bagian lain’ dari tipe minuman kopi. Jika enak versimu adalah bukan sekedar kopi saja, maka sudah pasti latte, cappuccino, flat white dan teman-temannyalah jodohmu yang kamu cari-cari selama ini. Tak apa jika hanya mampu menikmati kopi bersusu, enak versi setiap orang beda-beda dan tak mungkin dipaksa. Lagian meskipun bersusu, ‘kan tetap kopi jua.

Lalu, bagaimana kopi enak versimu?

Foto utama dari fitlife.tv

 

 

1,366 total views, 2 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.