BAGAIMANA SEHARUSNYA MENYIMPAN KOPI SISA SEDUH?

Tidak semua orang bisa menghabiskan kopi yang dia seduh. Kadang-kadang sisa kopi bisa menjadi dilema karena dibuang sayang, diminum pun sudah tak ingin lagi.

MAKA beberapa orang mulai bertanya kepada saya perihal kopi sisa seduh ini. Apakah kopi sisa seduh ini bisa diminum lain waktu? Kalau iya, bagaimana cara penyimpanannya agar rasanya tak berkurang dan tak mengganggu kesehatan juga? Menurut pengalaman pribadi saya, jika kopi yang saya seduh tidak bisa saya habiskan, saya menjadikannya batu es kopi alias coffee cubes dan simpang di freezer. Di sini kopi bisa bertahan berminggu-minggu. Tentu nikmat jika dinikmati saat cuaca panas menggigit.

Jika tidak ingin membuat coffee cubes, saya menemukan jawaban lain yang saya baca di sebuah situs kopi. Kopi yang sudah diseduh bisa disimpan di lemari es. Caranya pun cukup mudah. Pertama, kamu harus benar-benar menurunkan suhu kopi tersebut sebelum disimpan. Biarkan kopi tersebut mendingin dan menyentuh suhu ruang.

Setelah itu, siapkan wadah kedap udara dan tuang kopimu ke dalamnya. Untuk kopi dingin yang nikmat simpan wadah yang berisi kopi tadi di dalam lemari es. Kopi dingin ini bisa awet dan sedap rasanya hingga 2-3 minggu asal tetap tertutup rapat. Karena kita tak mau ‘kan terkontaminasi dengan bau lain di lemari es. Kadang-kadang saya menikmati kopi dingin ini dengan sepotong tipis lemon dan daun mint.

Selesai perkara menyimpan kopi sisa seduh dalam bentuk dingin, lalu bagaimana jika kita mau menikmatinya nanti dalam suhu yang hangat? Well, jawabannya sesederhana menyimpannya dalam tumbler kopi tahan panas. Rata-rata tumbler kopi bisa bertahan hingga 6 jam saja. Lebih dari itu tak ada jaminan pasti. Setelah 6 jam biasanya rasa kopi tak banyak berubah. Oh iya, pengalaman saya menyimpannya di Bialetti Thermic Pop atau Eva Solo Thermo To Go Cup.

Namun sebaik-baiknya kamu menyimpan kopi yang tak habis kamu minum seusai seduh, tak ada yang mengalahkan nikmat kopi seusai seduh. Maka dari itu, sebelum seduh timbang kopimu baik-baik. Seduh secukupnya dan jika tak cukup bisa seduh untuk kedua kali kan? Daripada ujung-ujungnya malah tak bisa dihabiskan.

Kalau kamu sering simpan kopi yang tak habis juga? Atau justru dibuang begitu saja?

Foto utama dari  delicious.com.au

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.