BEAN SPROUT CAFE PENANG

Untuk urusan kedai kopi, saya sering terlibat perasaan paling klise: “jatuh cinta pada pandangan pertama”.

PENANG atau Pulau Penang adalah destinasi paling menyenangkan jika kamu memiliki jadwal cuti yang sempit. Saya sendiri suka ke sini jika sedang sumpek dengan kota sendiri dan merindu ngopi-ngopi di Georgetown yang antik dan cantik. Seperti biasa setiap sore saya suka berjalan kaki di sekitaran Georgetown. Melihat-lihat manusia sambil berhenti jajan ini-itu yang mungkin tidak saya temukan di kota tempat saya berdomisili.

Sore itu hampir pukul 5, dan secara tidak sengaja saya melewati sebuah kedai kopi bertuliskan Bean Sprout  Cafe. Kedai kopi ini tepat berada di seberang Kuan Yin Temple di Jalan Kapitan Keling, tidak jauh juga dari Little India. Dari luar kedai kopi ini sudah memikat hati. Charm old building dengan batu bata yang terekspos sempurna memanggil-manggil saya untuk singgah. Jatuh cinta pada pandangan pertama meski sudah bercangkir-cangkir kopi diteguk, rasanya tak sanggup saya untuk mengabaikan yang satu ini.

Benar saja kawan, Bean Sprout Cafe ini memikat dengan segala yang membangunnya. Sore itu sehabis hujan dan suasana kedai benar-benar lengang. Kursi-kursi kayu begitu cantik serasi dengan gedung tua nan heritage ini. Sore itu kami tidak bisa memesan makanan lagi dikarenakan dapur sudah tidak beroperasi. Di sini setiap hari ada menu breakfast dan brunch yang mungkin lain kali akan kami coba.

Coffee bar di bagian depan sangat menarik hati dengan mesin espresso berlogo ular kobra. Ha-ha-ha. Cukup mengintimidasi mesinnya ya? Karena tak ada coffee filter saya akhirnya memesan Iced Americano yang disajikan di dalam toples. Toples gendut yang lucu sampai-sampai saya geli sendiri melihat minuman saya sendiri. Teman saya memesan piccolo latte yang menurutnya cukup sedap melawan cuaca dingin sehabis hujan. Tapi sebenarnya kami tak terlalu memikirkan rasa kopi lagi karena terlanjur jatuh cinta dengan vibes kedai kopi ini.

Di bagian dalam, kursi-kursi rotan berjejer rapi dengan dinding penuh pot tanaman. Suasana hangat dan intim dibangun di ruangan itu. Sore itu hanya ada satu orang di sana. Duduk diam menikmati kesendiriannya. Di lantai dua ternyata luas sekali. Tapi orang-orang tampaknya lebih suka duduk di bagian outdoor-nya. Mungkin karena bisa melihat kegiatan di jalanan yang sering dilewati ragam manusia rupa-rupa.

Mungkin Bean Sprout ini adalah salah satu kedai kopi favorit saya di Penang. Kedai ini tak berlebihan dalam dekorasi karena gedungnya sudah indah dan rustic dari sananya. Suasana tenang dan nyaman yang dibangunnya membuat siapapun betah duduk dan bekerja berlama-lama. Sayang kami datangnya terlalu sore jadi mereka sudah bersiap-siap akan tutup dan membuat kamu jadi tidak enak sendiri.

Well, lain kali tampaknya harus kembali ke sini dan mencoba makanannya juga. Saya baca di ulasan banyak orang, makanan di sini layak untuk dicoba.

Bean Sprout Cafe
Jalan Masjid Kapitan Keling No. 35, 10200 Georgetown, Penang, Malaysia
+604-261 9798
Jam Buka : 9.30 – 19.00

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.