BELI BIJI KOPI TELITI TANGGAL ROASTING BUKAN TANGGAL KADALUARSA

Benarkah biji kopi bisa kadaluarasa, jika pun itu benar, mengapa tidak tertulis tanggal kadaluarsa di kemasan biji kopi, malahan hanya tanggal roasting.

TERKADANG tanpa sadar ketika kita membeli biji kopi, ada pertanyaan yang mengganggu pikiran kita, yaitu kapan tanggal kadaluarsa dari biji kopi yang kita beli. Pernyataan kadaluarsa mengacu pada produk baik digunakan sebelum tanggal yang tertera pada kemasan, hal ini dikarenakan kita terlalu biasa dengan exp date di banyak produk, alhasil bertanya hal yang sama dengan produk biji kopi. Padahal biji kopi tidak ada mengenal tanggal kadaluarsa untuk menegaskan ketahanan produk, malahan biji kopi hanya mengenal kesegaran yang terjaga.

Kebanyakan orang memahami konsep kadaluarsa suatu produk seperti segelas susu yang asam ketika melebihi tanggal kadaluarsa saat dikonsumsi. Perubahan rasa tidak menyenangkan akan suatu produk, inilah yang disebut sudah kadaluarsa. Biji kopi juga mengalami perubahan dari rasa dan aroma, tapi bukan berarti biji kopi sudah kadaluarsa, istilah tepatnya untuk perubahan pada biji kopi adalah biji kopi tidak segar lagi.

Kesegaran Kopi Identik Dengan Tanggal Roasting

Para pecinta kopi mungkin sudah memahaminya, bawa biji kopi yang tidak segar disebabkan proses oksidasi bukan lamanya rentang waktu konsumsi. Sederhananya, apel yang dibelah dengan apel yang tidak dibelah, apel yang dibelah akan mengalami oksidasi yang cepat dan terpapar udara hingga tidak segar lagi. Bukan berarti apel yang tidak dibelah, tidak teroksidasi namun lamanya waktu oksidasi berbeda. Sebabnya, biji kopi harus dijaga penyimpanan untuk meminimalir kemungkinan terpapar udara sehingga teroksidasi yang menyebabkan aroma dan rasa dari kopi tidak menarik lagi

Kemudian, muncul pertanyaan lain yang menggugah rasa penasaran kita, berapa lama kesegaran kopi akan bertahan setelah proses roasting. Terhitung dari tanggal roasting, biji kopi perlahan sedikit demi sedikit akan menguap, tapi hal ini tidak sama untuk tiap single origin bahkan untuk tiap level roasting. Namun secara umum biji kopi yang masih dikemas rapi, akan bertahan 1 bulan dan akan mulai teroksidasi ketika kemasan biji kopi terbuka dan terpapar udara.

Menjaga Kesegaran Biji Kopi

Jangan menghakimi kopi seperti produk yang memiliki tanggal kadaluarsa, sebab pengertian tanggal kadaluarsa untuk menjelaskan bahwa sebuah produk harus digunakan sebelum tanggal tertera. Dan, beberapa produk pun ada yang sebulan mendekati tanggal kadaluarsa akan mengalami perbedaan rasa, seperti rasa asam atau rasa kurang menyenangkan lainnya. Seperti produk susu alami, akan berubah menjadi asam ketika produk sudah tidak bisa dikonsumsi lagi, namun berbeda dengan biji kopi yang tidak ada tanggal kadaluarsa.

Biji kopi akan berkurang kesegarannya dimulai sejak tanggal roasting, ada yang berkurang secara drastis ada juga yang berkurang dengan perlahan tergantung bagaimana biji kopi diperlakukan. Lebih baik memindahkan biji kopi ke wadah kedap udara untuk menjaga kesegarannya, pun jika ingin menyimpannya pada kemasan, sah saja jika kemasan biji kopi yang digunakan adalah kemasan one way valve. Jangan simpan di tempat yang dingin, karena biji kopi akan mengembun jika diletakan pada tempat yang dingin seperti kulkas, baiknya simpan di tempat bersuhu ruang.

Dan, cara terbaik untuk menentukan biji kopi yang akan dibeli, dengan melihat informasi tanggal roasting dan metode pengolahan biji kopi yang tertera di kemasan. Malahan, untuk beberapa roastery ada yang menjelaskan informasi nama roaster, nama petani, dan nama desa produsen kopi secara spesifik. Maka telitilah sebelum membeli biji kopi, untuk kesegaran yang terjaga ketika menikmati kopi.

src: blandicoffee.com seattlecoffeegear.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.