BENARKAH KOPI BISA MENYEBABKAN KEMBUNG?

Diberkatilah orang-orang yang tubuhnya mampu menerima kopi tanpa efek samping. Karena untuk sebagian orang, kopi KATANYA menyebabkan kembung yang sama sekali tak menyenangkan.

SAAT saya bertemu seorang kenalan yang mengatakan bahwa kopi kerap membuat perutnya kembung rasanya sukar sekali dipercaya. Saya pun mewawancarainya dengan banyak pertanyaan. Mulai dari kopi apa yang diminum atau apakah dia minum kopi saat perut kosong? Jawabannya tak terpecahkan sampai saya bertanya kepada seorang dokter yang mengatakan bahwa kopi itu sendiri bukanlah satu-satunya hal yang bisa menyebabkan perut kembung tapi ada beberapa faktor lain.

Tentu faktor kondisi tubuh seseorang yang berbeda-beda adalah jawabannya. Namun selain itu, faktor cara kita mengonsumsi kopi juga berpengaruh. Meminum kopi dengan susu dan krimer ternyata berpotensi membuat perut kembung lebih besar ketimbang meminum kopi hitam saja. Laktosa yang terkandung di dalam susu dan krimer mengandung gula yang jika dicampurkan ke dalam kopi bisa menyebabkan beberapa orang mengalami gangguan pencernaan.

Enzim di dalam lambung mengalami penurunan saat bertemu laktosa tadi. Sehingga kembung pun menjadi efek samping dari reaksi kopi bersusu yang kerap mereka minum. Dengan kata lain mungkin saja orang-orang yang kerap mengalami perut kembung saat minum kopi sebenarnya rentan terhadap kandungan laktosa. Solusinya adalah jangan minum kopi bersusu. Atau jika pun ingin pakai susu gantilah dengan produk non-dairy. Kamu bisa menggunakan susu kedelai, susu almon atau susu beras.

Selain masalah susu pada kopi tadi, masalah perut kembung setelah ngopi ternyata memang bisa dialami mereka yang pencernaannya sensitif. Bagi kamu yang sering mengalami sembelit, asam lambung, maag atau masalah di sekitar itu sebaiknya mengonsumsi kopi setelah makan dan dalam keadaan perut yang tidak kosong. Juga disarankan untuk tidak mengonsumsi kopi instan, kopi dengan campuran seperti jagung, beras dan buah pinang. Selain itu kalau bisa tidak mengonsumsi kopi robusta karena robusta mengandung kafein dua kali lipat lebih tinggi dari arabika. Tingginya kafein ternyata memengaruhi pencernaan dan menyebabkan kembung.

Intinya jangan takut minum kopi selagi kamu tahu cara yang benar menikmatinya.

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

2 Comments
  1. Sy pikir karena robusta pahit, jd ga mempengaruhi asam lambung. Makanya jarang minum kopi arabika yang cenderung asam.. ;(

Leave a Reply

Your email address will not be published.