BENARKAH TANAMAN NAUNGAN BISA TINGKATKAN TANAMAN KOPI

Nikmatnya secangkir kopi pagi ini adalah berkah alam untuk para penghuni semesta, maka terpujilah para petani kopi yang mengusahakan merawat tanaman kopi berkualitas dengan sungguh-sungguh.

SEKILAS tentang tanaman kopi dan bagaimana bisa sistem penanaman tanaman naungan untuk tanaman kopi bisa tingkatkan profit para petani. Secara awam mungkin kita beranggapan bahwa tidak ada keterkaitannya antara tanaman kopi dengan tanaman naungan yang ditanam di sekitaran tanaman kopi. Tapi ternyata studi baru ini, menjelaskan penelitian bagaimana tanaman naungan memberikan dampak positif terhadap tanaman kopi, khususnya dampak terhadap potensi profit yang didapat. Bahkan dengan mengubah sepertiga lahan yang biasanya menjadi tanaman naungan menjadi dua pertiga tanaman naungan dari jumlah lahan pertanian dapat memaksimalkan potensi keuntungan petani kopi.

Masih banyak para petani kopi tradisional kita yang menggunakan sistem tanam kopi mereka dengan sinar matahari yang menyinari langsung ke tanaman kopi. Dalam sebuah makalah penelitian “ecological economics” oleh para peneliti yang berasal dari Universitas Colombia dan Universitas Cornell, mereka mengeksplorasi seberapa besar tambahan penghasilan dengan mengubah sistem tanam sinar matahari langsung menjadi sistem tanam di bawah tanaman naungan seperti konsep hutan dimana tanaman tinggi menaungi tanaman pendek. Hal ini tentunya meningkatkan keanekaragaman hayati yang lebih besar, contoh kecilnya seperti mendatangkan secara alami burung pemakan hama.

credit: nationalzoo.si.edu

Dalam penelitiannya, mereka menjelaskan bahwa tanaman kopi dengan sinar matahari langsung sering dikaitkan dengan potensi hasil panen yang banyak karena pertumbuhan daun dan buah langsung mendapatkan sinar yang cukup. Hanya saja, tanaman kopi dengan sinar matahari langsung juga dikaitkan dengan biaya yang tinggi untuk mengatasi sejumlah masalah lingkungan seperti upaya meningkatkan degradasi tanah, deforestasi, kurangnya keanekaragaman hayati dan lainnya. Hanya saja mungkin konsumen tidak terlalu memahami tentang konsep tanaman kopi yang ditanam dibawah tanaman naungan. Maka dalam penelitian ini, mereka menganjurkan untuk para petani, pedagang dan penjual kopi mengedukasi konsumen tentang manfaat tanaman kopi yang ditanam di bawah naungan.

Juan Nicolás Hernandez-Aguilera dalam sebuah profil rilis dari Institut Penelitian Internasional untuk Iklim dan Masyarakat di Universitas Columbia, penulis penelitian tersebut mengatakan “Perkiraan kami dapat memandu desain mekanisme berbasis pasar yang bertujuan untuk mempromosikan praktik berkelanjutan pada kopi. Karena itu, implementasi yang efektif dari instrumen-instrumen ini sangat bergantung pada promosi dan pengetahuan yang lebih baik tentang interaksi antara kopi yang ditanam di bawah naungan, pelestarian lingkungan, dan kualitas produk di antara konsumen kopi.”

Lalu apakah konsep seperti ini, bisa diterapkan para petani kopi Indonesia, tentunya yang paling mengetahui tentang kondisi lahan pertanian adalah para petani itu sendiri. Apa pun yang dilakukan untuk mengupayakan hasil yang berkualitas tidak ada salahnya, tapi perlu dipelajari lebih lanjut sebelum diterapkan. Karena dengan konsep tanaman kopi dengan sinar matahari langsung juga masih memberikan manfaat hingga hari ini di beberapa daerah lahan produksi kopi Indonesia.

src: dailycoffeenews.com img: bilderbeste.com

2 Comments
  1. adanya pohon naungan sangat bermanfaat, khususnya pohon polong-polongan keluarga fabaceae spt : petai, jengkol, lamtoro, asam jawa. sengon, trembesi dll
    selain memberikan nitrogen yg dibutuhkan tanaman, juga membuat penguapan berkurang, jadi tdk ada kejadian spt di vietnam yg pohon kopinya mati kering kekurangan air
    selain itu membuat ekosistem kebun lebih baik karena banyak predator yg datang, spt burung juga penyerbukan dari lebah

Leave a Reply

Your email address will not be published.