BIALETTI DAN TRADISI MINUM KOPI DI ITALIA

Untuk bangsa Italia, kopi bukanlah sebuah rutinitas, kopi adalah ritual yang tanpanya hidup takkan berjalan baik-baik saja.

ITALIA dan kopi adalah dua kata yang tak mungkin dipisahkan. Keduanya melekat erat seperti sepasang pecinta yang tak mungkin dilepaskan. Dari zaman tak terdeteksi, kopi adalah minuman yang menjadi cinta pertama bangsa Italia. Dan sejarah telah membuktikan bahwa kopi berjasa banyak untuk negerinya. Bicara kopi di Italia tentulah tak bisa lepas dari sebuah alat kopi yang melekat erat dari generasi ke generasi bangsa ini: Bialetti.

Bialetti yang memproduksi moka pot dari masa ke masa tak tergeser oleh coffee gears modern yang hingga kini menyerang pasar kopi silih berganti. Di hati orang Italia, Bialetti takkan tergeser. Adalah Alfonso Bialetti pada 1933 yang memperkenalkan Moka Express kepada masyarakat Italia. Moka Express telah dijual jutaan items dan bisa ditemukan hampir di seluruh dapur masyarakat Italia. Siapa yang menyangka, Bialetti yang tersohor di seluruh dunia ini awalnya terinspirasi dari kegiatan mencuci pakaian.

TEMPO '55 NONNO_0

Suatu hari Alfonso Bialetti memerhatikan istrinya mencuci dengan alat cuci bernama lisciveuse, yaitu sebuah kuali besar yang tengahnya terdapat tube dan bisa digerakkan serta berlubang di seluruh permukaannya. Lisciveuse itu bekerja dengan dipanaskan di atas api setelah sebelumnya diisi air bersama pakaian kotor yang akan dicuci. Alfonso Bialetti yang telah mengobservasi kegiatan cuci mencuci istrinya ini akhirnya terinspirasi membuat coffee maker dengan mengadaptasi cara kerja lisciveuse. Sejak itu lahirlah Bialetti Moka Express yang memungkinkan orang-orang Italia membuat kopi dengan mudah namun mendapatkan cita rasa kopi yang nikmat tak terbantahkan.

Tak berhenti sampai di sana, Bialetti terus berkembang dengan kehadiran Renato Bialetti yang merupakan anak dari Alfonso Bialetti. Renato Bialetti adalah seorang interpreneur yang pada 1946 mengambil alih bisnis ayahnya dan membawa Bialetti Company ke level yang lebih tinggi. Jika Alfonso Bialetti mampu menjual Moka Express sebanyak 70 ribu items dalam 10 tahun, maka Renato Bialetti mampu menjual 70 ribu Moka Express hanya dalam waktu satu tahun. Kepiawaian Renato Bialetti mengembangkan usaha yang dibangun ayahnya dibantu juga oleh kemajuan dunia dalam proses produksi dan tentunya publisitas.

Jika kamu memerhatikan dengan lebih jeli, setiap produk dari Bialetti pasti terdapat ikon seorang laki-laki berkumis yang mengacungkan tangan ke atas. Well, tokoh ikonik yang menjadi maskot Bialetti ini bernama Omino coi Baffi. Omino coi Baffi lahir ari tangan seorang bernama Paul Campani pada tahun 1953. Omino coi Baffi sendiri terinspirasi dari karakter kartun yang meramaikan pertelevisian Italia bernama Carosello. Dan hingga saat ini Omino coi Baffi masih menghiasi semua produk Bialetti.

Bialetti bagaimanapun adalah salah satu saksi sejarah perkembangan budaya minum kopi masyarakat Italia dan dunia. Bialetti adalah saksi dari bercangkir-cangkir kopi nikmat yang dinikmati masyarakat yang tak hanya mengenal kopi sebagai minuman, tetapi juga ritual yang sudah mendarah daging bagi suatu bangsa secara turun temurun.

Cara pemakaian:

  • Bilas semua bagian Bialetti Moka Light Gold dengan air hangat.
  • Keringkan semua bagiannya.
  • Isi wadah bagian dasar dengan air tepat di bawah batas katup yang telah disediakan.
  • Masukkan corong saringan dan isi dengan bubuk kopi. Jangan padatkan kopi terlalu keras. Pastikan tidak ada bubuk kopi di bagian pinggir saringan. Bersihkan dengan seksama.
  • Satukan wadah, saringan dan teko bagian atas. Kunci dan eratkan.

kolase

  • Letakkan moka pot di atas kompor. Dan nyalakan api. Pastikan api tidak lebih besar dari diameter moka pot agar bagian bawah tidak terbakar. Atur besar api dengan hati-hati.
  • Tunggu kopi keluar dari teko di bagian atas.
  • Saat teko bagian atas telah penuh dengan kopi, matikan kompor. Buih kopi akan keluar saat proses ini selesai. Tunggu sampai seluruh buih hilang.
  • Sebelum kopi dapat dinikmati, aduk terlebih dahulu agar kopi tercampur merata dengan hasil terbaik.
  • Selamat menikmati.

 

Disunting dari lifeinitaly.com, nytimes.com

 

bialettimajalah

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.