BLIND ADVENTURE: MENGENALKAN INDUSTRI KOPI KEPADA KOMUNITAS NETRA

Karena menyeduh dan berusaha di industri kopi seharusnya bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk para kaum tuna netra.

UNTUK pertama kalinya Sinar Mas Digital Adventure, atau biasa disingkat SMDV saja, mengadakan sebuah kegiatan yang khusus didedikasikan untuk para tuna netra. Event yang mengambil tema Blind Adventure ini diadakan pada 20 April 2019 lalu di Museum Bank Indonesia, bekerjasama dengan Indo Relawan dan Otten Coffee tentu saja, juga melibatkan Fellowship of Netra Communty (Fency) sebagai sasaran kegiatannya. Fency sendiri sebagai sebuah komunitas berdiri karena bertujuan untuk mendidik agar para kaum netra dapat memiliki usaha mandiri sendiri, dan tidak tergantung kepada orang lain. Hal ini berhubungan dengan cita-cita SMDV yang ingin merangkul kaum netra dan sekaligus memberikan pelatihan usaha termasuk kepada komunitas Fency.

Bidang usaha yang dilatih adalah industri kopi yang memang sedang berkembang pesat saat ini dimana salah satu materi pelatihannya adalah membuat minuman kopi susu, dan juga bagaimana memproduksi biji kopi premium untuk diperjualbelikan. Otten Coffee yang selama ini dianggap salah satu pelaku penting dalam industri kopi mendapat kehormatan untuk menjadi pemateri dalam kegiatan Blind Adventure ini.

Sharing tentang kopi.
William Boe dari Otten Coffee memberikan materi tentang industri kopi saat ini.

Acara ini dimulai sejak pagi hari. Para pegawai SMDV diajak untuk menjelajahi dan mengeksplor Museum Bank Indonesia. Menariknya, para pegawai SMDV yang diajak berkeliling ditutup matanya untuk dapat “merasakan pengalaman” bagaimana menjadi seorang tuna netra. Setelah istirahat makan siang, event dilanjutkan dengan sesi sharing tentang industri kopi yang dibawakan oleh William Boe, dari Otten Coffee. Berbagai pengalaman dan hal-hal seputar industri kopi banyak dibagikan dalam sesi ini. Para peserta kegiatan pun tampak antusias, terutama setelah melihat dan mendengar bagaimana industri kopi di Indonesia berkembang dengan sangat pesat dan menjanjikannya selama beberapa tahun terakhir.

Memberikan merchandise kopi di akhir acara.
Foto bersama dengan peserta dan panitia.

Setelah sesi sharing, para peserta yang sedari awal sangat penasaran untuk mengetahui lebih dalam tentang seluk beluk kopi dan industri diberi kesempatan untuk bertanya di sesi berikutnya. Ada beberapa pertanyaan-pertanyaan menarik pada sesi ini, antara lain bagaimana caranya agar para kaum netra bisa berbisnis kopi dengan menggunakan alat yang sudah ada, atau apa-apa saja peralatan dibutuhkan dan tepat untuk para tuna netra, dan sebagainya. Hal-hal ini menunjukkan bahwa mereka juga sama bersemangatnya dengan kita untuk urusan kopi. Sekali lagi menjadi bukti bahwa membuat kopi dan berbisnis dalam industri kopi juga bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk kaum tuna netra.

Sebagai penutup acara, Otten Coffee dan SMDV membagikan sejumlah merchandise kepada para peserta. Tampak wajah-wajah bahagia bukan hanya karena telah menerima “oleh-oleh” tapi juga karena banyak sekali pengetahuan dalam bidang kopi yang telah dibagikan. Sampai bertemu di event kopi berikutnya!


Penulis: Bryan Virnando, dan Yulin Masdakaty
Editor : Yulin Masdakaty

Otten Coffee

Otten Coffee adalah coffee source terbesar dan penyedia alat-alat kopi terlengkap bagi para pencinta kopi Indonesia.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.