BLUE BOTTLE COFFEE KIYOSUMI SHIRAKAWA ROASTERY & CAFE

Rasanya ada yang kurang jika mampir ke Tokyo tanpa singgah dan mencicipi kopi dari sebuah nama yang begitu familiar: Blue Bottle!

Post from RICOH THETA. #theta360 – Spherical Image – RICOH THETA

 

MENYAMBANGI Blue Bottle HQ di Tokyo ini pun penuh perjuangan. Saya dan teman-teman sebenarnya datang ke sini sehari sebelumnya dan Blue Bottle HQ ternyata tutup saudara-saudara. Waktu itu hanya roastery-nya saja yang beroperasi sedangkan kedai kopinya tutup dan membuahkan kecewa bagi kami semua. Maklum, Blue Bottle HQ Tokyo Kiyosumi Shirakawa ini agak jauh dari inti kota dan jauh dari penginapan kami.

Setelah sehari sebelumnya kecewa, hari selanjutnya kami memutuskan untuk ‘main’ ke Blue Bottle yang sama (ya, di Jepang ada beberapa cabang Blue Bottle). Alasannya simpel karena di sini yang paling besar dan ada roastery-nya. Kali ini Blue Bottle HQ Tokyo sudah buka dan kedainya ramai sekali.

Ada antrian orang-orang yang tak sabar minum kopi. Di sisi lain kedai ada sebuah ruang sangrai dengan mesin sangrai yang besar nan gagah. Blue Bottle menyangrai setiap hari kopi mereka dan didistribusikan ke seluruh gerai. Makanya meskipun kedai kopinya tutup, roastery-nya tetap bekerja keras.

Di Blue Bottle HQ ini juga akhirnya saya bisa bertemu lagi dengan mesin espresso impian Kees van der Westen Spirit 3 Group yang ada logo Blue Bottle-nya. Kalau mesin kopinya sudah tiga grup berarti sudah terbayang ya kencangnya kopi yang diracik di sini. Wajar memang karena kedainya selalu ramai dimulai dari pagi hingga tutup menjelang jam 7 malam.

Mesin espressonya keren pastilah didampingi automatic grinder yang tak kalah keren seperti Mazzer Robur dan Kony serta Mahlkonig EK43 untuk filter coffee-nya. Tempat ini asyik tak hanya karena alat kopinya yang canggih tapi juga vibes-nya yang meski riuh tapi tak mengganggu. Para barista pun tampak bekerja dengan bahagia. Bahkan saya sempat ngobrol sedikit dengan barista perempuan yang sedang sibuk di slow bar sambil menyeduh filter coffee.

Karena waktu itu masih pagi, saya memesan filter coffee seharga ¥500. Saya lupa dari single origin apa. Yang saya ingat adalah kopi ini diseduh di pour over set sebanyak 7 dripper dengan timbangan Acaia Pearl yang ditanam di meja seduhnya. Rasa kopinya menyenangkan dengan fruity yang mendominasi dan hints flowery. 

Untuk menyeimbangkan ritual ngopi saya memesan waffle dan banana cake yang ternyata disajikan di dalam paper filter. Unik dan kreatif sih idenya tapi saya kok merasa sayang ya paper filter-nya. Ha-ha-ha. Tapi apapun itu waffle dan banana cake-nya enak. Tidak terlalu manis dan kelembutannya pas dalam kunyahan.

Tak puas dengan filter coffee, saya juga memesan cold brew yang dibandrol seharga ¥500 dan disajikan di dalam plastic cup. Rasanya lumayanlah tapi saya lebih suka filter coffee panasnya. Ngopi di Blue Bottle HQ Kiyosumi Shirakawa ini agak sulit jika tidak belanja souvenirnya. Ada tote bag, t-shirt, alat seduh dan banyak lagi. Oh iya, saya kemarin membeli dua bungkus kopi seharga ¥1500. Ritual biasa untuk oleh-oleh.

Untuk kamu yang ingin mengunjungi Tokyo, Blue Bottle Coffee Kiyosumi Shirakawa Roastery & Cafe ini adalah sebuah destinasi ngopi yang tak boleh dilewatkan. Di sini kamu mungkin akan menikmati segala riuh yang seru tanpa mengganggu panca indera. Setidaknya itulah pendapat saya. Jadi siapa yang juga ingin ke sini?

Blue Bottle Coffee Kiyosumi Shirakawa Roastery & Cafe

1 Chome-4-8 Hirano, Koto, Tokyo 135-0023, Jepang

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.