CAFFLANO: ALAT KOPI WAJIB PARA PEJALAN

Kemunculan Cafflano mungkin adalah angin segar yang mungkin telah lama didambakan oleh para peminum kopi yang gemar bertualang.

Kehadiran Cafflano di dunia perkopian disambut mungkin dengan tepuk tangan paling meriah dari mereka yang sering melakukan perjalanan dan tak mau menikmati kopi sembarangan. Hadir dengan konsep all in one, Cafflano yang diciptakan Justin Ahn, seorang kreatif berwarga negara Korea ini memberikan kemudahan bagi pencinta kopi yang melakukan intensitas bepergian yang sering. Sekilas Cafflano terlihat seperti termos minuman biasa, tapi tunggu setelah anda melihat dan membuka satu demi satu bagiannya. Cafflano yang hanya berbobot kurang lebih setengah kilogram dan tinggi hanya 19,5 cm ini sungguh praktis dibawa ke mana-mana.

Cafflano terdiri dari empat bagian inti dalam satu genggaman. Masing-masing bagiannya berfungsi berbeda dan dibuat dengan kualitas yang tak main-main. Cafflano diciptakan dengan kematangan dan perincian yang tak sembarangan. Jangan khawatir untuk membawa Cafflano kemana pun anda berada karena material yang membangunnya dipilih dengan perhitungan tepat sehingga untuk pemakaian standar Cafflano akan bertahan lama. Cafflano akan menjadi teman baik paling menyenangkan untuk para pecinta kopi. Khususnya untuk anda yang menikmati metode manual brewing yang tak ingin direpotkan dengan membawa alat-alat yang tidak praktis. Cafflano adalah solusi terbaik untuk menciptakan ‘kedai kopi’ di mana pun anda berada.

Komponen Cafflano

1. Tumbler cup berkapasitas 225 ml berbahan stainless steel menampung hasil seduhan kopi dengan baik. Menggunakan bahan terbaik yang tidak berbahaya bagi penggunanya.


2. Metal filter dripper yang aman bagi lingkungan dan aman digunakan. Filter yang terbuat dari metal dengan lubang mikroskopik mampu menyaring bubuk kopi secara maksimal pada saat diseduh.

IMG_0373
3. Foldawal hand mill grinder yang menggunakan conical burr mampu menghasilkan hasil gilingan secara konsisten tak kalah dengan manual grinder yang ada di pasaran. Pegangan manual grinder-nya bisa dilipat pada saat digunakan. Hebatnya manual grinder yang ada pada Cafflano ini mampu bekerja maksimal dengan kualitas yang tak kalah baik.

IMG_0371 IMG_0370 IMG_0367
4. Drip kettle yang berada di bagian atas dan dilengkapi dengan lubang tempat keluarnya air berfungsi sebagai kettle seperti layaknya metode manual brew lainnya.

IMG_0375
5. Cap atau penutup tumbler yang berada di bagian paling atas berfungsi menutup tumbler atau menutup drip kettle pada saat digunakan.

Cara Pemakaian

1. Cuci bersih semua komponen Cafflano dan keringkan.
2. Siapkan air panas.
3. Sambil menunggu air mendidih, ambil biji kopi maksimal 30 gram dan giling dengan menggunakan hand mill grinder. Sebelumnya atur dulu tingkat kehalusan melalui sekrup di bagian atas grinder. Semakin ke bawah maka hasil gilingan akan semakin halus. Atur sesuai keinginan anda.

IMG_0385
4. Setelah digiling masukkan bubuk kopi ke dalam metal filter dripper. Letakkan juga tumbler cup bagian bawah untuk menampung kopi.

IMG_0395
5. Tuang air panas ke dalam drip kettle. Untuk memudahkan anda bisa menggunakan cap penutup saat menuang air panas.

IMG_0402
6. Tuang air pada kopi di atas metal filter dripper. Anda bisa menuang dengan metode V60 atau Chemex.

IMG_0421
7. Kopi anda siap untuk dinikmati.

IMG_0424

Tips
Untuk pemakaian di saat bepergian anda bisa menggunakan paper filter untuk V60 yang dilipat sesuai ukuran metal filter dripper. Anda tinggal membuang paper filter setelah selesai menggunakan, jadi lebih praktis karena anda tak perlu membersihkan metal filter dripper.

beli-kopi

836 total views, 6 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

4 Comments
  1. Permisi saya mau nanya deh, ini kok cafflano saya grinder nya agak aneh ya? jadi antara bur dengan cincin bur nya ky gk pas gitu, jadi kl di putar keliatan dr celah bur dan cincin bur seperti bergelombang dan kl pas di putar pun kerasa kl bur nya tuh gk simbang, jadi hasil gilingan nya jadi gk konsisten, ini knapa ya? apa semua cafflano emang gini?
    Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.