CANGKIR KOPI TAKE AWAY TERBUAT DARI RUMPUT LAUT

Ide menggantikan cangkir kopi take away lebih ramah lingkungan sudah bukan ide baru lagi, dan sudah banyak sekali inovasi dari berbagai produsen mencari solusi menggantikan cangkir kopi plastik, salah satunya cangkir reuseable. Dan kini sebuah temuan baru, menggantikan cangkir biasa dengan cangkir yang terbuat dari rumput laut, mengapa tidak?

TENTUNYA sama mengetahui bahwa plastik sangat sulit untuk terdegradasi oleh lingkungan, dan bahkan banyak sekali plastik yang berakhir di laut menjadi limbah yang merusak biota laut lainnya. Secara global, bisa dipastikan manusia dengan segala aktifitasnya menyumbang hampir 400 juta ton limbah plastik tiap tahunnya. Dari permasalahan inilah, sebuah produsen Skipping Rocks Lab mengembangkan sebuah kemasan air minum dari rumput laut, kemasan yang tidak hanya ramah lingkungan tapi juga bisa dimakan. Di Indonesia pun, Eco Ware pernah menciptakan hal yang serupa sebuah cangkir yang terbuat dari rumput laut, dan cangkir ini sekali pakai yang bisa dimakan rasanya seperti jelly.

Skipping Rocks Lab pada tahun 2013 menciptakan air minum kemasan, yang kemasannya terbuat dari rumput laut sehingga bisa dimakan. Hal ini merupakan bentuk dedikasi mereka untuk memberikan solusi limbah plastik yang meresahkan lingkungan. Bahkan kabarnya, dengan pola industri sekerang ini pada tahun 2050 diproyeksikan lautan akan dipenuhi banyak limbah plastik yang tidak bisa terdegradasi. Produsen ini berharapan dapat menggantikan penggunaan plastik dalam air kemasan, cangkir bahkan piring.

rumput laut | credit: horizon.scienceblog.com

Dan kini Skipping Rocks Lab sedang mengembangkan cangkir yang terbuat dari rumput laut dan dinamakan UCUP. Lalu timbul pertanyaan, apakah UCUP dapat digunakan untuk menyajikan kopi?

Bisa dibilang wadah untuk menempatkan air kopi setelah diseduh pun butuh pertimbangan, bahkan paling baik kopi disajikan pada cangkir yang terbuat dari keramik atau cangkir yang mampu menjaga kopi agar tetap panas. Jadi, jika kita ingin membeli cangkir kopi sudah pasti harus memperhitungkan bahan cangkirnya apakah bisa menjaga kopi tetap nikmat. Jangan tertipu dengan desain cangkir yang menarik, tapi juga harus melihat kemampuan cangkir tersebut. Namun tenang, banyak sekali produsen cangkir kopi seperti YAMI, ACME, KINTO yang menyediakan cangkir kopi yang berkualitas sehingga sajian kopi tetap terjaga nikmatnya, coba lihat di sini.

Cangkir yang terbuat dari rumput laut ini memang terbilang sangat ramah lingkungan, hanya butuh sekitar 4 minggu hingga 6 minggu bisa terdegradasi dan diserap alam. Bahkan bahan yang mudah didapat menjadikan cangkir ini potensial menggantikan cangkir kemasan pada umumnya. Sayangnya cangkir ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian sebelum UCUP akan dipasarkan dan harapannya bisa menggantikan cangkir-cangkir kemasan yang sering digunakan sekarang ini.

src: horizon.scienceblog.com img: pxhere.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.