CARA SEDERHANA MENEMUKAN KOPI YANG COCOK UNTUKMU!

Kopi itu ada banyak jenis, rasa, serta cara seduhnya. Dari sekian banyak ini masih banyak penikmat kopi pemula yang tak mengetahui kopi apa yang sebenarnya cocok untuk seleranya.

JUJUR saya sendiri kesulitan pada awalnya menemukan kopi apa yang sebenarnya paling pas dengan selera saya. Awalnya saya memilah-milah apakah saya lebih condong ke black coffee genre filter coffee dan manual brew atau justru espresso base dan turunannya seperti caffe latte, cappuccino dan lain-lain. Pun tak hanya jenis minuman saja, secara biji kopi dan single origin saya juga dulu bingung. Apakah saya suka yang body dan bolt atau justru yang clean, fruity dan flavourful? 

Credit : downshiftology.com

Tak hanya saya, saya yakin banyak di antara kalian yang bingung menentukan kopi apa yang paling pas. Tak apa, dalam artikel ini saya akan berbagi sedikit tips untuk menemukan kopi apa yang paling cocok untuk kamu.

Suka Pahit atau Tidak?

Siapa bilang kopi soal pahit saja? Kopi itu ada banyak cita rasa. Nah, selama ini kamu suka kopi yang pahitnya lebih mendominasi atau asam ‘nyaman’ yang seperti buah-buahan? Jika suka pahit maka kamu harus memilih biji kopi yang cupping notes-nya earthy, cocoa, herbal dan lain-lain. Sedangkan jika suka cupping notes buah, maka kamu harus memilih biji kopi yang ada penjelasan buah-buahan pada after taste-nya. Untuk mengetahui ini kamu bisa melihat keterangannya di kemasan kopi tersebut.

credit: search engine

Suka Susu atau Hitam Saja?

Jika tidak bisa menikmati kopi hitam saja, maka sudah jelas kamu harus memilih jenis minuman kopi bersusu seperti latte, cappuccino, machiato, flat white dan lain sebagainya. Susu yang dipanaskan dan dicampur kopi akan memberi sensasi manis pada minumanmu. Jika ini yang memang paling pas buat kamu ya silakan dinikmati saja.

Espresso atau Filter Coffee?

Nah, jika kamu suka kopi hitam saja maka ada dua hal lagi yang harus dipilih. Espresso menciptakan kopi hitam yaitu espresso sendiri dan long black atau Americano. Sensasi rasanya tentu berbeda dengan filter coffee yang lebih ringan dengan tekstur yang lebih encer. Pun filter coffee diseduh manual dengan beragam teknik. Jika kamu tak suka kopi encer yang menyerupai teh maka sudah jelas kamu masuk ke golongan espresso base.

 

credit: magiquiz

Dingin atau Panas?

Tak pernan bisa menikmati kopi yang diseduh panas? Tak apa, mungkin kamu memang cocok dengan kopi-kopi yang diseduh dengan metode cold brew dan cold drip. Peminum kopi kan tak harus melulu menikmati kopi panas saja. Jadi jika benar-benar kopi dingin adalah selera kamu, mulailah membuat kopinya sendiri dengan beragam alat seduh dingin yang beredar di pasran.

Tanya Dirimu!
Kamulah yang paling tahu perihal seleramu. Jangan gara-gara gengsi dan malu kamu malah terpaksa menikmati kopi yang kamu tak suka. Atau justru kadang-kadang sebagian dari kita gemar menikmati kopi yang beragam ya? Siapa tahu.

Foto utama dari  independent.co.uk

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

1 Comment
  1. Informasinya lengkap. Mungkin bisa diadakan bimbingan untuk level UMKM, krn perkembangan pengusaha pemula yg semakin byk diikuti peminat kopi yg cukub tinggi. Sangat membantu. Trims buat Otten & tim.
    Jaya terus Otten.

Leave a Reply

Your email address will not be published.