CASCARA: TEH DARI CERI KOPI

Apa jadinya jika kamu menikmati secangkir teh yang sebenarnya terbuat dari kopi? Minuman eksotik ini memberikan cita rasa berbeda dari teh kebanyakan. Dan kami dengan senang hati menceritakannya untuk kamu semua.

Teh yang terbuat dari tanaman kopi? Sebuah kerancuan seketika mampir di kepala saya ketika mendengar nama cascara yang ternyata adalah teh yang terbuat dari kulit ceri kopi yang dikeringkan. Kebingungan ini dilandasi oleh pertanyaan “bagaimana mungkin teh bisa terbuat dari kopi dan sama sekali tidak ada melibatkan tanaman teh?” Itulah menariknya cascara. Cascara yang dalam Bahasa Spanyol berarti “kulit” adalah teh yang dibuat dari ceri buah kopi yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Berbeda dengan teh yang bentuknya panjang dan bergelombang, cascara berbentuk kurang lebih seperti buah ceri kering yang sedikit besar. Maklum, jika teh adalah daun, maka cascara adalah kulit buah.

Bentuk Cascara sekilas mirip teh padahal ini adalah kulit ceri kopi yang dikeringkan
Bentuk Cascara sekilas mirip teh padahal ini adalah kulit ceri kopi yang dikeringkan

Kehadiran cascara sendiri sebenarnya bukanlah baru di dunia kopi. Hanya saja dengan merebaknya industri seduh menyeduh, nama cascara kembali naik dan dikatakan sebagai solusi cerdas dari kulit ceri kopi yang biasanya hanya dibuang sebagai limbah atau dijadikan kompos kini mampu diolah menjadi minuman yang tak kalah nikmat. Proses pembuatan cascara dilakukan setelah biji kopi dipisahkan dari cerinya. Ceri yang biasanya dibuang lalu diambil dan dikeringkan untuk dijadikan teh. Berbeda tanaman kopinya, berbeda pula cita rasa cascara. Bahkan brand kopi ternama seperti Ninety Plus Coffee juga memproduksi cascara dari Gesha Cherry yang memberikan notes juicy velvet, mouthfeel, dried plum, bahkan dried apple. See? Tak hanya kopi yang memiliki after taste, teh yang satu ini juga.

Cara penyajiannya sama seperti teh. Tinggal diseduh saja dengan air panas
Cara penyajiannya sama seperti teh. Tinggal diseduh saja dengan air panas

Cascara mungkin adalah minuman baru untuk Amerika Serikat (juga Indonesia), tapi sesungguhnya minuman ini telah lama ada di wilayah lain di dunia. Para petani asal Yaman dan Ethiopia sebenarnya telah mengeringkan ceri kopi dan mengolahnya menjadi bir selama berabad-abad dan mungkin itu terjadi jauh sebelum minuman kopi itu sendiri ditemukan dan dikonsumsi sebagai minuman seperti sekarang. Para petani itu juga mencampurkan rempah-rempah seperti jahe, pala dan kayu manis lalu dicampurkan ke teh ini dan dikenal dengan nama “hashara”.

Tak hanya telah ada berabad-abad di Yaman dan Ethiopia, di Amerika Selatan (terutama di El Savador dan Bolivia) ternyata telah mengekspor cascara sejak lama. Mereka menjual kulit kering dari ceri kopi ke berbagai wilayah di dunia. Jadi jelas cascara sebenarnya bukanlah minuman yang baru ditemukan. Hanya saja gaungnya baru terdengar dan menyebar baru-baru ini saja.

Meski terbuat dari tanaman kopi, Cascara tidak berasa kopinya sama sekali
Meski terbuat dari tanaman kopi, Cascara tidak berasa kopinya sama sekali

Lalu apakah cascara juga mengandung kafein selayaknya kopi? Menurut co-founder Blog Mile Square Coffee, Anette Moldvaer yang telah mengirimkan sampel cascara ke laboratorium di Jerman untuk diteliti mengatakan bahwa kandungan kafein yang ada di dalam cascara sangat rendah. Bahkan setelah dilakukan beberapa kali penelitian kafein dalam cascara masih menyentuh angka rendah. Jadi bisa dipastikan buat mereka yang ingin mengonsumsi minuman nikmat dengan kandungan rendah kafein, maka cascara adalah pilihan yang tepat. Oh iya, buat kamu yang bertanya-tanya apakah cascara mengadung cita rasa sama seperti kopi jawabannya adalah tidak sama sekali. Dalam cascara tidak akan kamu temukan rasa pahit. Ingat, cascara adalah kulit ceri yang dikeringkan. Tidak ada proses roasting yang menghasilkan pahit seperti yang dialami kopi.

Bagaimana? Penasaran ingin meneguk nikmatnya teh dari kulit ceri kopi?

 

coffee-jar

 

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.