CATALYST COFFEE ROASTERS: SEIKAT HANGAT DI SUDUT LONDON

London bukan sekedar sebuah kota tempat kisah lahir dan tumpah. Buat saya London adalah candu yang tiba di cangkir, mirip secangkir kopi yang hangatnya tak pernah menyingkir.

PERTAMA kali ke London ada sebuah perasaan mendebarkan yang menyenangkan. Kota yang selalu dibicarakan semua orang ini memang memberikan kebahagiaan bahkan hanya melalui sudut-sudut jalan yang dipenuhi manusia lalu-lalang. Saya dan beberapa teman mengitari kota ini dengan khidmat. Di mana kaki melangkah rasanya begitu menarik. London terasa seperti galeri seni maha luas yang membuka mata lebih lebar dan hati lebih hangat.

Sebagai penikmat kopi tentulah saya tak melewatkan menikmati kota di kota ini. Meskipun londoner terkenal dengan budaya minum teh yang teramat kental, tetapi kopi di sini juga tak kalah seru geliatnya. Berdasarkan informasi yang saya kutip di sana-sini ada beberapa kedai kopi yang harus saya singgahi. Salah satunya kedai kopi yang berada di 48 Gray’s Inn Road, Holborn, London bernama Catalyst Coffee Roasters.

Kedai kopi yang berada di sudut jalan ini begitu menarik hati. Berada di gedung yang dari kejauhan terlihat membuat Catalyst Coffee Roasters tampak begitu anggun. Sebelum terang pagi-pagi sekali kami sudah mampir ke sini. Bukan apa-apa, saya memang harus mengisi perut dan meneguk kafein sebelum menjelajahi London seharian. Seperti mengisi amunisi agar perjalanan di London terasa lebih seru sekali.

Suasanan di Catalyst Coffee Roasters belum ramai. Hanya ada beberapa orang yang sudah menikmati kopinya sambil sarapan di sini. Barista di balik coffee bar menyambut dengan senyum ramah. Kedai ini belum terlalu terasa geliat sibuknya, mungkin karena masih pagi juga. Saya memesan secangkir espresso dari single origin Peru Espresso yang dibandrol seharga 2.2£. Rasanya nikmat cukup membuat mata melek sempurna. Ha-ha-ha.

Rasanya memang tak lengkap tanpa menu sarapan untuk teman ngopi. Jadilah pilihan jatuh kepada smoked salmon croissant yang demi apapun adalah sarapan terbaik yang pernah saya coba. Selesai pada menu sarapan pertama akhirnya saya lanjut dengan memesan almond croissant yang crunchy dan manisnya menyeimbangkan. Ah, kalau sudah begini rasanya tergoda untuk memesan kopi lagi.

Filter coffee-nya saya memesan single origin Peru seharga 5£. Pada teguk pertama saya langsung bergidik dan senyum-senyum bahagia. Enaknya membuat gila. Baristanya menjelaskan rasa kopinya kepada kami dengan jelas dan lugas. Apa yang dia jelaskan benar-benar mirip dengan apa yang saya rasakan. Notes-nya lemon with pomegranate pada teguk pertama. Dengan ending chocolate, light body dan medium acidity. Sebuah kesempurnaan sebuah kopi menurut saya. Saya jatuh cinta!

Sambil menikmati suasana yang bertema industrial minimalis ini mata saya mengitari sekeliling. Kedai kopi ini sebenarnya sederhana saja. Coffee bar-nya dikemudikan oleh mesin espresso Victoria Arduino Black Eagle 3 Group yang bersanding dengan automatic grinder 2 unit Mythos One Black yang berhasil menghadirkan kebahagiaan dari tangan baristanya. Memang benar juga. Kedai kopi nikmat ini tak tergantung satu aspek saja. Ada poin-poin yang menciptakan harmoni sempurna agar kerap didatangi para pengunjungnya.

Kesempurnaan itu lahir dan mewujud hangat pada Catalyst Coffee Roasters London.

P.S. Di sini kami memborong setidaknya 3 bags coffee untuk hadiah kepada diri sendiri. 😀

Catalyst Coffee Roasters

48 Gray’s Inn Road, Holborn, London, WC1X 8LT,

Inggris, Britania Raya

197 total views, 3 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.