Browsing Category

Europe

Cafe & Travel Europe International

SINGGAH DI MONKS COFFEE ROASTER AMSTERDAM

IMG_5169

Menikmati kopi berarti menikmati kenikmatan dalam cangkir, suasana kedai yang menyenangkan dan meneguk kebahagiaan tak henti setelahnya. Di Monks Coffee Roasters Amsterdam saya mendapatkan ketiganya. BERUNTUNGLAH mereka yang tinggal di Amsterdam, apalagi penikmat kopinya. Karena kemana pun mereka melangkah tersebar banyak sekali coffee shop yang satu dan lainnya memiliki keunikan dan kenikmatan yang berbeda-beda. Kota ini tak hanya cantik untuk dinikmati turis, karena saya sendiri mendapat pengalaman menarik dari mengunjungi beragam kedai kopi di sini. Salah satu pengalaman ngopi yang menyenangkan adalah saat saya mengunjungi…

Continue Reading

Cafe & Travel Europe International

LEBUR SEMPURNA DI BOCCA COFFEE ROASTERS

bocca-coffee-amsterdam

Kedai kopi itu seperti manusia. Kadang dari luar terlihat biasanya saja tapi saat masuk ke dalamnya terungkaplah segala yang menarik yang membuat saya enggan lupa. AMSTERDAM masih saja cantik seperti biasa. Siang itu kota ini begitu asik dengan udara yang sejuk tapi tak menusuk. Saya menikmati berjalan kaki di kota ini sambil menyerap pelan-pelan segala yang ada. Setelah makan siang keinginan minum kopi tentulah sangat mendesak. Saya ingat dulu pernah membaca review sebuah coffee shop yang harus dikunjungi jika saya…

Continue Reading

Cafe & Travel Europe International

CT COFFEE & COCONUTS: KOPI DAN KEKAGUMAN YANG TAK SELESAI

ctco

Romantisme Amsterdam tak hanya tampak pada tata kotanya saja. Tetapi pada kedai kopi yang menyebar di seluruh sudutnya. SEBAGAI pecinta kopi yang tergila-gila dengan cairan hitam ini, Amsterdam adalah sebuah kota yang memanjakan diri. Bagaimana tidak? Banyaknya peminum kopi di kota ini seiring sejalan dengan banyaknya coffee shop yang menyebar di seluruh penjuru. Kemana pun kaki melangkah saya cukup mudah menemukan kedai kopi. Semua kedai kopi memiliki konsep dan ciri nan unik. Meski begitu mereka tetap memiliki satu kesamaan yaitu memanjakan para penikmatnya.…

Continue Reading

Cafe & Travel Europe International

BACK TO COFFEE AT THE BACK TO BLACK AMSTERDAM

back-to-black-amsterdam

Nama kedai kopi ini mengingatkan saya pada sebuah lagu yang dinyanyikan Amy Winehouse. Sebuah lagu yang membawa kemuraman tak berbatas. Tapi berbeda dengan lagu itu, Back To Black Amsterdam ini justru membawa vibes menyenangkan yang membuat hati berbahagia. SEBENARNYA hari itu tak ada niat untuk menikmati kopi lagi. Seharian penuh saya dan teman-teman menjelajah beragam kedai kopi di Amsterdam. Asupan kafein sudah tak sanggup lagi memasuki tubuh. Jika kami paksakan mungkin bisa-bisa jadinya tremor tak berkesudahan. Tapi, saat menyusuri wilayah  Weteringstraat Street, mata saya tiba-tiba tertuju…

Continue Reading

Cafe & Travel Europe International

HOPPENWORTH & PLOCH FRANKFURT

hoppenworth-and-ploch

Industri coffee specialty telah merebak ke seluruh Jerman. Seperti pendahulunya Berlin dan Hamburg, kini Frankfurt juga telah ditumbuhi geliat kedai kopi yang tak kalah serunya. ADALAH sebuah kedai kopi kecil di Jalan Friedberger Landstraße Frankfurt yang menjadi salah satu tujuan pencinta kopi yang juga menjadi tujuan kami kemarin ketiga menyambangi kota ini. Kedai kopi ini tak luas, tapi memberi perasaan nyaman dan betah yang tak dibuat-buat. Suasana tenang dan interior industrial nan simpel dan sedap dipandang menjadi kesan pertama ketika kami…

Continue Reading

Cafe & Travel Europe International

Aniis: Raum für Kaffeekultur

aniis-frankfurt

Buat saya, mampir ke sebuah kota takkan lengkap tanpa singgah di kedai kopinya. DAN ini berlaku juga pada saat saya mendaratkan kaki di Frankfurt, Jerman. Februari masih memberi udara dingin 1 sam -2 derajat celcius yang cukup memberi gigil. Untuk mencari hangat yang paling tepat tak lain dan tak bukan adalah mampir di sebuah kedai kopi yang menyajikan kopi nikmat. Kebetulan ada sebuah kedai kopi yang letaknya kurang lebih 15 menit berjalan kaki dari stasiun metro. Kebetulan sekali, kebutuhan kafein…

Continue Reading