Asia Cafe & Travel International Vietnam

CONG CAPHE: MENGUNJUNGI SEJARAH DAN MASA LALU

cong-caphe-danang-vietnam


Kedai kopi ini memberi nuansa klasik yang ngeri. Sebuah perasaan yang tak pernah saya rasakan sebelumnya saat memasuki sebuah kedai kopi. Cong Caphe adalah sepotong kenangan tempat sejarah diendapkan dalam cangkir-cangkir kopi.

cong-caphe-danang-vietnam

KOTA Da Nang, Viet Nam siang itu sedang berbaik hati. Tak ada cuaca panas menyengat seperti hari-hari sebelumnya. Cong Caphe kami pilih sebagai tempat yang paling cocok untuk merayakan sebuah siang yang baik. Cong Caphe adalah sebuah kedai kopi yang gerainya tersebar hampir di seluruh kota besar di Viet Nam termasuk Da Nang, Ho Chi Minh City dan tentunya Hanoi. Kedai kopi ini berbeda, membuat saya bergidik ngeri sekaligus takjub.

cong-caphe-danang-vietnam

Sekilas terasa seperti memasuki barak tentara dengan ornamen militer dan komunis di sana-sini. Tak pernah rasanya saya terpukau dan ngeri saat memasuki sebuah coffee shop. Mungkin memang di sinilah pesona Cong Caphe yang dibangun dalam suasana sejarah yang tak terjarah waktu.

cong-caphe-danang-vietnam

Cong Caphe berlokasi di titik pariwisata tepat di depan gugusan Panta My Khe yang memeluk Da Nang. Lokasinya yang dilalui banyak turis menjadikan Cong Caphe nyaris tak pernah sepi. Memasuki Cong Caphe mata saya tertuju pada sebuah ‘sangkar’ serupa penjara yang di keliling kursi dan meja yang berbeda-beda ukuran dan bentuknya.

cong-caphe-danang-vietnam

Di dinding-dinding berwarna hijau khas tentara aneka lukisan masa lalu berjejer. Foto-foto masa perang dan segala yang rustic military begitu kental. Tak hanya interior, bahkan para pekerjanya juga mengenakan seragam tentara komunis masa lalu.

cong-caphe-danang-vietnam

Lalu apa gerangan yang menyebabkan sang pemilik membuat tema seperti ini? Rupanya ini tak lain dan tak bukan untuk mengenang sang ayah yang hidup dan berperang pada masa lalu. Di lantai dua saya bisa melihat banyak sekali buku-buku klasik yang di pajang di segala penjuru. Buku-buku ini disusun bertumpuk-tumpuk tak beraturan yang herannya justru menambah kesan artsy. Tak hanya pada rak, buku-buku juga ‘diistirahatkan’ pada meja-meja yang terbuat dari kaca. Segalanya tampak tak  beraturan namun justru membangun indahnya Cong Caphe.

cong-caphe-danang-vietnam

Saya dan teman-teman memilih duduk di lantai dua tepat di dekat jendela. Alasannya sederhana saja karena di luar jendela pantah My Khe menyambut mesra. Seolah-olah menambah sedapnya harmoni ngopi siang itu. Di sini tak ada mesin espresso (setidaknya saya tidak melihatnya bahkan di coffee bar di lantai satu). Jadilah saya memesan ca phe sua da (es kopi dengan susu kental manis) yang sungguh wajib di pesan kalau kamu ngopi di Viet Nam.

cong-caphe-danang-vietnam

Selain itu kami juga memesan coconut iced coffee yang digadang-gadang sebagai minuman best seller. Kedua minuman ini adalah jagoan yang seketika mampu melunturkan dahaga. Entah kenapa ngopi di Viet Nam dengan ngopi di rumah dengan menu yang sama nikmatnya sungguh berbeda. Entah robusta jenis apa yang mereka gunakan sampai bisa senikmat ini.

cong-caphe-danang-vietnam

Harus diketahui jika kamu ngopi di Viet Nam harus ditemani camilan. Yang paling khas adalah kuaci dari bunga matahari. Sembari menyeruput es kopi, kuaci pun turut menemani. Selain itu, orang Viet Nam juga biasanya memilih camilan serupa dendeng sapi yang dipotong kecil-kecil panjang nan halus. Dimakan dengan perasan jeruk nipis. Unik juga ya ngopi dengan camilan beginian. Saya suka struktur daging sapinya yang terasa segar dengan perasan air jeruk nipis. Tak menyangka kopi cocok ‘dikawinkan’ dengan dendeng sapi.

cong-caphe-danang-vietnam

Tak cukup menikmati kopi dan camilan saja, seorang teman warga negara Viet Nam bilang bahwa saya juga harus coba teh di sini. Sebenarnya teh di sini biasa saja, tapi cara menikmati tehnya yang buat unik. Jadi teh datang satu teko beserta dengan camilan kacang hijau yang berbentuk kotak. Cara menikmatinya adalah masukkan potongan dadu kacang hijau ke dalam mulut lalu teguk teh tanpa gulanya. Biarkan kue kacang hijau tadi lumer bersama teh hangat. Oh gitu rupanya. Unik juga ya.

cong-caphe-danang-vietnam

Semakin sore Cong Caphe semakin dipenuhi oleh para pengunjungnya. Pengunjung asal Korea Selatan paling banyak memenuhi coffee shop ini, malahan sampai mengantri. Karena sudah tidak enak hati plus kopi pun sudah tandas akhirnya saya dan teman-teman undur diri. Meski jujur saya masih sangat betah duduk di sini. Selama di Da Nang saya mungkin sudah bolak-balik tiga kali ke sini. Sedangkan waktu di Hanoi saya sempatkan singgah juga di salah satu gerainya. Entahlah, Cong Caphe ini adalah kedai kopi  yang sungguh tak bisa dilupakan sepintas lalu begitu saja.

cong-caphe-danang-vietnam

Cong Caphe

98 – 96, Bach Dang, Da Nang

Viet Nam

PAKET-KAFE- BARU

 

2,693 total views, 9 views today

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply