DAMPAK PPKM, PELAKU INDUSTRI KOPI MEDAN TURUN KE JALAN!

Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat atau dikenal dengan PPKM memberi dampak keras bagi pelaku industri kedai kopi Medan. Omset yang terjun bebas memaksa mereka untuk turun ke jalan. 

MEDAN, 17 Juli 2021 sejumlah pelaku kedai kopi di Medan melaksanakan aksi turun ke jalan. Para pebisnis kedai kopi yang terdiri dari 9 kedai kopi ini membawa barang dagangan mereka berupa kopi botolan. Mereka menjual kopi-kopi mereka di sekitar Lapangan Merdeka, Medan.

Aksi ini dilakukan karena mereka mengeluh omset kedai kopi turun hingga 50%. Para pelanggan tetap yang datang ke kedai kopi mereka turun drastis karena biasanya pesan kopi sambil duduk di kedai. Karena diberlakukannya PPKM dan hanya diperbolehkan berdagang dengan sistem take away, delivery dan pesan online saja maka penjualanan terjun bebas.

Dengan membawa kopi dan menjajakannya di jalan mereka ingin ‘menjemput bola’. “Jika pelanggan tak mau datang ke kedai kami, maka izinkan kami yang datang untuk menjual kopi ke mereka,” kata salah satu pemilik kedai kopi yang ikut dengan aksi ini.

Tak hanya menjajakan kopi di sekitaran Lapangan Merdeka dengan masyarakat, mereka juga menawarkan kopi-kopi mereka kepada polisi dan aparat yang berada di posko-posko penjagaan. Beberapa dari petugas pun ada yang membeli kopi mereka dan mendengarkan keluhan yang disampaikan.

Menurut kabar, PPKM ini akan diperpanjang dan ini membuat para pelaku kedai kopi Medan gelisah. “Jika terus begini, kedai kopi bisa bangkrut. Karena banyak yang harus dibayar sementara pendapatan tidak sesuai karena segalanya dibatasi. Kami perlu solusi,” tutur salah satu dari mereka.

Para pelaku industri kedai kopi Medan ini ingin mengajak walikota dan jajarannya untuk berdialog dan memberi solusi atas PPKM yang berimbas banyak bagi bisnis mereka. Dan rencananya mereka akan melanjutkan aksinya kembali pada Senin, 19 Juli 2021 jika suara mereka tidak didengar.

 

Foto dari tim aksi via Yunus Safietra Saragih

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.