DELTER VS AEROPRESS, MANA YANG LEBIH HEBAT

Aeropress banyak yang memfavoritkannya, namun semenjak kemunculan Delter, kini pecinta alat kopi jenis ini terbagi dua.

BENTUK alat kopi keduanya sama tapi tidak bisa disama-samakan karena fitur dan cara kerjanya berbeda. Kemunculkan Delter bukan sebagai saingan melainkan menambah perbendaharaan alat kopi di industri ini. Hanya para pecinta kopi yang berhak memutuskan mana yang sesuai untuk mereka, karena saya pun yakin keduanya memiliki pecintanya masing-masing. Mari mengenal lebih dekat kedua alat kopi ini, Delter dan Aeropress sehingga kamu bisa memahami mana di antara keduanya yang sesuai untuk kamu.

Delter dan Aeropress sama mengusung konsep alat kopi portabel yang bisa digunakan di mana saja, hanya memerlukan air panas dan bubuk kopi. Cara seduhnya hampir mirip, keduanya melibatkan penekanan ketika penyeduhan. Perkara rasa mana yang terbaik, tiap orang memiliki preferensi berbeda tentang profil rasa, yang pasti Delter dan Aeropress sama hebatnya mampu mengoptimalkan rasa terbaik dari bubuk kopi yang diseduh.

Aeropress Coffee Maker – Immersion

Penyeduhan aeropress sejatinya inovasi metode seduh ‘French Press‘ yang cukup dikenal dengan istilah perendaman (immersion). Bubuk kopi dimasukkan ke silinder aeropress kemudian air seduhan dituang ke dalamnya. Dibiarkan beberapa menit agar air dan bubuk kopi memiliki cukup waktu untuk terekstraksi. Pada tahap inilah para penyeduh memanipulasi durasi seduh ataupun mengaduknya, dengan harapan memaksimalkan hasil akhir seduhan rasa kopi. Ada cara lain menggunakan aeropress untuk penyeduhan kopi, ‘metode inverted‘ prosesnya penekan dipasang ke silinder dan dibalik menjadi penyanggah, penutup filter dipasang dan dibalik kembali untuk proses seduhan kopi

Delter Coffee Maker – Injection

Penyeduhan delter sangatlah unik, menerapkan teori penyuntikan air seduhan ke bubuk kopi. Bubuk kopi berada pada bagian bawah silinder delter ketika penekan dipasang dan dituang air seduhan, air tidak menyentuh bubuk kopi. Ketika proses penyeduhannya, penekan ditarik layaknya alat suntik setelah air seduhan cukup kemudian menekannya dan melalui bubuk kopi. Pada tahap ini barista bisa memanipulasi durasi seduh dan volume air di tiap tahap seduhannya. Menekannya 2 hingga 3 kali untuk melanjutkan proses penekanan seduhan kopi menggunakan delter.

Perbedaan Antara Keduanya

Mari melihat lebih dekat perbedaan antara keduanya, agar kamu mendapat gambaran Delter atau Aeropress yang sesuai untuk kamu. Bukan tentang mana yang terbaik hasilkan secangkir kopi yang lebih nikmat, tapi fitur yang melengkapi keduanya dan yang paling sesuai untuk kamu.

Metode Seduh

Aeropress menerapkan metode seduh perendaman, maknanya bubuk kopi lebih lama larut oleh air seduhan, karakter rasa akan lebih kuat. Kelola variabel seduhan kopi lebih minim dibandingkan Delter.
Delter menerapkan metode seduh penyuntikkan, maknanya bubuk kopi hanya sebentar dilalui air seduhan, karakter rasa akan lebih ringan. Kelola variabel seduhan kopi lebih maksimal dibandingkan Aeropress.

Aeropress, metode inverted

Kapasitas Seduhan

Aeropress, memiliki kapasitas seduh 220ml setara untuk penyajian 2 cangkir kopi, dan tidak bisa dimanipulasi untuk seduhan kopi lebih dari itu.

Delter, dengan teknis yang berbeda kapasitas seduh bisa dimanipulasi, sesuaikan dengan kapasitas maksimal bubuk kopi 25g dan kapasitas air 200ml namun bisa diisi ulang dengan mudah untuk air seduhan 200ml lagi.

Delter, air seduhan dituang ketika penekan terpasang

 

Pembersihan Alat Seduh

Aeropress, pembersihannya sangatlah mudah karena tidak ada bagian-bagian khusus untuk dibersihkan secara detail.

Delter, lebih lama sedikit jika dibersihkan, karena ada bagian detail yang harus diperhatikan untuk dibersihkan.

Delter, kopi menetes dari bawah penutup penyaringnya

Penutup Penyaring

Aeropress, beberapa barista menggunakan kertas penyaring 2 ataupun 3 untuk meminimalisir kemungkinan bubuk kopi lolos. Jika terlalu kuat menekannya, bubuk kopi kemungkinan lolos karena penekanan langsung berhubungan dengan bubuk kopi.

Delter, tidak ada kemungkinan bubuk kopi lolos karena penutup saringan fungsinya sebatas menahan laju air, penekanan pun tidak ada pengaruh langsung terhadap bubuk kopi.

Material

Keduanya memiliki material yang kuat, hal ini juga berkaitan dengan penerapan metode seduhnya, Delter menggunakan bahan transparan untuk lebih menjelaskan instruksi seduhannya, sedangkan aeropress tidak menggunakan bahan transparan.

Aeropress, ketika ampas kopi akan dibuang

Portabalitas

Keduanya sama-sama nyaman digunakan dan sangat mudah untuk dibawa bepergian, hanya saja Delter akan sedikit merepotkan untuk membersihkan ampas kopi setelah penyeduhan, dibandingkan Aeropress yang mudah dibersihkan.

Nah, bagaimana menurutmu antara Delter dan Aeropress?

sumber: alternativebrewing.com.au

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.