DOI CHAANG COFFEE HOUSE

Sebuah kota adalah cerminan para masyarakatnya. Begitu pula sebuah kedai kopi yang sedikit banyak menggambarkan karakteristik peminum kopi di sana.

Welcome to Doi Chaang Coffee Shop
Welcome to Doi Chaang Coffee Shop

CHIANG RAI adalah sebuah kota kecil yang berjalanan dengan sangat lambat, setidaknya buat saya yang memang berasal dari kota besar di Indonesia. Saat menyusun perjalanan untuk mampir ke kota yang terletak di bagian Utara Thailand ini bahkan saya tak tahu bagaimana ‘napas’ dari industri kopi yang ada di sana. Memang benar kata seorang bijak, terkadang kita tak perlu tahu banyak tentang sebuah tempat. Cukup siapkan hati yang luas untuk berbagai kejutan yang kelak datang menghampiri saat raga sampai di sana.

Pintu masuk Doi Chaang Coffee House
Pintu masuk Doi Chaang Coffee House

Saat sampai ke Bus Terminal Chiang Rai mata saya langsung menangkap sebuah kedai kopi yang di depannya dijemur biji-biji kopi. Sebuah awal yang baik karena saya tak ada ekspektasi apa-apa saat sampai ke sini. Chiang Rai ternyata sebuah kota kecil yang tenang. Jalanan lengang dan kehidupan yang berhenti setelah jam sembilan malam adalah gambaran sementara yang saya tangkap di malam pertama.

Coffee Bar Doi Chaang

Di hari kedua saya tak mau buang-buang waktu lagi untuk bersantai tanpa kafein. Tubuh saya rasanya tak berfungsi sempurna jika belum meneguk secangkir kopi nikmat yang sudah saya dambakan semalaman. Setelah browsing di internet, tercetuslah sebuah kedai kopi yang ternyata tak jauh dari penginapan. Namanya Doi Chaang Coffee House yang letaknya tepat di persimpangan jalan. Saat memasuki coffee shop ini sekilas seperti memasuki sebuah pohon besar yang beruang-ruang. Seluruh interiornya terbuat dari kayu. Suasana alam makin terasa dengan gemericik air pancur yang ada di dalamnya.

Doi Chaang Iced Coffee
Doi Chaang Iced Coffee

Karena belum sarapan, saya dan teman-teman langsung saja memesan sandwich club yang pagi itu terlihat sangat menggiurkan. Tak lupa kami memesan kopi seperti cappuccino, black coffee dan Doi Chaang Coffee yang menjadi signature di sini. Tak disangka-sangka ternyata coffee shop ini menjadi salah satu destinasi ngopi para turis yang kebetulan mampir di Chiang Rai. Terbukti dari banyaknya turis asing yang memenuhi kedai kopi ini saat kamu mampir ke sana.

Secangkir Cappuccino Untuk Memulai Hari
Secangkir Cappuccino Untuk Memulai Hari

Tak hanya menyediakan kopi espresso base, Doi Chaang juga menyajikan kopi-kopi seduh manual. Meski tak memesan kopi jenis itu, saya melihat banyak alat-alat kopi manual brewing yang dipajang di sana. Untuk yang ingin membawa oleh-oleh biji kopi, Doi Chaang juga menjual biji kopi yang bisa kamu bawa ke rumah. Tak hanya coffee shop, Doi Chaang juga memiliki kebun kopi yang kata pelayannya berjarak kurang lebih satu jam dari kot Chiang Rai. Sayang saya tak punya waktu yang cukup untuk mengunjungi kebun kopi milik mereka. Padahal pasti akan sangat menarik jika saya sempat mampir ke sana.

Interior Doi Chaang didominasi kayu
Interior Doi Chaang didominasi kayu

Tak hanya makan dan ngopi, saya sempat ngobrol dengan salah satu pekerja di Doi Chaang Coffee House ini. Menurut dia, orang-orang Chiang Mai jarang yang minum kopi saat hari mulai gelap. Itu kenapa kedai kopi di Chiang Rai (dan juga Chiang Mai) tak ada yang beropreasi di atas jam enam sore. Selain itu saya juga baru tahu kalau di Chiang Rai peminum kopinya gemar mencampurkan kopi ke dalam madu. Jadi semacam long black yang ditambahkan madu murni untuk menyamarkan pahit kopinya. Dan inilah yang menjadi menu signature Doi Chaang Coffee di kedai kopi ini.

Biji kopi yang bisa kamu bawa pulang
Biji kopi yang bisa kamu bawa pulang

Wah saya jadi belajar banyak tentang kebiasaan dan kesukaan ngopi masyarakat Chiang Rai hanya dari ngobrol di kedai kopinya. Benar kata mereka, jika ingin tahu banyak tentang sebuah kota, mainlah ke kedai kopinya dan ngobrol dengan penduduk lokalnya.

 

DOI CHAANG COFFEE HOUSE

707 DOI CHANG MOO 3 WAWEE

Mae Suai, Chiang Rai, Thailand

 

cari-kopi

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.