DROPS COFFEE STUDIO SHANGHAI

Apa yang terbersit di pikiranmu saat mendengar nama ‘Shanghai’? Kota besar, kasino, mewah, bersenang-senang? Untuk kami mungkin itu dulu, kini Shanghai ternyata bisa juga terbersit ‘kopi’.

JANGAN kira Shanghai hanya popular perkara teh dan minuman beralkohol saja, kota cantik yang meriah ini telah menjadi tempat subur oleh kedai-kedai kopi yang bertumbuh. Sebut saja Starbucks Reserve terbesar yang berani berdiri gagah di kota ini. Pun kali ini kami sangat excited menjelajah tiap kedai kopi di Shanghai. Ada beberapa nama kedai kopi yang masuk pada daftar kami, dan Drop Coffee Studio adalah salah satunya.

Drops Coffee Studio berada di Jalan Wukang Road, Shanghai. Jalan Wukang ini adalah kawasan yang dikenal dengan banyaknya kafe dan bar. Mungkin kalah di Jakarta ini adalah kawasan Jakarta Selatan yang setiap sudutnya berjejer kafe-kafe indah. Namun meski begitu, kedai kopi ini ternyata cukup unik desainnya. Dari depan kami melihat sebuah kedai yang sepertinya kecil, padahal saat kami masuk di dalamnya lumayan luas. Banyak tempat duduk disediakan dan semuanya penuh.

Drops Coffee Studio ini banyak dikunjungi para millenial. Baik ruangan indoor maupun outdoor-nya dipadati para ‘anak kopi’. Maklum, kami pun datang di akhir pekan wajar jika semua sisi penuh dan kami tak kebagian. Ha-ha-ha. Meski begitu kami tetap sabar sampai ada tempat kosong. Kami sudah terlanjur suka dengan tempat yang berdesain minimalis ini. Sudah jauh-jauh ke sini rasanya kok sayang sekali dilewatkan karena belum ada tempat duduk.

Nasib masih berpihak dan dapatlah sebuah tempat duduk meski tidak terlalu dengan dengan coffee bar. Oh iya, Drops Coffee Studio Shanghai ini menggunakan mesin espresso ‘tampan’ Kees van der Westen Spirit 2 Grup berwarna hitam yang dimodifikasi tulisan “Drops” dibagian depan mesin. Dari pilihan mesinnya kami sudah berekspektasi tinggi dengan rasa kopinya!

Kami akhirnya memesan espresso yang surpringly kompleks sekali rasanya. Lalu kami memesan filter coffee dari single origin Costa Rica Perla Negra dari honey process. Meski harganya RMB. 55 atau sekitar IDR. 120.000 dan menurut kami mahal namun rasa kopi ini benar-benar memuaskan. Rasanya segar dengan sekilas buah-buahan yang kaya. Ya kalau mahal tapi enak kami tidak keberatan sebenarnya. Ha-ha-ha.

Oh iya selain kopi mereka juga menjual aneka cake dan sedikit alat-alat kopi yang bisa dibeli jika pengunjungnya membutuhkan alat-alat kopi manual. Sedikit tips jika ingin mampir ke sini datanglah di pagi hari dan tidak di akhir pekan agar ngopinya lebih khusyuk dan tak terlalu ramai. Juga agar tak perlu mengantri untuk dapat tempat duduk.

Secara keseluruhan kami sepakat bawa Drops Coffee Studio adalah satu persinggahan yang layak kamu datangi jika ingin ngopi enak di Shanghai.

Drops Coffee Studio
368 Wukang Road | 武康路368号(Hu’nan Road | 近湖南路)
Shanghai
China

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.