EARTH BAKE: MENIKMATI KOPI DALAM REMANG

Awalnya saya pikir Earth Bake adalah semacam toko kue yang menghadirkan ragam kue dan makanan manis yang menggiurkan. Belakangan saya tahu bahwa Earth Bake sudah menjelma suatu tempat remang yang menggoda.

EARTH Bake bukanlah merek baru di industri makanan di Medan Raya. Beberapa kali produknya wara-wiri di media sosial dan di beberapa acara bazaar di kota yang sama. Belakangan saya tahu bahwa Earth Bake yang dikemudikan oleh chef muda Rong Lee ini sudah menjelma tempat nongkrong yang ada kopinya pula.

Seorang teman baik merekomendasi saya untuk mampir ke Earth Bake dan menyarankan saya untuk mencoba pengalaman ngopi di sini. Namun karena sejauh ini si Earth Bake hanya beroperasi dari pukul 09.00 – 17.00 WIB saja, maka kesempatan berkunjung itu cukup lama baru terwujud.

Namun di suatu sore yang dimudahkan itu akhirnya saya mampir juga ke Earth Bake yang berlokasi di Komplek Multatuli Blok F 11. Berada di deretan ruko tempat ini cukup mudah ditemui karena di luarnya terpampang mural astronot yang catchy sekali. Di balik pintu oranye rasa penasaran saya terjawab. Tempat ini bukanlah kedai kopi atau kedai kue biasa. Interiornya sengaja dibuat dengan cahaya rendah. Serasa berada di bar atau lounge tapi tanpa alkohol. Seksi betul!

Tempatnya kecil saja. Hanya ada beberapa meja dan kursi, bar dengan meja tinggi dan alat kopi yang tak ada mesin espresso-nya. Semua kopi yang disajikan diseduh manual. Deretan cake berada di kiri dan kamu bisa bebas memilih mana yang kamu suka. Baru sekali ini saya menikmati secangkir kopi di tempat yang remang-remang begini. Sebelumnya tak pernah.

Saya memesan single origin Halu Banana yang diseduh dengan Hario V60 dan sepotong cake dengan topping corn flakes karamel kalau tak salah. Kopinya tentu rasa pisang dan cocok untuk sore yang panas di Medan. Sekilas saya merasa sedang berada di sebuah kafe di Penang atau Melaka. Dinding-dinding yang sengaja dibuat tidak sempurna sekilas mirip permukaan bulan yang tak mulus. Tentu sesuai tema kedai ini.

Pun cangkir kopi yang mengingatkan saya pada masa lalu. Biasanya ditemukan di rumah kakek nenek kita saat menjamu tamu. Earth Bake adalah perpaduan luar angkasa, sentuhan masa lalu, percikan modern dan keseksian dalam satu wujud. Susah saya gambarkan sensasi di sini tapi herannya saya merasa harus mampir sekali lagi.

Jika kamu merindukan suasana bar di tempat liburan atau ingin menikmati santai tanpa alkohol yang mencandu itu, Earth Bake bisa jadi memabukkan juga. Pesan kopi dan tehnya dan jangan lupa cake yang nikmatnya membuat kita lupa bahwa berat badan tak bisa berdamai dengan hal-hal manis.

Earth Bake

Komplek Multatuli

Blok F 11

Medan, Sumatera Utara

Jam Operasional : 09.00 – 17.00

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.