Eva Solo Coffee Maker

Eva Solo Coffee Maker

Banyak cara yang dilakukan oleh para pecinta kopi untuk menghasilkan minuman enak. Terdapat seni dibalik proses pembuatannya. Salah satu alat yang banyak digunakan adalah Eva Solo. Ketika memakainya, pengguna tak hanya bisa melihat produk yang didesign begitu indah tapi juga dapat membuat kopi yang menakjubkan. Alat tersebut berhasil untuk melakukan kombinasi antara dua elemen ke Café Solo. Saat pertama kali melihatnya, mungkin terasa sedikit aneh. Ya, karena terdapat “pakaian” yang dikenakannya.

Cara Pembuatan Kopi Dengan Eva Solo
Desainer yang merancang Eva Solo memang hebat dan memiliki ide cerdas, yaitu memakai bahan yang sama untuk menjaga kehangatan para penyelam/ diver (neoprene) lalu melakukan pembungkusan yang ada di sekitar teko kaca. Hal tersebut membuat kopi panas selama waktu menyeduh 4 menit. Tak hanya penampilannya yang trendy dan mengagumkan, tapi ternyata kopi Solo tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena pemakaian “perendaman total” dalam pembuatannya (memiliki kemiripan dengan French press), yaitu benar-benar terendam di dalam air. Faktor ini membuat ekstraksi sulit untuk dicapai ketika menggunakan metode yang lain dalam pembuatan kopi.

Di anjurkan, setelah 4 menit ekstraksi selesai, kopi harus segera dipindahkan ke dalam pot thermal (disarankan salah satu Zojiryshi carafes). Langkah ini perlu dikerjakan untuk melakukan pencegahan terjadinya over ekstraksi dan menghasilkan minuman yang pahit. Tak perlu diragukan lagi kalau Café Solo merupakan alat yang khusus dibuat untuk para penggemar kopi yang luar biasa dan juga unik.

Kegunaannya yang sederhana dan ditambah desain unggulan, membuat café solo harus diperhitungkan dalam dunia kopi. Banyak sekali kelebihan yang ditampilkan dari Eva Solo selain yang telah disebutkan, yaitu desain modernnya sangat cocok untuk ada di berbagai jenis dapur, Neprene sleeve (jaket) menjaga kopi tetap panas lebih lama jika dibandingkan dengan glass pot dan volumenya 0,6 liter.

Fitur standar yang disajikan adalah:

  • Menerapkan proses pembuatan kopi dengan perendaman penuh sehingga terjadi secara merata
  • Tutup tip up membuatnya menjadi mudah dan otomatis ketika menuangkan
  • Tidak ada sisa atau residu spray yang muncul dari popping spouts
  • Neoprene sleevenya mudah untuk dilepas ketika ingin dibersihkan
  • Semua komponen yang ada kecuali neoprene sleeve aman untuk dicuci
  • Untuk membersihkan neoprene sleeve dapat dengan membilasnya menggunakan air dingin (atau mesin cuci pada suhu 86º F/ 30º C)
  • Hal itu termasuk pula untuk sendok yang digunakan untuk mengaduk
  • Tersedia juga ukuran lainnya, yaitu 1 liter dan 1,4 liter

Dalam satu paket kemasan Eva Solo, dilengkapi dengan:
–        1 x 0,6 liter botol kaca
–        1 x pengaduk plastik
–        1x mesh filter dengan tutup yang telah dipatenkan
–        1 x neoprene sleeve dengan zipper

Proses pembuatan kopi dengan menggunakan Eva Solo, yaitu :

Pertama : panaskan teko kaca sambil menggiling biji (30 grams)

Kedua : Tuangkan bubuk kopi kedalam gelas kaca.

Ketiga : Masukkan air panas (disarankan 85-90ºC) ke gelas kaca, sambil start timer.

Keempat : Diaduk selama 10 – 20 detik menggunakan pengaduk.

Kelima : Pasang bagian penutupnya dan membiarkannya melakukan ekstraksi selama 4 menit

Keenam : Setelah selesai, dianjurkan untuk diminum atau pindahkan kopi ke dalam pot pre heated thermal (Zorujirusha carafe) agar tidak over ekstraksi.

Sebagai petunjuk, disarankan untuk menggunakan 30 gram kopi gilingan kasar, 500 ml air, suhu 85º-90ºC dan prosesnya 4 menit. Eva Solo memberikan sensasi berbeda dalam pembuatan kopi. Selamat mencoba.

beli-kopi

355 total views, 18 views today

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.