EVOLUSI KEES VAN DER WESTEN

Mesin espresso yang bahkan telah sangat futuristik sejak awal diciptakannya.

LA Pavoni dan negara Italia bisa saja menjadi pionir mesin espresso sekaligus pendominasi pasar industri ini selama beberapa dekade. Namun Kees van der Westen adalah generasi penerus yang sepertinya lebih kompatibel untuk masa depan—yang dimulai hari ini. Ketika kebanyakan mesin espresso Italia seolah nggak mau beradaptasi dengan jaman dan tetap mempertahankan desain klasik mereka yang kayaknya “begitu-begitu” saja, mesin Kees van der Westen ini justru muncul seperti Transformer-nya dunia mesin kopi. Tampilannya garang, gagah dan beraroma jantan.

Melihat desainnya yang menawan, siapa sangka kalau mesin ini justru bermula dari proyek tugas akhir sekolah seorang anak SMA Belanda di tahun 1984. Adalah Kees van der Westen yang waktu itu memilih untuk merakit mesin espresso sebagai tema proyeknya. Pertimbangannya, mesin ini cukup gampang ditemui di pasar-pasar Belanda pada era 1980-an. Selebihnya adalah rasa penasaran dan keingintahuan dari Kees sendiri yang melihat bahwa semua mesin itu tampak sama.

“Ketika itu, semua mesin espresso sama-sama terlihat seperti kubus. Dan semuanya dibuat oleh orang Italia. Agak aneh, mengingat orang Italia cukup terkenal dengan keahlian dan bakat mereka. Jadi desain yang monoton ini seolah nggak matching dengan kebudayaan mereka,” kata Kees di sebuah artikel. Karenanya, ia pun merombak hampir semua penampilan mesin espresso ketika uji cobanya pertama kali.

Simak evolusi dan perkembangan mesin espresso Kees van der Westen berikut ini:

1. EMBEZZLER, 1984

EMBEZZLER
Embezzler

Mesin pertama yang diciptakan oleh Kees sebagai bagian dari proyek tugas akhir sekolah untuk pelajaran Industrial Design. Selama proses konstruksi, mesin ini mengalami beberapa kali ledakan sebelum akhirnya selesai dengan desain yang, menurut Kees, terlihat jelek sama seperti namanya.

2. DELRAY DELUXE, 1984

Delray Deluxe
Delray Deluxe

Mesin kedua yang dirakit ketika Kees tetap masih berada di bangku SMA, sekaligus desain pertama yang akhirnya berfungsi. Ide dibalik penciptaannya adalah sebuah mesin modern yang benar-benar keluar dari bentuk klasiknya. Ketika dipamerkan di sebuah eksibisi kopi di akhir tahun, mesin ini ditawar dengan harga yang cukup menarik Kees sehingga bisa dibilang ini juga adalah mesin pertama yang dijual.

3. IL PONTE, 1986

Il Ponte
Il Ponte

Mesin espresso satu grup ini dirakit karena memang ada yang memesannya secara khusus. Pemesan pertama mesin ini adalah sebuah pizzeria (restoran pizza) lokal. Restoran ini letaknya cukup dekat dengan jembatan Il Ponte—sehingga mendasarinya dinamakan demikian.

4. PRESTO, 1987

presto
Presto

Sebuah majalah terkenal dari Belanda, Avenue, pernah menulis artikel khusus yang mengulas semua tentang hasil karya Kees. Sebagai imbalannya, Kees harus membuat sebuah mesin one-off sebagai giveaway untuk kontes di majalah tersebut. Menariknya, bodi mesin ini dicat manual dengan tangan.

5. ZEPHYR, 1987

Zephyr
Zephyr

Mesin espresso dengan desain segitiga yang sangat mencolok sekaligus menarik perhatian. Untuk tahun 1987, saya bisa membayangkan betapa sangat terkagumnya penggemar kopi melihat mesin espresso berdesain kontemporer begini. Mesin ini telah menggunakan boiler berkapasitas 3 liter dengan heat exchanger dan rossi-type lever group.

6. RIMINI, 1988

Rimini
Rimini

Mesin espresso stand-alone satu grup cukup besar yang didesain khusus untuk hall resepsi perusahaan Lenting & van Etten. Bagian belakang mesin sepenuhnya terbuat dari kaca  dan didukung dengan sistem brewing komplit, dengan grinder, knock-box dan water-softener. Plus, sejumlah lampu yang disertakan bersama mesin, membuatnya sebuah karya seni yang hidup.

 7. INFUSO DI CAFFE IDROCOMPRESSO, 1989

1989-infuso-di-caffe-idrocompresso

Mesin lever satu grup yang diproduksi untuk Grand Café  “La vie en rose”. Total keseluruhan kakinya berjumlah 21 dan dilapisi dengan chrome. Fiturnya? Drip trays dari granit hitam lengkap dengan knock-box, grinder dan banyak sekali bahan kaca dengan lampu-lampu di bagian dalamnya.

8. LAURENTIS, 1989

Laurentis
Laurentis

Diciptakan khusus untuk memenuhi pesanan dari perusahaan roasting kopi, Laurentis. Ada tabung lampu di bagian belakang yang akan menerangi piringan besar dari kaca yang ada pada mesin ini, membuatnya tampak seperti “bernafas” ketika boiler telah mencapai sekian tekanan tertentu. Selain itu, mesin ini juga dilengkapi dengan cukup banyak detail-detail dari emas yang membuatnya tampak semakin berkilau. Karena bodinya yang terbuat dari granit hitam dan kaca, konon untuk mengangkat mesin ini harus melibatkan 4 laki-laki bertenaga super. Lol. 

9. PARKZICHT, 1989

Parkzicht
Parkzicht

Didesain dan dirakit untuk Café Parkzicht, Gorinchem, NL. Lampu yang dipasang di dalam kedua tower akan menyala ketika boiler telah mencapai tekanan yang telah ditentukan, menerangi bagian kaca dan huruf-huruf (yang terbuat dari emas) dari bagian belakang. Untuk memeriksa level boiler-nya, ada sebuah lampu kecil yang juga dipasang pada tube kaca diantara drain trays. 

10. AERO, 1989

1991-aero
Aero

Mesin espresso bergaya pesawat terbang yang menurut saya berdesain paling absurd. Haha… Jika biasanya mesin espresso selalu diletakkan di bawah, maka mesin ini justru dibuat melayang dengan kabel-kabel yang kuat untuk menahannya. Untuk memulai proses brewing, baristanya hanya tinggal menarik tuas horizontal besar saja ke arahnya, lalu mesin pun akan segera bekerja. Awalnya mesin ini hanya didesain sebagai karya bebas saja, namun di kemudian hari, perusahaan Lage Landen Autolease menawarnya sehingga mesin ini pun dijual setelah dipasangi dengan stand dan grinder.

Well, sepuluh mesin espresso ‘jadul’ keluaran Kees van der Westen ini hanyalah bagian pertama yang diciptakan perusahaan Belanda ini di awal-awal evolusinya. Masih ada lagi seri-serinya yang futuristik yang sangat memesona. Simak terus Majalah Otten untuk update-nya, ya.

cari mesin espresso

 

177 total views, 4 views today

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.