FARMHOUSE COFFEE SPACE PHNOM PENH

Farmhouse Coffee Space adalah sebuah rekomendasi dari seorang teman yang terlebih dahulu menjelajah Phnom Penh. Cukup mengejutkan ternyata kedai kopi ini hanya 4 menit berjalan kaki dari penginapan.

SELAIN berselancar di internet untuk  mencari kedai kopi di kota yang saya singgahi, saya juga suka bertanya pada teman-teman yang sudah terlebih dahulu datang ke kota itu. Salah satu teman saya menyebutkan nama Farmhouse Coffee Space X Lifestyle Store sebagai tempat minum kopi yang asyik.

Maka saya pun mencari tahu tentang kedai kopi yang merangkap toko ini. Eh, ternyata jaraknya dekat sekali dari AirBnB tempat saya menginap. Yang membuat surprise lagi adalah pemilik AirBnB tempat saya itu ternyata juga pemilik Farmhouse Coffee Space ini. Ha-ha-ha.

Maka di hari terakhir saya di Phnom Penh, disempatkanlah mampir ke Farmhouse Coffee Space ini. Dari luar memang terlihat seperti ruko biasa dengan kaca jendela yang besar. Saat memasuki ruangan kedai, nuansa minimalis langsung menyergap dengan warna-warna dominan putih, elemen kayu dan tanaman yang menambah sejuk tempat ini.

Sekilas rasanya seperti sedang berada di IKEA karena semua furnitur terlihat seperti produk dari sana. Ini pujian karena saya suka desain seperti ini. Desain kedai kopi ini mirip dengan desain AirBnB saya. Ya namanya yang mpunya juga sama, ya?

Di bagian kiri ada coffee bar dengan seperangkat alat tempur kopinya. Mesin espresso dan automatic grinder menghadap ke tembok sedang slow bar-nya menghadap ke depan. Ada beberapa single origin berjejer di sana. Dan di bagian agak ‘dalam’ ada beberapa kursi dan meja, satu meja komunal dan tempat duduk rotan serupa ayunan. Manis sekali!

Saya memilih duduk di bagian depan karena suka dengan cahaya matahari pagi yang masuk pelan dari jendela. Dan untuk pagi itu saya memesan single origin Kolombia yang diseduh dengan Chemex. Teman saya memesan secangkir Caffe Latte yang meski latte art-nya tak sempurna namun rasanya nikmat.

Single origin saya rasanya cukup tebal karena mungkin tingkat sangrainya agak gelap. Tidak buruk untuk memulai hari di Phnom Penh yang sibuk. Saya sangat betah dengan konsep kedai kopi minimalis seperti ini. Tempatnya tenang dan menyenangkan. Mungkin juga bisa memicu produktivitas karena saya melihat satu pengunjung dari tadi sibuk sendiri dengan laptopnya.

Di Farmhouse Coffee Space sebenarnya ada menu sarapan, makanan berat dan pastry. Tapi karena sebelum ke sini kami sudah sarapan mie rebus di penginapan maka satu-satunya yang kami butuhkan adalah kopi. Jika kamu mampir ke Phnom Penh, cobalah singgah ke sini. Lokasinya tidak jauh dari Russian Market dan Tuol Slang Museum yang terkenal itu. Jadi jika mengunjungi dua tempat tadi, mungkin bisa sembari singgah ke sini.

Farmhouse Coffee Space x Lifestyle Store

Jam Operasional : 07.00 – 19.00

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.