FULL CIRCLE BY EXPAT ROASTERS

Siapa yang tak jatuh cinta dengan Ubud? Ketenangan yang ditawarkan membuat nyaman siapa saja yang datang. Dan kini ada satu lagi kedai kopi bernama Full Circle yang menambah alasan kamu untuk lebih mencintai Ubud.

SAYA sendiri memiliki perasaan istimewa kepada Ubud. Segala yang ada di sana selalu mampu membawa kedamaian di tengah hiruk-pikuk semesta yang kadang mengganggu jiwa. Jika ke Bali, Ubud selalu jadi tempat singgah. Saya sudah punya tempat-tempat wajib yang menjadi destinasi ngopi.

Namun, kali ini tampaknya ada sebuah tempat ngopi baru yang membuat saya bahagia. Namanya Full Circle,  a concept by Expat Roasters. Seperti diketahui bahwa Expat Roasters yang berlokasi di Petitenget Bali adalah kedai kopi favorit saja. Mendengar Full Circle adalah bagian dari Expat Roasters rasanya begitu menjanjikan dari segi kopinya.

Jadi pagi itu, saya dan beberapa teman bertandang ke Full Circle. Lokasi kedai kopi ini tak jauh dari Monkey Forest jadi sangat mudah ditemukan. Memasuki ruangannya suasana luas, bersih dan minimalis namun sejuk menyeruak segera. Dekorasi didominasi olek concrete dan warna-warna basic. Sentuhan tanaman hijau di sana-sini menambah kesan asri yang menyenangkan.

Karena masih pagi, maka Full Circle masih lengang dan sepertinya inilah waktu terbaiknya saat tak ada keriuhan yang mengganggu nikmatnya ritual ngopi pagi. Mesin espresso Victoria Arduino Black Eagle sepaket dengan penggiling kopi Mythos One dan Mahlkonig EK43 tampak santai ‘dimainkan’ para barista. Ah saya yang memang belum ngopi memesan filter coffee yang maaf lupa saya foto karena terlalu excited meneguknya. Saya pesan single origin Burundi yang segar sekali. Saya lupa detail rasanya tetapi aroma buah masih tertinggal di kepala.

Tak cukup oleh single origin filter coffee, seperti biasa saya juga coba espresso-nya. Asyik juga rasanya ya karena Expat Roasters pastilah tak main-main dalam urusan kopi, ya? Tak hanya perihal kopi-kopian saja, di sini juga banyak disediakan main course yang bisa dipesan sehari penuh. Sangkin banyaknya jenisnya saya sampai bingung mau pesan apa. Ujung-ujungnya saya mencoba Balinese-spiced Porchetta yang direkomendasikan di sana. Sedap!

Tak hanya itu, saya juga mencoba Kombucha yang segar dan akhir-akhir ini memang terangkat namanya karena lagi tren. Segar dan menagih si Kombucha ini sampai-sampai ada teman saya yang take away juga. Secara keseluran ngopi di Full Circle ini seru sekali. Meskipun sepertinya ini lebih dari sekedar kedai kopi, namun suasana kopinya tak hilang.

Bahkan di hari berikutnya saya kembali ke sini hanya untuk kerja dan ngopi saja. Kedai yang memiliki ruangan tingkat ‘setengah’ ini memang dibuat untuk berbagai kalangan dan merangkum hampir semua pasar. Jadi siapapun yang datang tak merasa asing dan kikuk jjika nongkong di sini. Untuk kamu yang bosan dengan tempat ngopi yang itu-itu saja di Ubud, boleh mencoba ngopi di Full Circle ini ya!

 

Full Circle by Expat Roasters

Jalan Jatayu,

Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.