GELANG KOPI, PELUANG BISNIS BARU

Kreativitas memang tak kenal batas. Salah satunya adalah gelang dari biji kopi yang mendadak popular seiring meroketnya eksistensi kopi di kehidupan para milenial.

KOPI, kopi, kopi. Nama ini tak henti-henti bergaung dari berbagai sisi. Selain menjadi tren perilah minuman dan kedai kopi, banyak pelaku industri kreatif memilih kopi sebagai tema dan peruntungan bisnis mereka. Salah satu yang unik adalah aksesoris yang dibuat dari biji kopi. Alih-alih digiling lalu diseduh, biji kopi ini disulap menjadi aneka aksesoris, salah satunya gelang kopi.

Saya sendiri menemukan beberapa toko online yang menjual pernak-pernik dari biji kopi. Sebelum aksesoris dari biji kopi, saya menemukan pengharum ruangan dan mobil dari kopi yang dikemas apik dan lebih kekinian. Kini, biji kopi dipilih menjadi aksesoris para milenial yang dipakai untuk menunjang gaya. Salah satu brand gelang kopi tersebut adalah Gelang Kopi asal Yogyakarta. Mereka menyediakan gelang kopi aneka ukuran dengan harga yang dibandrol kisaran Rp. 35.000. Tak hanya gelang, ternyata ada juga tasbih yang dibandrol seharga Rp. 50.000 dan kalung yang berkisar seharga Rp. 150.000.

 

 

Tak hanya Gelang Kopi dari Yogyakarta saja, di Solo ada sebuah brand bernama Kopi Bracelet yang juga menjual aneka aksesoris dari biji kopi. Mereka menyediakan aneka gelang, tasbih dan kalung juga. Semua benda dimodifikasi secara apik dengan mencampurkannya dengan material lain sehingga aksesoris-aksesoris ini terlihat lebih indah dan tak monoton.

Lalu apakah ada biji kopi khusus yang digunakan untuk aksesoris ini? Tentu saja ada. Jadi para pelaku bisnis ini mengaku bahwa mereka harus menggunakan biji yang bagus. Bagus berarti ukurannya harus kurang-lebih sama, fisik biji kopinya mulus dan tidak ada cacat. Biasanya biji kopi yang dipilih adalah biji kopi arabika dan disangrai dalam level sangrai tertentu sehingga warnanya bagus dan tidak mudah pudar saat dipakai setiap hari. Juga sangat penting adalah aromanya. Keunggulan gelang-gelang dari biji kopi ini dari gelang lain adalah aroma kopi yang semerbak dan tertinggal pada kulit pemakainya.

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.